Pembawa Acara Fox News: Transgenderisme adalah Musuh Alami Agama Kristen

Kamis, 30 Maret 2023 - 05:45 WIB
loading...
Pembawa Acara Fox News:...
Pembawa acara Fox News Tucker Carlson. Foto/REUTERS
A A A
WASHINGTON - Penembakan massal pekan ini oleh seorang transgender yang menargetkan sekolah dasar Kristen swasta di Nashville, Tennessee, mungkin menandakan lebih banyak kekerasan seperti itu karena benturan ideologi yang melekat.

Klaim itu diungkapkan pembawa acara Fox News Tucker Carlson.

“Kristianitas dan transgender secara ortodoks adalah teologi yang sama sekali tidak sejalan,” ujar Carlson dalam acaranya Selasa malam (28/3/2023).

Dia menjelaskan, “Mereka tidak akan pernah bisa didamaikan. Mereka berada di jalur yang bertabrakan satu sama lain.”

Carlson menambahkan, kedua ideologi itu bertentangan secara diametris, menjadikan transgenderisme sebagai “musuh alami” agama Kristen.

Baca juga: Transgender Penembak Sekolah Nashville Sembunyikan 7 Senjata Api di Rumah

Penembakan pada hari Senin menewaskan enam orang, termasuk tiga anak-anak.

Polisi Nashville mengatakan pembunuh berusia 28 tahun itu mungkin dimotivasi oleh "kebencian" karena disuruh bersekolah di sekolah Kristen ketika dia tumbuh besar di daerah itu.

Acara Carlson menggelar segmen pekan lalu tentang dugaan peningkatan militansi transgender, mengutip laporan penyiar NPR yang didanai negara, tentang para aktivis yang mempersenjatai diri karena mereka menganggap diri mereka berada di bawah ancaman serangan.

Dia menyimpulkan pada saat itu, mengingat benturan ideologi, pihak anti-Kristen akan mengambil darah terlebih dahulu. "Kemarin pagi, secara tragis, ketakutan kami terkonfirmasi," papar dia merujuk pada penembakan di Nashville.

“Ideologi transgender mengklaim dominasi atas alam itu sendiri,” ujar Carlson.

Dia menjelaskan, “Kita dapat mengubah identitas yang kita bawa sejak lahir, mereka akan memberi tahu Anda dengan pasti. Umat Kristiani tidak pernah setuju dengan hal ini karena ini adalah kekuatan yang mereka yakini hanya dimiliki oleh Tuhan.”

“Keengganan untuk setuju, kegagalan untuk mengakui dominasi orang transgender atas alam, menghasut dan membuat marah sebagian komunitas transgender. Orang-orang yang percaya bahwa mereka adalah Tuhan tidak tahan diingatkan bahwa mereka bukan Tuhan,” ujar dia.

Carlson mengkritik Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden karena bereaksi terhadap penembakan itu dengan memperbaharui seruannya untuk larangan senapan serbu.

Dia mengatakan politisi menggunakan insiden itu untuk pengaruh politik daripada memeriksa akar penyebabnya.

“Pembantaian kemarin tidak terjadi karena undang-undang senjata yang longgar. Pembantaian kemarin terjadi karena ideologi gila dan jahat yang menjangkiti negara ini dengan dorongan orang-orang seperti Joe Biden,” papar Carlson.

Dia menambahkan, “Gerakan transgender menargetkan umat Kristen, termasuk dengan kekerasan.”

Menurut dia, kebanyakan pemimpin Kristen tidak mau mengakui kenyataan itu, karena menghadapi ancaman akan membutuhkan "posisi yang sangat ketinggalan zaman."
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Siapkan Kemenangan pada...
Siapkan Kemenangan pada Pemilu Pertengahan, Trump Gelar Konvensi Partai Republik
Mahkamah Agung Batalkan...
Mahkamah Agung Batalkan Perintah Kewarganegaraan Berdasarkan Kelahiran Trump
Dewan Perdamaian Ungkap...
Dewan Perdamaian Ungkap Kendaraan Taktis Pertama Tiba di Pangkalan Multinasional Dekat Gaza
Oman Tawarkan Rencana...
Oman Tawarkan Rencana Pasca-Konflik pada AS tentang Biaya Melewati Selat Hormuz
Keuskupan Agung Katolik...
Keuskupan Agung Katolik AS akan Bayar Rp7 Triliun pada Para Korban Pelecehan Seksual Anak
Raja Charles Kehilangan...
Raja Charles Kehilangan Gelar Bersejarah Pembela Iman
Donald Trump Raup Rp25...
Donald Trump Raup Rp25 Triliun dari Bisnis Kripto, Lampaui Pendapatan Properti yang Dibangun Puluhan Tahun
Laporan Media: Iran...
Laporan Media: Iran - AS Sepakat Hentikan Serangan, Gelar Pertemuan Darurat di Qatar
Putin Puji Trump: Pemimpin...
Putin Puji Trump: Pemimpin yang Tak Mudah Dipengaruhi
Rekomendasi
Meidra Idol Ternyata...
Meidra Idol Ternyata Tomboy dan Belum Pernah Pacaran
OTT Bupati Kuansing,...
OTT Bupati Kuansing, KPK Sita Pajero Sport dan Transaksi Cicilan Land Cruiser
Kasus Hanania Travel:...
Kasus Hanania Travel: 16 Influencer Diperiksa, Rp110 Juta Uang Saku Disita Polisi
Berita Terkini
Israel Sebut Mojtaba...
Israel Sebut Mojtaba Jadi Target Pembunuhan, Iran Marah Besar!
Direktur CIA: Dunia...
Direktur CIA: Dunia Terancam dengan Senjata Nuklir Digital yang Didukung AI
Jalanan di Inggris Meleleh...
Jalanan di Inggris Meleleh pada Suhu 45 Derajat Celsius, Ini 3 Alasannya
Paksa Rusia Mengakhiri...
Paksa Rusia Mengakhiri Perang, Ukraina Intensifkan Serangan Drone ke Moskow
Siapkan Kemenangan pada...
Siapkan Kemenangan pada Pemilu Pertengahan, Trump Gelar Konvensi Partai Republik
Dunia Fokus ke Iran,...
Dunia Fokus ke Iran, Israel Justru Percepat Perebutan Lahan di Gaza dan Tepi Barat
Infografis
Mantan Panglima Militer...
Mantan Panglima Militer Israel Sebut Netanyahu Musuh Zionis
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved