Jenderal AS Prediksi Konflik Iran-Israel Akan Pecah karena Insiden Nuklir Natanz

Sabtu, 18 Juli 2020 - 15:21 WIB
loading...
Jenderal AS Prediksi...
Pasukan Iran ditampilkan dalam sebuah parade militer. Foto/REUTERS
A A A
WASHINGTON - Seorang jenderal Amerika Serikat (AS) memprediksi konflik antara Iran dan Israel akan pecah setelah rentetan ledakan dan kebakaran di negara para Mullah tersebut termasuk di situs nuklir Natanz.

Teheran tak mengeluarkan tuduhan resmi, namun banyak media yang mengutip sumber intelijen Timur Tengah menyebut rezim Zionis di balik sejumlah insiden di Iran.

Jenderal Kenneth McKenzie, komandan Komando Sentral AS yang mengawasi operasi militer Washington di Timur Tengah, mengatakan Iran akan menanggapi serentetan ledakan dan kebakaran baru-baru ini, terutama insiden di fasilitas nuklir Natanz.

Dalam sebuah wawancara dengan kolumnis Washington Post, David Ignatius yang diterbitkan pada hari Kamis, Jenderal Kenneth McKenzie memperkirakan konflik akan pecah antara Republik Islam Iran dan Israel.

"Pengalaman saya dengan Iran memberi tahu saya bahwa mereka akan merespons," kata McKenzie yang dilansir Middle East Eye, Sabtu (18/7/2020). (Baca: Jet Tempur Siluman F-35 Israel Diklaim Biang Ledakan Situs Militer Iran )

Awal Juli lalu, sebuah ledakan menghantam fasilitas nuklir Natanz, menyebabkan kerusakan signifikan pada situs yang bejarak sekitar 300 km dari Teheran. Beberapa hari kemudian, ledakan menewaskan dua orang di zona industri di ibu kota.

Serangkaian kebakaran misterius dan ledakan telah terjadi, termasuk insiden yang merusak pabrik aluminium di kota industri Lamerd, galangan kapal di kota pelabuhan Bushehr dan pabrik petrokimia di provinsi Khuzestan barat daya.

Para pejabat Iran telah menyatakan beberapa kebakaran itu sebagai kecelakaan, tetapi mereka juga mencurigai Israel atau Amerika Serikat berada di belakang ledakan di Natanz.

"Menanggapi serangan dunia maya adalah bagian dari kekuatan pertahanan negara itu. Jika terbukti bahwa negara kami telah menjadi sasaran serangan dunia maya, kami akan merespons," kata kepala pertahanan sipil Iran, Gholamreza Jalali, kepada stasiun televisi pemerintah awal Juli lalu.

Kantor berita negara, IRNA, juga menerbitkan sebuah artikel yang membahas kemungkinan sabotase oleh "musuh" berada di belakang ledakan di Natanz. (Baca juga: NYT: Bom Kuat yang Ditanam Israel Biang Ledakan Situs Nuklir Iran )

"Sejauh ini, Iran telah mencoba untuk mencegah krisis yang intensif dan pembentukan kondisi dan situasi yang tidak terduga," tulis IRNA.

"Tetapi penyeberangan garis merah Republik Islam Iran oleh negara-negara yang bermusuhan, terutama rezim Zionis dan AS, berarti bahwa strategi...harus direvisi."

The New York Times bulan ini mengutip seorang pejabat intelijen Timur Tengah yang mengatakan "bom kuat" yang ditanam oleh Israel bertanggung jawab atas serangan di Natanz.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jika AS Lanjutkan Perang,...
Jika AS Lanjutkan Perang, Trump: Iran Tidak Akan Ada Lagi
8 Pangkalan Militer...
8 Pangkalan Militer AS Diserang Iran, IRGC: Selat Hormuz Milik Kita
AS dan Iran Saling Serang...
AS dan Iran Saling Serang Lagi, Apakah Masih Ada Harapan Perdamaian di Timur Tengah?
Iran Tuduh AS Khianati...
Iran Tuduh AS Khianati Perjanjian Damai saat Kedua Pihak Saling Serang
AS Serang 10 Target...
AS Serang 10 Target di Iran, IRGC Balas Bombardir Pangkalan Amerika di Kuwait dan Bahrain
6 Pesawat Pengebom Nuklir...
6 Pesawat Pengebom Nuklir China dan Rusia Manuver Gabungan Dekati Jepang
Bukan Perintah Menyerang,...
Bukan Perintah Menyerang, Ini Ayat Al-Quran yang Mengizinkan Perang
Burkina Faso Putuskan...
Burkina Faso Putuskan Hubungan Diplomatik dengan Prancis
Paris Melarang Warganya...
Paris Melarang Warganya Minum Alkohol di Tempat Umum Mulai Hari Ini
Rekomendasi
Ruben Onsu Desak KPAI...
Ruben Onsu Desak KPAI Prioritaskan Dugaan Eksploitasi Anak, Bukan Isu Nafkah
IHSG Pekan Depan Diprediksi...
IHSG Pekan Depan Diprediksi Rawan Koreksi, Bakal Menguji Level 5.723-5.784
Jokowi Mulai Safari...
Jokowi Mulai Safari Politik, Feri Amsari: Sah, Cuma Nggak Tahu Diri Saja
Berita Terkini
Gelombang Panas Terjang...
Gelombang Panas Terjang Prancis, Rumah Duka Kewalahan
Jika AS Lanjutkan Perang,...
Jika AS Lanjutkan Perang, Trump: Iran Tidak Akan Ada Lagi
7 Pekerjaan Pertama...
7 Pekerjaan Pertama Para Pemimpin Dunia yang Tak Banyak Diketahui, Ada yang Jual Teh hingga Jadi Tukang Kayu
8 Pangkalan Militer...
8 Pangkalan Militer AS Diserang Iran, IRGC: Selat Hormuz Milik Kita
AS dan Iran Saling Serang...
AS dan Iran Saling Serang Lagi, Apakah Masih Ada Harapan Perdamaian di Timur Tengah?
Pembangkang China Ini...
Pembangkang China Ini Kabur ke Korea Selatan dengan Perahu Karet, Sekarang Muncul di Kanada
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved