Kim Jong-un Ingin Korea Utara Punya Senjata Nuklir yang Dahsyat
Selasa, 28 Maret 2023 - 15:13 WIB
loading...
A
A
A
Menurut laporan KCNA, Kim Jong-un juga diberi pengarahan tentang sistem manajemen senjata nuklir terintegrasi berbasis IT yang disebut Haekbangashoe, yang berarti "pemicu nuklir".
"Keakuratan, keandalan, dan keamanan sistem diverifikasi selama latihan baru-baru ini yang mensimulasikan serangan balik nuklir," tambah KCNA.
Kantor berita Korsel, Yonhap melaporkan, media Korut juga untuk pertama kalinya merilis foto-foto Kim Jong-un memeriksa apa yang tampak sebagai hulu ledak nuklir taktis yang dikenal sebagai Hwasan-31.
“Foto-foto menunjukkan sekitar 10 hulu ledak nuklir taktis berbaris, dengan maksud yang jelas untuk menunjukkan bahwa negara tersebut dapat menempatkan hulu ledak tersebut pada beberapa peluncur roket super besar atau rudal jelajah yang menargetkan Korea Selatan,” lapor Yonhap.
Dalam laporan berita terpisah, KCNA mengatakan bahwa Korut telah melakukan uji coba pertama senjata bawah air baru yang disebut Haeil - tsunami dalam bahasa Korea - yang dilakukan minggu lalu dalam apa yang dikatakan Pyongyang sebagai tanggapan terhadap latihan militer AS-Korsel dengan skala terbesar selama lima tahun baru-baru ini.
"Haeil bermanuver di bawah air selama 41 jam dan 27 menit melacak rute simulasi yang mencakup 600 kilometer sebelum meledakkan target di lepas pantai provinsi Hamgyong Utara Senin pagi," kata KCNA.
Baca Juga: Kehebatan Haeil, Drone Bawah Laut Korea Utara yang Bisa Picu Tsunami Radioaktif
"Keakuratan, keandalan, dan keamanan sistem diverifikasi selama latihan baru-baru ini yang mensimulasikan serangan balik nuklir," tambah KCNA.
Kantor berita Korsel, Yonhap melaporkan, media Korut juga untuk pertama kalinya merilis foto-foto Kim Jong-un memeriksa apa yang tampak sebagai hulu ledak nuklir taktis yang dikenal sebagai Hwasan-31.
“Foto-foto menunjukkan sekitar 10 hulu ledak nuklir taktis berbaris, dengan maksud yang jelas untuk menunjukkan bahwa negara tersebut dapat menempatkan hulu ledak tersebut pada beberapa peluncur roket super besar atau rudal jelajah yang menargetkan Korea Selatan,” lapor Yonhap.
Dalam laporan berita terpisah, KCNA mengatakan bahwa Korut telah melakukan uji coba pertama senjata bawah air baru yang disebut Haeil - tsunami dalam bahasa Korea - yang dilakukan minggu lalu dalam apa yang dikatakan Pyongyang sebagai tanggapan terhadap latihan militer AS-Korsel dengan skala terbesar selama lima tahun baru-baru ini.
"Haeil bermanuver di bawah air selama 41 jam dan 27 menit melacak rute simulasi yang mencakup 600 kilometer sebelum meledakkan target di lepas pantai provinsi Hamgyong Utara Senin pagi," kata KCNA.
Baca Juga: Kehebatan Haeil, Drone Bawah Laut Korea Utara yang Bisa Picu Tsunami Radioaktif
Lihat Juga :