Kisah Ukraina Imingi Pilot Rusia Rp14,9 M untuk Membelot dengan Jet Su-34

Jum'at, 31 Maret 2023 - 15:12 WIB
loading...
A A A
Namun, hanya satu armada jet cepat VKS yang dilengkapi dengan teknologi kokpit dan memiliki pelatihan yang sesuai untuk operasi malam tingkat rendah yang diperebutkan, dan itu adalah armada Su-34.

Akibatnya, armada Su-34 bertanggung jawab atas sebagian besar sisa operasi serangan penetrasi yang dilakukan oleh VKS sebelum misi semacam itu dikurangi pada April 2022.

Yahoo News mewawancarai seorang sukarelawan Ukraina, dikenal sebagai "Bohdan", yang datang dengan dan meluncurkan rencana rumit ini untuk menguasai pesawat tempur Su-34 Rusia.

Baca Juga: Di Rusia, Perang Nuklir Diiklankan Seperti Makanan Hewan Peliharaan

Selama musim panas sebelumnya, tim sukarelawan Ukraina, yang bekerja sama erat dengan badan intelijen negara mereka, diduga hampir meyakinkan pilot Su-34 Rusia untuk meninggalkan pesawatnya dengan imbalan pembayaran sebesar USD1 juta. Pilot itu dilaporkan berpartisipasi dalam serangan bom di Ukraina.

Dengan demikian, sukarelawan Ukraina melakukan kontak dengan Roman Nosenko, seorang pilot Rusia yang menerbangkan pesawat pengebom Su-34 Fullback dan Su-24 Fencer. Bohdan menyebutkan bahwa salah satu diskusi mereka yang paling keras adalah dengan Nosenko, yang paling menantang untuk diajak bicara.

Pada 30 April, Nosenko menulis, “Saya akan memindahkan keluarga saya, tetapi apa yang akan terjadi di sana jika ini bukan lelucon? Uangnya sangat besar. Sepertinya penipuan. Apa jaminan bahwa saya tidak akan ditipu? Sialan, ini seperti film."

Bohdan menerima konfirmasi dari Nosenko bahwa dia mengoperasikan pengebom Su-34 Fullback dan Su-24 Fencer, yang membutuhkan dua awak. Untuk memverifikasi klaimnya, Bohdan menawarkan Nosenko USD2.000 sebagai ganti bukti.

Nosenko memberikan foto-foto orang-orang di hanggarnya, seperti yang diminta mengangkat selembar kertas dengan nomor "339" tertulis di depan pesawat. Pilot Rusia juga mengungkapkan informasi penting mengenai serangan bom yang mereka lakukan di Ukraina.

Nosenko menyatakan bahwa dia memiliki pengetahuan terbatas tentang target, mengatakan bahwa pilot hanya mengangkut muatan ke titik tertentu, setelah itu berfungsi secara mandiri. Dia menambahkan bahwa mereka tidak diberikan rincian tentang target.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Inggris Caplok Armada...
Inggris Caplok Armada Bayangan Rusia, Akankah Picu Perang Besar?
Perseteruan Memanas,...
Perseteruan Memanas, Jet Tempur Swedia Cegat Pesawat Militer Rusia
Jenderal Jerman Duga...
Jenderal Jerman Duga Rusia Bakal Kerahkan Senjata Nuklir ke Luar Angkasa, Bisa Picu Kiamat Satelit
Swedia: Konflik Rusia-NATO...
Swedia: Konflik Rusia-NATO Bisa Pecah dalam Waktu Dekat
10 Negara dengan Rudal...
10 Negara dengan Rudal Balistik Terkuat di Dunia, Juaranya Bukan AS
2 Pemain Sepak Bola...
2 Pemain Sepak Bola Brasil Masuk Daftar Pembunuhan oleh Situs Ukraina
Dikepung Sanksi Barat,...
Dikepung Sanksi Barat, Rusia Malah Cetak Rekor Hampir Semua Warganya Punya Kerjaan!
Swiss Gelar Referendum...
Swiss Gelar Referendum untuk Batasi Populasi hingga 10 Juta Jiwa
Pesawat Militer India...
Pesawat Militer India Jatuh Tewaskan 5 Prajurit AU, Kopilot Selamat
Rekomendasi
PBNU Gelar Munas dan...
PBNU Gelar Munas dan Konbes di Ploso Kediri pada 20-23 Juni 2026, Presiden Prabowo Diundang
Huawei, Oppo, vivo,...
Huawei, Oppo, vivo, Xiaomi, dan Honor Dituduh Contek Teknologi iPhone
Daftar Wakil Indonesia...
Daftar Wakil Indonesia yang Lolos ke BWF World Championships 2026
Berita Terkini
Warga China dan Rusia...
Warga China dan Rusia Berlomba Melahirkan Bayi di AS demi Status Kewarganegaraan
Perjanjian Damai Iran...
Perjanjian Damai Iran Jadi Kekalahan Paling Memalukan bagi AS, Ini 3 Alasannya
Setelah 4 Bulan Berperang,...
Setelah 4 Bulan Berperang, Ini 7 Hal yang Membuat Iran Lebih Kuat
Berlatih di Tijuana,...
Berlatih di Tijuana, Timnas Iran Dikawal 300 Pasukan Elite Meksiko
Jika Dicairkan, Aset...
Jika Dicairkan, Aset Beku Iran Jadi Oksigen Segar untuk Kebangkitan Ekonomi Iran
Militerisasi Jepang...
Militerisasi Jepang dan Bahaya Radiasi Radio Aktif
Infografis
India Gunakan S-400...
India Gunakan S-400 Rusia dan Drone Israel untuk Lawan Pakistan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved