AS-Korsel Memulai Latihan Perang Terbesar, Abaikan Kemarahan Korut

Senin, 13 Maret 2023 - 10:21 WIB
loading...
AS-Korsel Memulai Latihan...
Amerika Serikat dan Korea Selatan memulai latihan perang gabungan terbesar dengan mengabaikan kemarahan Korea Utara. Foto/via NDTV
A A A
SEOUL - Amerika Serikat (AS) dan Korea Selatan (Korsel) memulai latihan perang gabungan terbesar mereka pada Senin (13/3/2023).

Mereka mengabaikan kemarahan Korea Utara (Korut) yang sebelumnya menganggap manuver gabungan semacam itu sebagai deklarasi perang.

Washington dan Seoul telah meningkatkan kerja sama pertahanan dalam menghadapi meningkatnya ancaman dari Korea Utara—yang telah melakukan serangkaian uji coba senjata yang dilarang PBB dalam beberapa bulan terakhir.

Latihan perang gabungan AS-Korsel, yang diberi nama Freedom Shield, dijadwalkan berlangsung setidaknya 10 hari mulai Senin dan akan fokus pada "lingkungan keamanan yang berubah" karena ancaman Korea Utara yang berlipat ganda.

Baca Juga: Korut Tembakkan 2 Rudal Jelajah dari Kapal Selam Jelang Latihan Perang AS-Korsel

Dalam langkah langka, militer Seoul bulan ini mengungkapkan bahwa mereka dan pasukan khusus Washington sedang melakukan latihan militer "Teak Knife"—yang melibatkan simulasi serangan presisi pada fasilitas utama di Korea Utara—menjelang manuver Freedom Shield.

Semua latihan semacam itu membuat marah Korea Utara, yang memandangnya sebagai latihan untuk invasi.

Korut, yang dipimpin Kim Jong-un, menegaskan bahwa program senjata nuklir dan misilnya adalah untuk pertahanan diri.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
PBB Murka Masjid Al-Aqsa...
PBB Murka Masjid Al-Aqsa Diserbu Menteri Israel dan 4.000 Massa Yahudi
AS Rugi Besar akibat...
AS Rugi Besar akibat Serangan Iran di Seluruh Negara Arab
IRGC: Serangan Rudal...
IRGC: Serangan Rudal Iran Hancurkan Sistem Pertahanan THAAD, Patriot, dan C-RAM Amerika di Yordania
Anggota DPR AS Sebut...
Anggota DPR AS Sebut Zohran Mamdani 'Teroris Muslim' karena Juluki Netanyahu Penjahat Perang
Pasar Cemas Tarif Baru...
Pasar Cemas Tarif Baru AS, Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.963
Menlu Indonesia dan...
Menlu Indonesia dan 7 Negara Islam Kecam Tindakan Provokatif Israel di Masjid Al-Aqsa
Iran Dilaporkan Tolak...
Iran Dilaporkan Tolak Mentah-Mentah Proposal Gencatan Senjata AS
Rekomendasi
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Pimpin Pengembangan Ekosistem SAF di ASEAN
Hasil Piala AFF 2026:...
Hasil Piala AFF 2026: Gol Spektakuler Warnai Kemenangan Singapura atas Kamboja
Eks Jampidsus Febrie...
Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK: Gak Pakai Rompi Ye!
Berita Terkini
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved