Vladimir Putin Sebut AS Dalang Ledakan Pipa Nord Stream

Minggu, 26 Maret 2023 - 08:34 WIB
loading...
Vladimir Putin Sebut...
Presiden Rusia Vladimir Putin menyebut AS dalang ledakan pipa Nord Stream. Foto/NPR
A A A
MOSKOW - Badan-badan intelijen Amerika Serikat (AS) kemungkinan besar berada di belakang sabotase pipa gas Nord Stream September lalu. Hal itu diungkapkan Presiden Vladimir Putin kepada stasiun televisi Rusia , Russia 24 TV.

Dalam kesempatan itu, Putin juga setuju dengan kesimpulan yang dibuat oleh jurnalis veteran Amerika Seymour Hersh.

"Akan sangat sulit untuk mengungkap seluruh kebenaran," kata presiden Rusia itu dalam komentarnya kepada jurnalis Pavel Zarubin di Kremlin seperti dikutip dari RT, Minggu (26/3/2023).

Namun demikian, Putin menyatakan harapannya bahwa pada suatu saat akhirnya akan terungkap apa yang telah dilakukan dan bagaimana.

Baca Juga: Seymour Hersh: Joe Biden Perintahkan Sabotase Pipa Nord Stream

Pemimpin Rusia itu kemudian mengutip Hersh, memanggilnya seorang jurnalis Amerika, yang baru-baru ini menjadi terkenal di dunia, dan mengatakan bahwa dia melakukan penyelidikan dan menyimpulkan bahwa ledakan ini diatur oleh intelijen AS.

“Saya sepenuhnya setuju dengan kesimpulan ini,” tambah Putin.

Meski begitu, Putin tidak merinci apakah Rusia memiliki bukti sendiri untuk mendukung posisi ini.

Pada bulan Februari, Hersh menerbitkan laporan mengejutkan tentang sabotase pipa gas Nord Stream 1 dan 2, menuduh Washington mendalangi serangan itu. Namun AS membantah bertanggung jawab.

Baca Juga: Denmark Undang Operator Nord Stream untuk Bantu Selamatkan Benda Misterius

Pada bulan Maret, Hersh melanjutkan dengan mengklaim bahwa CIA dan dinas intelijen Jerman, BND, ditugaskan untuk menutupi keterlibatan Washington dengan memberikan cerita alternatif kepada media.

Kedua badan intelijen tersebut kemudian diduga membuat cerita tentang "operasi off the books" oleh "kelompok pro-Ukraina," menurut Hersh. Versi ini kemudian diterbitkan oleh beberapa media Jerman dan Amerika.

Moskow sendiri menepis laporan tentang jejak Ukraina di balik ledakan itu sebagai "kampanye tipuan media yang terkoordinasi."

Baca Juga: Tutupi Peran dalam Sabotase Nord Stream, AS Buat Hoax
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Swiss Ungkap Perundingan...
Swiss Ungkap Perundingan AS-Iran Tidak Jadi Digelar, Wapres Vance Batalkan Perjalanan
Kecaman Wapres AS ke...
Kecaman Wapres AS ke Israel Makin Pedas: Senjatamu Dibayar dengan Uang Pajak Amerika!
Penampakan Mengerikan...
Penampakan Mengerikan 'Hujan Minyak Hitam' di Langit Moskow akibat Serangan Terbesar Ukraina
Menteri Perang AS Kecam...
Menteri Perang AS Kecam Negara-negara NATO: Menumpang Gratis, tapi Tolak Bantu Melawan Iran!
FIFA Gencar Berantas...
FIFA Gencar Berantas Ujaran Kebencian di Piala Dunia 2026
AS: Selat Hormuz Terbuka...
AS: Selat Hormuz Terbuka untuk Dilalui Semua Kapal Tanpa Biaya Tol
Trump Ingin Buru-Buru...
Trump Ingin Buru-Buru Teken Perjanjian Damai dengan Iran, Tak Menunggu 19 Juni
Rekomendasi
Almamater Lima Soroti...
Almamater Lima Soroti Dugaan Penyusutan Lahan Taman Potret Tangerang
Saudari Cristiano Ronaldo...
Saudari Cristiano Ronaldo Ngamuk usai Portugal Ditahan Kongo, Bruno Fernandes Ikut Disindir
Nyaris Telanjang, Ivana...
Nyaris Telanjang, Ivana Knoll Bikin Gempar Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Hizbullah Tegaskan Terapkan...
Hizbullah Tegaskan Terapkan Gencatan Senjata dengan Israel Segera
4 Tentara Israel Tewas,...
4 Tentara Israel Tewas, Menteri-menteri Ekstremis Ancam Bakar Seluruh Lebanon, Buka Gerbang Neraka
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Netanyahu Keras Kepala,...
Netanyahu Keras Kepala, Israel Tak akan Mundur dari Lebanon Selatan
Hizbullah Peringatkan...
Hizbullah Peringatkan Israel Punya Waktu 60 hari untuk Mundur dari Lebanon
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved