Yordania Murka Wilayahnya Diklaim Bagian dari Negara Israel

Selasa, 21 Maret 2023 - 08:32 WIB
loading...
Yordania Murka Wilayahnya...
Menteri Keuangan Bezalel Smotrich menggunakan peta Israel Raya yang mengeklaim negara Yordania bagian dari wilayah Israel. Foto/Ynet
A A A
AMMAN - Pemerintah Kerajaan Yordania marah setelah seorang menteri Israel menggunakan peta "Israel Raya" untuk mengeklaim wilayah kedaulatan Yordania sebagai bagian dari negara Yahudi tersebut.

Menteri Keuangan Bezalel Smotrich, bagian dari kubu sayap kanan, berpidato di sebuah acara di Paris pada hari Minggu sambil berdiri di dekat peta "Israel Raya". Peta itu menggambarkan Yordania sebagai bagian dari negara Israel.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Yordania, Sinan Majali, menyampaikan protes keras dalam sebuah pernyataan. Dia menyebut tindakan Smotrich sebagai hasutan sembrono yang melanggar norma internasional dan perjanjian damai Yordania-Israel.

Yordania dan Israel menandatangani perjanjian damai Wadi Araba pada tahun 1994, yang mengakhiri perang antara kedua negara sejak perang Arab-Israel pertama pada tahun 1948.

Baca Juga: Menteri Israel Ini Tuai Kecaman karena Tak Akui Keberadaan Orang Palestina

Merespons kemarahan Yordania, Israel bergegas menegaskan kembali komitmennya pada perjanjian damai dengan kerajaan tersebut.

"Tidak ada perubahan dalam posisi Negara Israel, yang mengakui integritas teritorial Kerajaan Hashemite," kata Kementerian Luar Negeri Israel dalam sebuah pernyataan, seperti dikutip dari Middle East Monitor, Selasa (21/3/2023).

Selama pidatonya di Paris, Smotrich menyangkal keberadaan rakyat Palestina, dengan mengatakan bahwa orang Palestina adalah "penemuan" dari abad terakhir dan bahwa orang-orang seperti dirinya dan kakek neneknya adalah "orang Palestina yang sebenarnya".

"Yordania mengutuk pernyataan rasis dan ekstremis yang menghasut yang dibuat oleh menteri ekstremis Israel terhadap persaudaraan rakyat Palestina, hak mereka untuk hidup, dan hak historis mereka dalam negara merdeka dan berdaulat mereka di tanah nasional Palestina," kata Majali.

Dia meminta pemerintah Israel untuk mengutuk pernyataan Smotrich, dengan mengatakan: "Amman akan mengambil semua tindakan politik dan hukum yang diperlukan untuk mengatasi tindakan dan pernyataan ekstremis dan penuh kebencian."

"Pernyataan seperti itu mewakili eskalasi berbahaya yang mengancam keamanan dan stabilitas," imbuh Majali.

Smotrich memicu badai kecaman internasional bulan lalu setelah dia mengatakan Huwara, kota Palestina di Tepi Barat harus dimusnahkan menyusul kematian dua pemukim Yahudi Israel dalam serangan penembakan.

Kota itu kemudian diserang oleh para pemukim Israel di mana seorang warga Palestina terbunuh dan beberapa rumah serta kendaraan dirusak dibakar.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Media Pro-IRGC: Iran...
Media Pro-IRGC: Iran Mutlak Harus Memiliki Bom Nuklir
Iran: Sifat Dasar AS...
Iran: Sifat Dasar AS Adalah Mengingkari Janji!
Ancaman Nyata Zionis...
Ancaman Nyata Zionis Bukan Iran, Industri Militer Israel Berlomba Melawan Drone Hizbullah
Iran Tuduh AS Khianati...
Iran Tuduh AS Khianati Perjanjian Damai saat Kedua Pihak Saling Serang
Benarkah Mossad Hendak...
Benarkah Mossad Hendak Habisi Bos Militer Pakistan Selama Perundingan AS-Iran di Swiss?
Eks Menteri Zionis:...
Eks Menteri Zionis: Trump Permalukan Netanyahu dan Israel dengan Penghinaan yang Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
Argentina Tundukkan...
Argentina Tundukkan Yordania 3-1, Messi Langsung Cetak Gol usai Masuk sebagai Pemain Pengganti
Sengaja Targetkan Anak-Anak...
Sengaja Targetkan Anak-Anak Palestina, Penyelidik PBB Nyatakan Israel Lakukan Genosida di Gaza
AS Rilis Paspor Edisi...
AS Rilis Paspor Edisi Terbatas Bergambar Trump, Begini Wujudnya
Rekomendasi
Kemenhaj Sebut 90% Jemaah...
Kemenhaj Sebut 90% Jemaah Haji Sudah Tiba di Tanah Air
Kemendikdasmen Buka...
Kemendikdasmen Buka Seleksi PPG Calon Guru 2026, Cek Syarat dan Bidang Studinya
11 Kombes Pol Pecah...
11 Kombes Pol Pecah Bintang usai Dapat Promosi Jabatan pada Juni 2026, Ini Namanya
Berita Terkini
47 Pejabat Ditangkap...
47 Pejabat Ditangkap karena Korupsi, Termasuk Anggota DPR
Putin: Barat Coba Kacaukan...
Putin: Barat Coba Kacaukan Rusia karena Tak Mampu Mengalahkannya di Medan Perang
Media Pro-IRGC: Iran...
Media Pro-IRGC: Iran Mutlak Harus Memiliki Bom Nuklir
Inggris Sekarang Tanpa...
Inggris Sekarang Tanpa Kapal Selam Serang Nuklir Aktif, Jadi Tak Berdaya Melawan Rusia
Pesawat Jatuh di Prancis,...
Pesawat Jatuh di Prancis, 11 Orang Tewas
Iran: Sifat Dasar AS...
Iran: Sifat Dasar AS Adalah Mengingkari Janji!
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved