Heboh, Penyiar Berita Cantik Komunis China Ini Ternyata Bukan Manusia
Sabtu, 18 Maret 2023 - 01:39 WIB
loading...
A
A
A
Selama Olimpiade Musim Dingin Beijing 2022, ada pembawa acara virtual dan juru bahasa isyarat AI.
Kantor berita pemerintah China, Xinhua, memulai debutnya dengan penyiar berita bertenaga AI pertama mereka pada tahun 2018.
Ada banyak tanggapan positif untuk Ren di jejaring sosial China; Weibo, yang disensor dengan ketat oleh pemerintah.
“Ini terlihat cukup bagus! Teknologi berubah setiap hari,” puji seorang pengguna Weibo.
“Jika bukan karena sulih suara sintetis, pada pandangan pertama Anda tidak akan dapat mengetahui apakah ini adalah orang virtual. Apakah penyiar berita akan digantikan oleh AI di masa depan?” tanya pengguna Weibo yang lain.
Terlepas dari pengawasan ketat pemerintah China, beberapa akun Weibo masih berhasil mempertanyakan maksud Ren.
Seorang pengguna Weibo yang kritis berkomentar: “Saya tidak pernah benar-benar memahami ini, apakah ada kekurangan bakat penyiaran, atau apakah penyiar AI lebih baik dalam hal ini? Mengapa Anda menggunakan robot untuk menyiarkan berita?”
Sementara itu di Twitter, yang dilarang di China, para pengguna mengolok-olok avatar tersebut.
Kantor berita pemerintah China, Xinhua, memulai debutnya dengan penyiar berita bertenaga AI pertama mereka pada tahun 2018.
Ada banyak tanggapan positif untuk Ren di jejaring sosial China; Weibo, yang disensor dengan ketat oleh pemerintah.
“Ini terlihat cukup bagus! Teknologi berubah setiap hari,” puji seorang pengguna Weibo.
“Jika bukan karena sulih suara sintetis, pada pandangan pertama Anda tidak akan dapat mengetahui apakah ini adalah orang virtual. Apakah penyiar berita akan digantikan oleh AI di masa depan?” tanya pengguna Weibo yang lain.
Terlepas dari pengawasan ketat pemerintah China, beberapa akun Weibo masih berhasil mempertanyakan maksud Ren.
Seorang pengguna Weibo yang kritis berkomentar: “Saya tidak pernah benar-benar memahami ini, apakah ada kekurangan bakat penyiaran, atau apakah penyiar AI lebih baik dalam hal ini? Mengapa Anda menggunakan robot untuk menyiarkan berita?”
Sementara itu di Twitter, yang dilarang di China, para pengguna mengolok-olok avatar tersebut.
(min)
Lihat Juga :