Presiden Korsel Temui PM Jepang, Korut Tembakkan Rudal Antarbenua

Kamis, 16 Maret 2023 - 12:31 WIB
loading...
Presiden Korsel Temui...
Korea Utara tembakkan rudal balistik antarbenua menjelang pertemuan pemimpin Korea Selatan dan Jepang di Tokyo, Kamis (16/3/2023). Foto/REUTERS/Kim Hong-ji
A A A
SEOUL - Militer Korea Utara (Korut) menembakkan rudal balistik antarbenua (ICBM) ke perairan timurnya, Kamis (16/3/2023).

Manuver misil ini hanya beberapa jam sebelum Presiden Korea Selatan (Korsel) Yoon Suk-yeol dijadwalkan bertemu Perdana Menteri (PM) Jepang Fumio Kishida di Tokyo untuk membahas masalah Korut yang bersenjata nuklir.

Kepala Staf Gabungan Korea Selatan mengatakan Pyongyang telah menembakkan ICBM yang tampaknya dilarang pengujiannya oleh Dewan Keamanan PBB.

Militer Korea Selatan, dalam sebuah pernyataan, mengatakan misil antarbenua itu terbang menuju perairan timur Semenanjung Korea setelah diluncurkan dari Ibu Kota Korea Utara, Pyongyang, sekitar pukul 07.10 pagi.

Baca Juga: AS-Korsel Memulai Latihan Perang Terbesar, Abaikan Kemarahan Korut

ICBM tersebut diluncurkan pada sudut yang curam dan terbang sekitar 1.000 kilometer (620 mil) sebelum mendarat di perairan antara Semenanjung Korea dan Jepang.

Jepang juga mendeteksi rudal tersebut dan Coast Guard-nya mengeluarkan peringatan kepada kapal-kapal di sekitar untuk waspada terhadap benda-benda yang jatuh.

Menteri Pertahanan Jepang Yasukazu Hamada mengatakan rudal itu mungkin mendarat di perairan di luar zona ekonomi eksklusif Jepang setelah sekitar satu jam di udara.

Lokasi pendaratan sekitar 250 kilometer (155 mil) dari pulau barat Oshimaoshima, yang dekat dengan tempat ICBM Korea Utara lainnya jatuh setelah penerbangan uji coba sebelumnya.

Manuver misil hari ini adalah yang pertama dari ICBM Korea Utara dalam sebulan, tetapi itu mengikuti serangkaian uji tembak rudal minggu ini di tengah latihan militer skala besar yang sedang berlangsung antara Korea Selatan dan Amerika Serikat (AS), yang dianggap Pyongyang bermusuhan dan latihan untuk invasi.

Presiden Korea Selatan Yoon Suk-yeol dan Perdana Menteri Jepang Fumio Kishida dijadwalkan bertemu di Tokyo untuk pertemuan puncak bilateral pertama dalam 12 tahun terakhir.

Baik Korea Selatan dan Jepang telah meningkatkan pengeluaran pertahanan dan latihan militer bersama, yang menurut Yoon sangat penting untuk stabilitas regional dan global.

Sebelum menuju ke Tokyo, Yoon mengadakan pertemuan keamanan darurat terkait manuver rudal Korut, menginstruksikan militer Korea Selatan untuk melanjutkan latihan yang sedang berlangsung dengan pasukan AS.

Kantor Yoon mengatakan Korea Selatan, Jepang, dan AS juga akan memperkuat kerja sama keamanan.

“Provokasi sembrono Korea Utara akan membayar harga yang jelas,” kata Presiden Yoon, seperti dikutip Al Jazeera.

Di Tokyo, Kishida berkata: “Kita harus lebih memperkuat kerja sama di antara sekutu dan negara yang berpikiran sama.”

Dia menolak mengomentari kemungkinan niat manuver rudal Korea Utara.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
China Tuduh Militer...
China Tuduh Militer Jepang Mengganggu Latihan Tempur Kapal Induk Liaoning
Tuduh AS Biang Kisruh,...
Tuduh AS Biang Kisruh, Kim Jong-un: Korut Akan Jalankan Posisinya sebagai Negara Nuklir
Jepang Naikkan Biaya...
Jepang Naikkan Biaya Visa sebanyak Lima Kali Lipat, Apa Pemicunya?
AS Kerahkan Sistem Rudal...
AS Kerahkan Sistem Rudal Canggih Typhon ke Jepang, Dapat Menargetkan China
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
Kunjungi Pyongyang,...
Kunjungi Pyongyang, Xi Jinping Diduga Berusaha Redam Pengaruh Rusia atas Korut
Mobil Buatan Amerika...
Mobil Buatan Amerika Serikat Dapat Ujian Besar di Pasar Jepang
PM Inggris Keir Starmer...
PM Inggris Keir Starmer Umumkan Pengunduran Diri
Raksasa Teknologi Oracle...
Raksasa Teknologi Oracle PHK 21.000 Karyawan usai Fokus Bisnis Beralih ke AI
Rekomendasi
Qatar Tersingkir dari...
Qatar Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Bosnia-Herzegovina Jaga Kans Lolos ke 32 Besar
Mengapa Hari Asyura...
Mengapa Hari Asyura Begitu Istimewa? Ini Keutamaan, Peristiwa Besar, dan Fadhilah Puasanya
Telkom Catat Pendapatan...
Telkom Catat Pendapatan Rp146,7 Triliun, DPR Minta Soliditas Dijaga
Berita Terkini
AS dan Israel Jadi Sumber...
AS dan Israel Jadi Sumber Kerusakan, Iran Serukan Tatanan Baru Negara Islam
Eropa Terasa Dipanggang!...
Eropa Terasa Dipanggang! Suhu Mencapai 44 Derajat Celsius
Pengaruh Wali Kota Muslim...
Pengaruh Wali Kota Muslim New York Ini Makin Kuat, Siapa yang Didukungnya Menang!
Menteri Zionis: AS Akan...
Menteri Zionis: AS Akan Segera Berada di Jalur Bentrokan dengan Israel
Rusia Klaim Senjata...
Rusia Klaim Senjata Nuklir Jadi Satu-satunya Jaminan pada Perang Global, Ini 3 Alasannya
Bill Gates Ngaku Jadi...
Bill Gates Ngaku Jadi Korban Epstein, tapi Fakta Berbicara Lain
Infografis
Korut akan Kirim 150...
Korut akan Kirim 150 Rudal Balistik untuk Bantu Perang Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved