Para Diplomat Mogok Kerja, Sejumlah Kedutaan Besar Israel Tutup

Selasa, 28 Maret 2023 - 07:23 WIB
loading...
Para Diplomat Mogok...
Kedutaan Besar Israel di Washington, AS. Foto/REUTERS
A A A
TEL AVIV - Beberapa Kedutaan Besar (Kedubes) dan Konsulat Israel ditutup pada Senin (27/3/2023), setelah diplomat dan staf bergabung dalam pemogokan umum.

Mereka mogok kerja sebagai protes atas rencana Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu merombak peradilan negara.

"Kedutaan Besar Israel akan ditutup hari ini sampai pemberitahuan lebih lanjut dan tidak ada layanan konsuler yang akan disediakan," tweet Elad Strohmayer, juru bicara Kedubes Israel di Washington, pada Senin pagi. Satu tweet dalam bahasa Ibrani di akun kedutaan mengkonfirmasi pengumumannya.

Strohmayer menjelaskan, “Histadrut, serikat pekerja terbesar Israel, menginstruksikan semua pegawai pemerintah untuk mogok, termasuk misi diplomatik Israel di seluruh dunia.”

Baca juga: Pakar: Iran, Hizbullah dan Hamas Gembira Israel Terlilit Krisis Politik

Kedutaan Besar Israel di Prancis juga bergabung dalam pemogokan tersebut. Namun, kedubes di Inggris tidak membuat pengumuman di akunnya.

Adapun Duta Besar Israel untuk Inggris Tzipi Hotovely mentweet memuji kerja sama keamanan dan intelijen dengan London.

Pemogokan umum telah menutup bandara internasional Ben Gurion di Tel Aviv dan sebagian besar sistem perawatan kesehatan Israel.

Baca juga: Foto-foto Kecelakaan Fatal Kosmonot Rusia Yuri Gagarin Dirilis

Histadrut mengatakan tindakan yang tidak biasa itu dimaksudkan untuk "menghentikan kegilaan" dari reformasi peradilan yang diusulkan Netanyahu.

Rencana Netanyahu untuk mengekang kekuasaan Mahkamah Agung telah ditanggapi dengan kemarahan yang meluas.

Protes terhadap tindakan tersebut menarik lebih dari 600.000 orang ke jalan-jalan Tel Aviv pada Sabtu.

Asaf Zamir, konsul jenderal Israel di New York, mengundurkan diri sebagai bentuk protes. Menteri Pertahanan Yoav Gallant membuat pernyataan publik menentang reformasi peradilan itu pada Minggu, dan segera dipecat.

“Demi persatuan rakyat Israel, demi tanggung jawab, saya menyerukan kepada Anda untuk segera menghentikan legislasi,” desak Presiden Israel Isaac Herzog kepada pemerintah pada Minggu malam.

Reformasi peradilan adalah tuntutan utama dari salah satu mitra koalisi Netanyahu. Jika dia menarik proposal tersebut, pemerintah mungkin kehilangan mayoritas Knesset, memaksa pemilihan umum parlemen keenam dalam lima tahun.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Lebanon dan Israel Tandatangani...
Lebanon dan Israel Tandatangani Kesepakatan Kerangka Kerja untuk Akhiri Perang
AS Kembali Serang Iran,...
AS Kembali Serang Iran, IRGC Balas Gempur Pasukan Amerika
Pengadilan AS Hukum...
Pengadilan AS Hukum Warga Israel karena Curi Rahasia Dagang
Kim Jong-un Janji Kapal...
Kim Jong-un Janji Kapal Perang Korut Dilengkapi Senjata Nuklir, Momok bagi AS
Sadisnya Tentara Israel,...
Sadisnya Tentara Israel, Tembak Mati Pria Palestina yang Sedang Tidur
Iran Tuduh NATO Terlibat...
Iran Tuduh NATO Terlibat Perang Gabungan AS-Israel Gara-gara Pengakuan Sekjen Mark Rutte
10 Negara dengan Biaya...
10 Negara dengan Biaya Hidup Termahal di Dunia pada 2026, Ada Tetangga Indonesia
Gempa Dahsyat Venezuela,...
Gempa Dahsyat Venezuela, Bandara Internasional Ditutup hingga Warga Berhamburan ke Jalan
Harga Minyak Dunia Turun...
Harga Minyak Dunia Turun usai Selat Hormuz Dibuka Lagi, Dekati Level Sebelum Perang AS-Iran
Rekomendasi
Urutan Mandi Wajib Setelah...
Urutan Mandi Wajib Setelah Haid yang Benar agar Sah Melaksanakan Ibadah Fardhu Lagi
Babak Pertama: Uruguay...
Babak Pertama: Uruguay vs Spanyol, Blunder Muslera Bawa La Furia Roja Unggul 1-0
Salam Prabowo Disampaikan...
Salam Prabowo Disampaikan Jumhur, Raja Charles Beri Pujian untuk Indonesia
Berita Terkini
Lebanon dan Israel Tandatangani...
Lebanon dan Israel Tandatangani Kesepakatan Kerangka Kerja untuk Akhiri Perang
India Tuntut Pertanggungjawaban...
India Tuntut Pertanggungjawaban atas Para Pelaku Pemboman Sekolah
AS Kembali Serang Iran,...
AS Kembali Serang Iran, IRGC Balas Gempur Pasukan Amerika
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan,...
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan, Korban Tewas Gempa Venezuela Capai 589 Orang
Israel Melarang Seruan...
Israel Melarang Seruan Azan di Masjid Ibrahimi Hebron, Sudah Hari Kelima
Hizbullah Sergap Unit...
Hizbullah Sergap Unit Israel di Beit Yahoun, 4 Tentara Zionis Terluka
Infografis
Gen Z Kelompok Paling...
Gen Z Kelompok Paling Rentan, 52% Pekerja Alami Kelelahan Kerja Kronis
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved