Bukan Kebocoran Lab, Data Baru Kaitkan Virus Covid-19 Berasal dari Binatang Ini

Minggu, 19 Maret 2023 - 07:31 WIB
loading...
A A A
"Sudah diketahui ada perdagangan hewan ilegal dan inilah mengapa pasar segera ditutup," katanya.

Goldstein mengatakan kelompoknya mempresentasikan temuannya minggu ini ke panel penasehat WHO yang menyelidiki asal-usul Covid-19.

Michael Imperiale dari University of Michigan, ahli mikrobiologi dan imunologi yang tidak terlibat dalam analisis data, mengatakan menemukan sampel dengan urutan dari virus dan anjing rakun menempatkan virus dan anjing dalam jarak yang sangat dekat.

"Tetapi tidak selalu dikatakan bahwa anjing itu terinfeksi virus; hanya dikatakan bahwa mereka berada di area yang sangat kecil,” ujarnya.

Dia mengatakan sebagian besar bukti ilmiah pada saat ini mendukung paparan alami di pasar, dan menunjuk pada penelitian yang diterbitkan musim panas lalu yang menunjukkan pasar kemungkinan merupakan pusat awal dari momok dan menyimpulkan bahwa virus menyebar dari hewan ke manusia dua kali secara terpisah.

"Bagaimana kemungkinan ada dua kebocoran lab yang berbeda?" Dia bertanya.

Mark Woolhouse, pakar penyakit menular di University of Edinburgh, mengatakan penting untuk melihat bagaimana urutan genetik anjing rakun cocok dengan apa yang diketahui tentang evolusi bersejarah virus Covid-19.

"Jika anjing terbukti memiliki Covid-19 dan virus tersebut terbukti memiliki asal lebih awal daripada yang menginfeksi orang, itu mungkin bukti yang baik yang dapat kita harapkan untuk mendapatkan bahwa ini adalah peristiwa limpahan di pasar," ucapnya.

Setelah kunjungan selama seminggu ke China untuk mempelajari asal-usul pandemi, WHO merilis sebuah laporan pada tahun 2021 yang menyimpulkan bahwa Covid-19 kemungkinan besar menular ke manusia dari hewan, menolak kemungkinan asal laboratorium sebagai "sangat tidak mungkin".

Tetapi badan kesehatan PBB mundur pada tahun berikutnya, dengan mengatakan "data penting" masih hilang. Dan Tedros mengatakan semua hipotesis tetap ada.

Ilmuwan CDC China yang sebelumnya menganalisis sampel pasar Huanan menerbitkan sebuah makalah sebagai pracetak pada bulan Februari yang menunjukkan bahwa manusia membawa virus ke pasar, bukan hewan, yang menyiratkan bahwa virus tersebut berasal dari tempat lain. Makalah mereka tidak menyebutkan bahwa gen hewan ditemukan dalam sampel yang dites positif.

Pada bulan Februari, Wall Street Journal melaporkan bahwa Departemen Energi AS menilai "dengan keyakinan rendah" bahwa virus tersebut telah bocor dari laboratorium. Tetapi yang lain di komunitas intelijen AS tidak setuju, percaya bahwa kemungkinan besar itu berasal dari hewan.

Baca Juga: WHO Masih Terus Cari Asal-usul Pandemi Covid-19
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kepala WHO Kunjungi...
Kepala WHO Kunjungi Pusat Wabah Ebola
Disebut Calon Kuat Jadi...
Disebut Calon Kuat Jadi Direktur Jenderal WHO, Menkes Budi: Saya akan Konfirmasi
Kepala WHO Peringatkan...
Kepala WHO Peringatkan Lebih Banyak Kasus Hantavirus akan Muncul
WHO: Wabah Hantavirus...
WHO: Wabah Hantavirus Bukan Awal Pandemi Covid-19 Berikutnya
WHO Peringatkan Skenario...
WHO Peringatkan Skenario Nuklir Terburuk di Iran, Rusia Kutuk Serangan Israel
WHO Ungkap Lebih dari...
WHO Ungkap Lebih dari 16.500 Orang di Gaza Butuh Perawatan Medis Mendesak
Zat Kimia Persisten...
Zat Kimia Persisten Ditemukan dalam 98,8% Darah Warga AS
Ayatollah Ali Khamenei...
Ayatollah Ali Khamenei Akan Dimakamkan pada 9 Juli
Iran Sebut AS Akan Ganti...
Iran Sebut AS Akan Ganti Kerugian Perang: Ini Poin Penting
Rekomendasi
Pengamat Apresiasi Pendekatan...
Pengamat Apresiasi Pendekatan Humanis Polri dalam Mengawal Aksi Demonstrasi Mahasiswa
DPR Minta Pemerintah...
DPR Minta Pemerintah Evaluasi Harga BBM Non-Subsidi Pascaanjloknya Harga Minyak Dunia
Banyuwangi Kota Pembuka...
Banyuwangi Kota Pembuka Satu Indonesia Awards 2026, Bupati: SDM Kunci Kemajuan Daerah
Berita Terkini
Hamas Sambut Baik Kesepakatan...
Hamas Sambut Baik Kesepakatan AS-Iran, Serukan Penghentian Serangan di Gaza dan Lebanon
7 Fakta Unik Cape Verde,...
7 Fakta Unik Cape Verde, Negara Kecil yang Bikin Spanyol Frustrasi di Piala Dunia 2026
Inggris, Prancis, Jerman,...
Inggris, Prancis, Jerman, dan Italia Siap Cabut Sanksi Teheran setelah Kesepakatan Damai AS-Iran
Trump: AS Tidak akan...
Trump: AS Tidak akan Bayar Iran Rp5 Triliun, Itu Berita Palsu
Siapa Pihak yang Berpotensi...
Siapa Pihak yang Berpotensi Menggagalkan Kesepakatan Perdamaian Iran dan AS?
Inggris Akan Pasok Uranium...
Inggris Akan Pasok Uranium ke Ukraina dan Jatuhkan Sanksi Baru terhadap Rusia
Infografis
Ini Penjelasan Warna...
Ini Penjelasan Warna Singa Putih Ternyata Bukan Albino
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved