Setelah Ditekan Sana-sini, Netanyahu Akhirnya Setop Reformasi Peradilan

Senin, 27 Maret 2023 - 19:06 WIB
loading...
Setelah Ditekan Sana-sini,...
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu. Foto/REUTERS
A A A
TEL AVIV - Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu mengatakan kepada mitra koalisinya bahwa dia telah memutuskan menangguhkan reformasi peradilan yang kontroversial.

Menteri Kehakiman Israel Yariv Levin memahami bahwa negara "tidak punya pilihan lain" selain menangguhkan reformasi, menurut laporan stasiun radio Israel.

Hanya Menteri Keamanan Nasional Itamar Ben Gvir yang masih mengadvokasi penerapan reformasi peradilan itu.

Sebelumnya, Presiden Israel Issac Herzog telah mendesak pemerintah menghentikan penerapan reformasi peradilan yang memicu protes besar di seluruh negeri.

Baca juga: Trump Tegaskan Biden Ubah AS Jadi Republik Pisang Dunia Ketiga

Sebelumnya, Benjamin Netanyahu telah memecat Menteri Pertahanan Yoav Gallant setelah dia meminta pemerintah Israel menghentikan reformasi peradilan yang kontroversial.

Pada Jumat, penyelenggara gerakan protes menentang reformasi peradilan di Israel mengumumkan "satu pekan kelumpuhan", yang akan mencakup demonstrasi nasional menentang tindakan legislatif yang memecah belah.

Awal pekan ini, ratusan aktivis berkerumun di luar kediaman pejabat terkemuka pemerintah Israel, termasuk Menteri Pariwisata Haim Katz, Menteri Urusan Diaspora Amichai Chikli, Menteri Perlindungan Lingkungan Idit Silman, dan Menteri Pertahanan Yoav Gallant, antara lain untuk memprotes reformasi peradilan.

Protes massa menentang reformasi peradilan yang kontroversial telah diadakan di Israel selama 12 pekan berturut-turut.

Pada bulan Januari, Menteri Kehakiman Israel Yariv Levin meluncurkan paket reformasi hukum yang akan membatasi kewenangan Mahkamah Agung dengan memberikan kontrol kabinet atas pemilihan hakim baru, serta memungkinkan Knesset mengesampingkan keputusan pengadilan dengan mayoritas mutlak.

Penentang reformasi berpendapat hal itu akan merusak demokrasi di Israel dan menempatkan negara di ambang krisis sosial dan konstitusional.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Bilang Israel...
Trump Bilang Israel Tak Berhak Kritik Deal AS-Iran karena Dulu Ogah Bunuh Jenderal Soleimani
Iran Nyatakan Menang...
Iran Nyatakan Menang Perang Melawan AS dan Israel
Analis Israel: Netanyahu...
Analis Israel: Netanyahu Pembohong yang Dipermalukan Trump dalam Kesepakatan AS-Iran
Israel Marah setelah...
Israel Marah setelah Presiden Belarusia Samakan Pembantaian Gaza dengan Holocaust Nazi
Israel Terus Serang...
Israel Terus Serang Lebanon Selatan Meski Ada Kesepakatan AS-Iran
Trump Tegaskan Tanpa...
Trump Tegaskan Tanpa AS, Tidak akan Ada Israel, Netanyahu Harus Lebih Tanggung Jawab
Israel Temukan Batu...
Israel Temukan Batu Suci Berusia 2.700 Tahun yang Tertulis dalam Alkitab
China Hadapi “Epidemi”...
China Hadapi “Epidemi” Baru, Lonjakan Kematian Usia Muda Picu Kekhawatiran Publik
Macron Rilis Video Trump...
Macron Rilis Video Trump Teken MoU Perjanjian Damai dengan Iran: Langkah Penting!
Rekomendasi
Korban Tewas Gempa Magnitudo...
Korban Tewas Gempa Magnitudo 6,7 di Sulteng Bertambah Jadi 3 Orang
Aturan Baru ESDM, Blending...
Aturan Baru ESDM, Blending Batu Bara Harus Dapat Restu Bahlil
Tambang Emas Tanpa Izin...
Tambang Emas Tanpa Izin Ancam Lumbung Pangan di Parimo, Muhammad Irfain Desak Pemda Tindak Tegas
Berita Terkini
Ketua Parlemen Tegaskan...
Ketua Parlemen Tegaskan Iran akan Pungut Biaya dari Kapal untuk Layanan di Selat Hormuz
AS Ternyata Gunakan...
AS Ternyata Gunakan AI Grok Elon Musk untuk Tembakkan 2.000 Rudal ke Iran
Trump Bilang Israel...
Trump Bilang Israel Tak Berhak Kritik Deal AS-Iran karena Dulu Ogah Bunuh Jenderal Soleimani
Finlandia Buka Pintu...
Finlandia Buka Pintu Jadi Markas Bom Nuklir NATO, Rusia Bisa Marah
Iran Nyatakan Menang...
Iran Nyatakan Menang Perang Melawan AS dan Israel
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Ada yang Hanya Rp427 Per Liter
Infografis
Iran Paksa AS Terima...
Iran Paksa AS Terima Kekalahan setelah 40 Hari Berperang, Ini 10 Poin Gencatan Senjata
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved