Tentara Ukraina Selesaikan Pelatihan Penggunaan Peluru Depleted Uranium

Selasa, 28 Maret 2023 - 08:24 WIB
loading...
A A A
Dalam artikel yang diterbitkan di Spectator pada Minggu, seorang peneliti di lembaga pemikir Royal United Services Institute (RUSI) yang didanai pemerintah mengakui DU "beracun".

“Tentara Rusia tidak boleh tidur sambil menggendong peluru depleted uranium, atau menjilat ujungnya,” canda Jack Watling.

Dia menambahkan, “Proyektil itu berjalan sekitar 1.800 meter per detik dan terbakar saat terbang akan lebih mengkhawatirkan target apa pun daripada radioaktivitasnya.”

Inggris mengumumkan pekan lalu akan mengirim amunisi DU ke Ukraina bersama dengan tank Challengers.

Kementerian Luar Negeri Rusia menyebut langkah itu sebagai tanda “kecerobohan mutlak, tidak bertanggung jawab, dan impunitas.”

Militer Rusia tampaknya tidak mengkhawatirkan potensi efek DU dalam pertempuran.

Letnan Jenderal Igor Kirillov, yang bertanggung jawab atas Pasukan Pertahanan Nuklir, Biologi, dan Kimia Rusia, menunjukkan, “Debu DU akan mencemari tanah dan menghancurkan pertanian Ukraina selama beberapa dekade, sekaligus menyebabkan kerusakan yang tidak dapat diperbaiki bagi kesehatan warga Ukraina, sipil, dan militer.”
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jenderal Tertinggi Ukraina...
Jenderal Tertinggi Ukraina Sebut Rusia Tidak Berhak untuk Eksis, Moskow Marah
Jet Tempur Siluman Su-57...
Jet Tempur Siluman Su-57 Rusia Seharga Rp2 Triliun Jatuh, Bukan akibat Ditembak Ukraina
Jenderal Tertinggi AS...
Jenderal Tertinggi AS Ungkap Jet Tempur F-16 Ukraina Tembak Jatuh Su-35 Rusia dalam Duel Langit
Presiden Zelensky Akan...
Presiden Zelensky Akan Memiliki Pesaing Politik yang Kuat, Ini 5 Pemicunya
AS Terlibat Langsung...
AS Terlibat Langsung dalam Serangan Drone Ukraina, Rusia: Washington Munafik!
Presiden Zelensky Pecat...
Presiden Zelensky Pecat Panglima Militer Ukraina, Rusia Untung Besar!
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
Blokade Laut Memanas,...
Blokade Laut Memanas, Houthi Gempur 2 Kapal Tanker Arab Saudi di Laut Merah
Trump Murka Houthi Serang...
Trump Murka Houthi Serang 2 Kapal Tanker Saudi, Ancam Gempur Iran Habis-habisan
Rekomendasi
60 Negara Kena Getok...
60 Negara Kena Getok Tarif Kerja Paksa AS 10-12,5%, Dedengkot BRICS Bakal Balik Melawan
Kendalikan Konsumsi...
Kendalikan Konsumsi BBM Subsidi saat Harga Minyak Dunia Mendidih, Purbaya Sebut Kuota Tetap
Kejagung Periksa Febrie...
Kejagung Periksa Febrie Adriansyah sebagai Saksi terkait Sprindik Baru Kasus TPPU, Kok Bisa?
Berita Terkini
PBB Murka Masjid Al-Aqsa...
PBB Murka Masjid Al-Aqsa Diserbu Menteri Israel dan 4.000 Massa Yahudi
AS Rugi Besar akibat...
AS Rugi Besar akibat Serangan Iran di Seluruh Negara Arab
Ini Sosok Pangeran Arab...
Ini Sosok Pangeran Arab Saudi yang Tewas di Hotel Mewah usai Konsumsi Narkoba dan Alkohol
IRGC: Serangan Rudal...
IRGC: Serangan Rudal Iran Hancurkan Sistem Pertahanan THAAD, Patriot, dan C-RAM Amerika di Yordania
Menteri Israel Gabung...
Menteri Israel Gabung 4.000 Massa Yahudi Serbu Kompleks Masjid Al-Aqsa
Jenderal Tertinggi Ukraina...
Jenderal Tertinggi Ukraina Sebut Rusia Tidak Berhak untuk Eksis, Moskow Marah
Infografis
Perbandingan Gaji Tentara...
Perbandingan Gaji Tentara AS dengan Rusia, China, dan Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved