Bos Wagner Rusia Surati Jaksa: Hukuman Penjara untuk Ayah Tunggal Tidak Adil
Kamis, 30 Maret 2023 - 00:01 WIB
loading...
A
A
A
Surat itu menunjukkan beberapa anak yatim piatu dari pasukan Wagner, yang tewas dalam konflik di Ukraina, juga berakhir di panti sosial.
“Kami menganggapnya sebagai tragedi besar bagi Rusia dan masa depan negara kami,” ujar dia.
Aleksey Moskalev, seorang warga berusia 53 tahun dari kota Yefremov di Wilayah Tula, dijatuhi hukuman dua tahun penjara oleh pengadilan setempat pada Selasa setelah dinyatakan bersalah berulang kali mendiskreditkan Angkatan Bersenjata Rusia.
Keputusan hakim telah meninggalkan anak perempuan laki-laki berusia 13 tahun itu di panti sosial karena Moskalev membesarkannya tanpa seorang ibu.
Moskalev dijatuhi hukuman in absentia karena, menurut pengadilan, dia memotong pergelangan kakinya dan melarikan diri dari tahanan rumah pada malam sebelum persidangan. Keberadaannya saat ini masih belum diketahui.
Dia awalnya didenda karena mengkritik operasi militer Rusia di Ukraina di media sosial pada April tahun lalu.
“Kami menganggapnya sebagai tragedi besar bagi Rusia dan masa depan negara kami,” ujar dia.
Aleksey Moskalev, seorang warga berusia 53 tahun dari kota Yefremov di Wilayah Tula, dijatuhi hukuman dua tahun penjara oleh pengadilan setempat pada Selasa setelah dinyatakan bersalah berulang kali mendiskreditkan Angkatan Bersenjata Rusia.
Keputusan hakim telah meninggalkan anak perempuan laki-laki berusia 13 tahun itu di panti sosial karena Moskalev membesarkannya tanpa seorang ibu.
Moskalev dijatuhi hukuman in absentia karena, menurut pengadilan, dia memotong pergelangan kakinya dan melarikan diri dari tahanan rumah pada malam sebelum persidangan. Keberadaannya saat ini masih belum diketahui.
Dia awalnya didenda karena mengkritik operasi militer Rusia di Ukraina di media sosial pada April tahun lalu.
Lihat Juga :