Menghina Nabi Muhammad dan Islam, Pria Malaysia Dipenjara 26 Bulan

Sabtu, 18 Juli 2020 - 16:31 WIB
loading...
Menghina Nabi Muhammad...
Danny Antoni, 29, (kaus merah), pria Malaysia yang dihukum penjara 26 bulan atas tuduhan menghina Nabi Muhammad dan agama Islam di Facebook. Foto/Bernama
A A A
KUALA LUMPUR - Seorang pria Malaysia dijatuhi hukuman 26 bulan penjara setelah dinyatakan bersalah atas tuduhan menghina Nabi Muhammad, agama Islam dan presiden Partai Islam Malaysia (PAS) Abdul Hadi Awang. Penghinaan ini dilakukan di Facebook tahun lalu.

Vonis dijatuhkan Pengadilan Sesi di negara tersebut pada hari Jumat kemarin.

Hakim MM Edwin Paramjothy menjatuhkan hukuman penjara 26 bulan untuk dakwaan pertama, dan hukuman enam bulan untuk dakwaan kedua, terhadap Danny Antoni, 29. Dia ditangkap pada 6 Maret 2019.

Dalam penilaiannya, Edwin mengatakan kejahatan menghina agama seseorang yang dilakukan tidak hanya terhadap orang yang dituju, tetapi juga terhadap nilai-nilai dan fungsi yang diwakili oleh agama tertentu.

“Pertanyaan dalam setiap kasus adalah apakah kata-kata yang digunakan memiliki sifat sedemikian rupa, bahwa hal itu akan menyebabkan kejahatan substantif yang telah dibuat undang-undang oleh legislatif untuk mencegahnya," katanya seperti dikutip The Star, Sabtu (18/7/2020). (Baca: Bisa Picu Ketegangan Agama, India Didesak Larang Film Nabi Muhammad )

“Meskipun kebebasan berekspresi menjamin kebebasan untuk mengkritik, ini tidak memberi individu hak untuk menghina," lanjut hakim.

“Undang-undang melindungi kebebasan beragama melalui pemberlakuan atau penguatan kerangka kerja dan perundang-undangan nasional untuk mencegah fitnah (terhadap) agama dan stereotip negatif pada kelompok agama,” imbuh hakim Edwin.

Edwin menambahkan bahwa agama adalah sesuatu yang pribadi dan sangat dicintai oleh orang-orang yang meyakininya, dan tidak dapat dimungkiri bahwa dalam hal ini, posisi terdakwa yang tidak tepat, tidak bertanggung jawab dan provokatif berdasarkan ras dan agama telah melampaui parameter kebebasan berbicara yang dijamin berdasarkan Konstitusi Federal.

Lebih jauh, kata hakim, posting-an terdakwa sangat menghasut dan mengaduk-aduk emosi, serta menarik prasangka terhadap agama Islam.

“Ketika dilihat secara objektif, orang akan dapat menyimpulkan bahwa kata-kata atau posting seperti itu bukan bagian penting dari setiap eksposisi ide," katanya.

“Setiap manfaat yang didapat dari posting-an tersebut tidak sebanding dengan kepentingan sosial, ketertiban, dan kedamaian. Kata-kata dari ucapannya sangat melukai dan cenderung memicu pelanggaran perdamaian."

Danny didakwa menggunakan akun Facebook "Danny A'antonio Jr" untuk mem-posting pernyataan penghinaan terhadap Nabi Muhammad dan agama Islam—yang dapat mengancam kerukunan antara Muslim dan non-Muslim—pada pukul 01.21 pagi pada 9 Januari 2019. Dia melanggar Pasal 298A (1) ( a) KUHP yang memuat ancaman hukuman penjara maksimum lima tahun.

Dia juga didakwa melakukan pelanggaran yang sama terhadap Abdul Hadi di tempat, tanggal dan waktu yang sama berdasarkan Pasal 233 (1) (a) Undang-Undang Komunikasi dan Multimedia 1998, yang membuatnya dapat dihukum penjara satu tahun atau denda RM50.000 atau keduanya. (Baca juga: Dibekuk Polisi karena Miliki Sabu, Catherine Wilson Mengaku Menyesal )
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Viral! 3 PRT Indonesia...
Viral! 3 PRT Indonesia Dianiaya di Malaysia, 4 Majikan Ditangkap
5 Kapal Selam Tercanggih...
5 Kapal Selam Tercanggih ASEAN: Hebat Mana Invincible Singapura vs Nagapasa Indonesia?
Kunjungi Indonesia,...
Kunjungi Indonesia, Menlu Malaysia Fokus Kerja Sama Atasi Guncangan Eksternal
Ghana Sahkan RUU Anti-LGBT,...
Ghana Sahkan RUU Anti-LGBT, Membela Gay Bakal Dipenjara 5 Tahun
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN, Termasuk Kapal Malaysia yang Batal Miliki NSM
3 Alasan Norwegia Batalkan...
3 Alasan Norwegia Batalkan Penjualan Rudal rudal Anti-kapal NSM ke Malaysia
ART asal Indonesia Dianiaya...
ART asal Indonesia Dianiaya di Malaysia, DPR Minta Kemlu Lobi agar Pelaku Dihukum Berat
AS: Selat Hormuz Terbuka...
AS: Selat Hormuz Terbuka untuk Dilalui Semua Kapal Tanpa Biaya Tol
Makin Brutal, Pemukim...
Makin Brutal, Pemukim Ilegal Israel Bakar 2 Masjid di Tepi Barat
Rekomendasi
Jonathan David Hattrick,...
Jonathan David Hattrick, Kanada Hancurkan Qatar 6-0 di Piala Dunia 2026
Meksiko vs Korea Selatan...
Meksiko vs Korea Selatan Buntu di Babak Pertama
PLN Rombak Jajaran Direksi,...
PLN Rombak Jajaran Direksi, Darmawan Masih Dirut dan Tambah Posisi Wadirut
Berita Terkini
AS atau Iran yang Menang...
AS atau Iran yang Menang Perang? Ini Jawaban Mengejutkan 10 Pakar Militer
Senator Amerika Geram...
Senator Amerika Geram dengan Kesepakatan AS dan Iran: 'Juju Saja, Kita Menyerah'
Militer AS Telah Cabut...
Militer AS Telah Cabut Blokade Iran atas Perintah Trump
Serangan Drone Terbesar...
Serangan Drone Terbesar Ukraina Membakar Kilang Minyak Moskow, Rusia Janji Balas Dendam
Mojtaba Khamenei: Iran...
Mojtaba Khamenei: Iran dan AS Capai Kesepakatan karena Trump Putus Asa
AS dan Iran Berdamai,...
AS dan Iran Berdamai, Wapres Amerika Berbalik Kecam Israel
Infografis
Amerika Serikat dan...
Amerika Serikat dan China Berebut Kuasai Kutub Selatan Bulan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved