British Airways Pensiunkan Seluruh Armada 747 Akibat Krisis Covid-19

Sabtu, 18 Juli 2020 - 04:02 WIB
loading...
British Airways Pensiunkan...
Pesawat Boeing 747 milik British Airways lepas landas dari Boston menuju London. Foto/REUTERS
A A A
LONDON - British Airways mengumumkan akan segera menghentikan operasional seluruh armada Boeing 747 karena semakin beratnya tantangan industri penerbangan akibat pandemi Covid-19.

Maskapai Inggris itu menyatakan penghentian itu mempengaruhi semua 31 pesawat jumbonya itu dan berlaku segera. British Airways sebelumnya berencana menghentikan armada itu pada 2024. Maskapai itu mulai menggunakan pesawat dua lantai itu pada 1989.

“Dengan sangat sedih kami dapat mengonfirmasi kami mengusulkan penghentian seluruh armada 747 dengan efek segera. Tampaknya ratu angkasa kita yang hebat tidak akan pernah beroperasi secara komersial untuk British Airways lagi karena penurunan perjalanan akibat pandemi global Covid-19,” papar pernyataan maskapai itu.

British Airways sebelumnya akan memangkas 12.000 tenaga kerja setelah mencapai kesepakatan dengan serikat pilot. Awal tahun ini, maskapai merumahkan 36.000 pegawai, sekitar 80% dari tenaga kerjanya.

Pada satu masa, armada 747 British Airways memiliki sekitar 60 pesawat. Model pesawat itu diperkenalkan ke industri pada 1970.

Maskapai dunia telah secara bertahap menghentikan operasional 747 secara bertahun-tahun untuk beralih pada model yang lebih hemat bahan bakar seperti Boeing 777 dan 787 Dreamliner. (Lihat Infografis: Kapal Perang AS Meledak, Harganya Rp10,9 T dan 57 Orang Terluka)

United Airlines dan Delta menghentikan 747 pada 2017, dan Delta menyatakan menghentikan operasional 777 pada akhir 2020. (Lihat Video: Heboh! Pedagang Angkringan Cantik di Sragen Bikin Pembeli Gagal Fokus)
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tugas Berat PM Inggris...
Tugas Berat PM Inggris Baru, Memutuskan Apa yang Terjadi jika Ada Perang Nuklir
Mengapa Inggris Tolak...
Mengapa Inggris Tolak Serahkan 31 Ton Emas Venezuela? Padahal Maduro Sudah Lengser
Apa Arti Las Malvinas...
Apa Arti 'Las Malvinas Son Argentinas'? Slogan yang Dikibarkan Timnas Argentina Ternyata Menyimpan Luka Sejarah 200 Tahun
Kronologi Venezuela...
Kronologi Venezuela Simpan 31 Ton Emas di Bank of England tapi Tak Bisa Diambil
Inggris Akan Larang...
Inggris Akan Larang Penggunaan Media Sosial saat Malam Hari
Inggris Semakin Ditekan...
Inggris Semakin Ditekan untuk Kembalikan 31 Ton Emas Venezuela
Canda Bahlil ke Nusron...
Canda Bahlil ke Nusron Wahid Berkacamata Hitam, Sedih Inggris Kalah vs Argentina
Detik-Detik Gempa Dahsyat...
Detik-Detik Gempa Dahsyat M7,3 Guncang Lepas Pantai Meksiko, Korban Jiwa Nihil
Perayaan Juara Spanyol...
Perayaan Juara Spanyol Makan Korban, Remaja 13 Tahun Tewas gegara Air Mancur Roboh
Rekomendasi
Gibran Duduk di Barisan...
Gibran Duduk di Barisan Menteri saat Sidang Kabinet, Mensesneg Beri Penjelasan
Dukungan Publik Jadi...
Dukungan Publik Jadi Kunci Kejagung Tuntaskan Kasus Febrie Adriansyah
9 Jaksa Mulai Bekerja...
9 Jaksa Mulai Bekerja Tangani Kasus Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah
Berita Terkini
AS Tak Dapat Lindungi...
AS Tak Dapat Lindungi 50.000 Pasukannya di Timur Tengah dari Persenjataan Iran yang Besar
Militer Iran Gempur...
Militer Iran Gempur Sistem Rudal HIMARS AS di Kuwait
Iran Berterima Kasih...
Iran Berterima Kasih pada Warga Yordania karena Bantu Menargetkan Pasukan AS
Pertahanan Udara AS...
Pertahanan Udara AS Kewalahan Hadapi Rudal-rudal Iran yang Kian Canggih
Waspada! AS Rencanakan...
Waspada! AS Rencanakan Perang yang Lebih Luas dengan Iran
Saat Banyak Orang Bermigrasi...
Saat Banyak Orang Bermigrasi ke Berlin, tapi 288.000 Warga Jerman Justru Pilih Tinggalkan Negaranya
Infografis
10 Negara Menaikkan...
10 Negara Menaikkan Harga BBM Akibat Perang AS-Iran, Banyak Tetangga RI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved