Israel Izinkan Polisi Geledah Rumah Warga Palestina Tanpa Surat Perintah

Kamis, 30 Maret 2023 - 05:30 WIB
loading...
Israel Izinkan Polisi...
Polisi Israel melakukan penggeledahan di jalanan. Foto/anadolu
A A A
TEL AVIV - Parlemen Israel, Knesset, mengeluarkan Undang-undang (UU) sementara pada 28 Maret yang memungkinkan petugas polisi melakukan penggeledahan rumah untuk senjata ilegal tanpa surat perintah, khususnya di komunitas Arab.

Menurut laporan Haaretz, “Langkah itu untuk mengurangi jumlah senjata ilegal yang digunakan oleh organisasi kriminal dengan memberikan alat kepada polisi Israel dan otoritas penegak hukum lainnya."

Menurut Haaretz, aturan sementara itu akan berlaku selama satu tahun. UU itu diajukan anggota parlemen dari partai koalisi dan oposisi, termasuk keenam anggota dari oposisi Yisrael Beiteinu.

Undang-undang mengizinkan polisi Israel masuk dan menggeledah bangunan tanpa perintah pengadilan, meskipun izin dari petugas berpangkat pengawas atau lebih tinggi harus diperoleh.

Baca juga: Transgender Penembak Sekolah Nashville Sembunyikan 7 Senjata Api di Rumah

Operasi ini akan didokumentasikan sesuai dengan prosedur standar kepolisian.

UU ini juga menetapkan penjara hingga 10 tahun serta denda bagi mereka yang tertangkap dengan senjata ilegal atau bagian penting dari senjata.

Hukuman itu untuk siapa pun yang dinyatakan bersalah karena "memproduksi, mengimpor, atau mengekspor senjata ilegal". Senjata itu juga akan disita.

Langkah tersebut mengikuti undang-undang serupa yang diusulkan pada tahun 2021 oleh mantan Menteri Kehakiman Israel Gideon Sa'ar yang hanya meloloskan suara Knesset pertama.

Pembela hak asasi manusia telah mengkritik undang-undang baru tersebut, memperingatkan hal itu dapat "membahayakan masyarakat Arab."

Demikian pula, Daftar Gabungan aliansi politik partai politik mayoritas Arab di Israel, menggambarkan undang-undang tersebut sebagai "berbahaya".

Mereka menambahkan, "UU berbahaya itu memberikan kekuatan penuh kepada polisi dan tentara Israel untuk menyerbu ke rumah-rumah tanpa surat perintah pengadilan."

Warga Arab Israel merupakan 20% dari populasi di negara itu. Mereka percaya pihak berwenang sengaja mengabaikan meningkatnya tingkat kejahatan dalam komunitas mereka.

Memang, para pemimpin komunitas Arab di Israel menuduh polisi bertanggung jawab atas penyebaran kejahatan di dalam komunitas, menuduh mereka "menutup mata terhadap keluhan warga."
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Tuduh AS Khianati...
Iran Tuduh AS Khianati Perjanjian Damai saat Kedua Pihak Saling Serang
Benarkah Mossad Hendak...
Benarkah Mossad Hendak Habisi Bos Militer Pakistan Selama Perundingan AS-Iran di Swiss?
Eks Menteri Zionis:...
Eks Menteri Zionis: Trump Permalukan Netanyahu dan Israel dengan Penghinaan yang Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan...
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan di Teluk yang Rusak Akibat Serangan Iran ke Israel
Lebanon dan Israel Tandatangani...
Lebanon dan Israel Tandatangani Kesepakatan Kerangka Kerja untuk Akhiri Perang
Pengadilan AS Hukum...
Pengadilan AS Hukum Warga Israel karena Curi Rahasia Dagang
Berani Tanpa AS, Netanyahu:...
Berani Tanpa AS, Netanyahu: Kami akan Masuk ke Iran
Update Korban Gempa...
Update Korban Gempa Venezuela: 235 Orang Tewas dan 70.000 Keluarga Terdampak
Efisiensi, Malaysia...
Efisiensi, Malaysia Tambah WFH bagi PNS Jadi 2 Hari Setiap Pekan
Rekomendasi
BPS: Sensus Ekonomi...
BPS: Sensus Ekonomi 2026 Bukan untuk Penetapan Pajak Pribadi
Sidang Perdana Praperadilan...
Sidang Perdana Praperadilan Roy Suryo Digelar Besok Pagi di PN Jaksel
INDEF: Pemerintah Perlu...
INDEF: Pemerintah Perlu Evaluasi Kebijakan Ekonomi dan Perkuat Kolaborasi
Berita Terkini
Iran Buat Senjata yang...
Iran Buat Senjata yang Lebih Canggih selama Perang dengan AS-Israel, Ini Bocorannya
Helikopter Saudi Aramco...
Helikopter Saudi Aramco Jatuh, 14 Orang Tewas
Ingin Kendalikan Selat...
Ingin Kendalikan Selat Hormuz, Iran Serukan Kerangka Keamanan dengan Negara Arab
Gelombang Panas Terjang...
Gelombang Panas Terjang Prancis, Rumah Duka Kewalahan
Jika AS Lanjutkan Perang,...
Jika AS Lanjutkan Perang, Trump: Iran Tidak Akan Ada Lagi
7 Pekerjaan Pertama...
7 Pekerjaan Pertama Para Pemimpin Dunia yang Tak Banyak Diketahui, Ada yang Jual Teh hingga Jadi Tukang Kayu
Infografis
128.000 Warga Israel...
128.000 Warga Israel Dukung Penghentian Genosida di Gaza
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved