Tentara Ukraina Selesaikan Pelatihan Penggunaan Peluru Depleted Uranium
Selasa, 28 Maret 2023 - 08:24 WIB
loading...
A
A
A
Semua tank Barat membutuhkan empat awak, termasuk pemuat manual, tidak seperti awak tiga orang dari armada tank asli Ukraina T-64 dan T-72.
Pemuat tersebut harus menangani putaran penembus lapis baja standar NATO, yang dibuat dengan batang depleted uranium (DU). Amunisi itu telah dikaitkan dengan meroketnya tingkat kanker dan cacat lahir di bekas Yugoslavia dan Irak.
Baca juga: Para Diplomat Mogok Kerja, Sejumlah Kedutaan Besar Israel Tutup
“Ketika penetrator DU menyerang target, mereka pecah dan terbakar, menghasilkan partikulat DU yang beracun dan radioaktif secara kimiawi yang menimbulkan risiko penghirupan bagi manusia," ungkap Doug Weir, seorang ahli dari Observatorium Konflik dan Lingkungan, kepada Declassified UK.
“Ini akan menjadi beban lain bagi Ukraina, dalam konflik yang telah menimbulkan masalah polusi yang serius,” ujar dia.
Weir mengidentifikasi amunisi dalam video MoD sebagai versi tampilan inert dari CHARM3, amunisi DU 120 milimeter yang digunakan militer Inggris.
Kementerian Pertahanan mengatakan kepada wartawan pekan lalu bahwa, "Dampak terhadap kesehatan pribadi dan lingkungan dari penggunaan amunisi depleted uranium kemungkinan kecil."
Pemuat tersebut harus menangani putaran penembus lapis baja standar NATO, yang dibuat dengan batang depleted uranium (DU). Amunisi itu telah dikaitkan dengan meroketnya tingkat kanker dan cacat lahir di bekas Yugoslavia dan Irak.
Baca juga: Para Diplomat Mogok Kerja, Sejumlah Kedutaan Besar Israel Tutup
“Ketika penetrator DU menyerang target, mereka pecah dan terbakar, menghasilkan partikulat DU yang beracun dan radioaktif secara kimiawi yang menimbulkan risiko penghirupan bagi manusia," ungkap Doug Weir, seorang ahli dari Observatorium Konflik dan Lingkungan, kepada Declassified UK.
“Ini akan menjadi beban lain bagi Ukraina, dalam konflik yang telah menimbulkan masalah polusi yang serius,” ujar dia.
Weir mengidentifikasi amunisi dalam video MoD sebagai versi tampilan inert dari CHARM3, amunisi DU 120 milimeter yang digunakan militer Inggris.
Kementerian Pertahanan mengatakan kepada wartawan pekan lalu bahwa, "Dampak terhadap kesehatan pribadi dan lingkungan dari penggunaan amunisi depleted uranium kemungkinan kecil."
Lihat Juga :