53 Tewas dalam Kerusuhan Delhi, Polisi India Gagal Lindungi Minoritas Muslim
Jum'at, 17 Juli 2020 - 21:21 WIB
loading...
A
A
A
"Tampaknya, untuk menghancurkan protes, dengan dukungan dari pemerintah dan polisi, sebuah rencana pembalasan dari para pemrotes pro-CAA dilakukan untuk memicu kekerasan dalam skala besar," kata komisi itu seperti dikutip dari Reuters, Jumat (17/7/2020).
Komisi itu mengatakan polisi telah mendakwa umat Islam atas kekerasan itu meskipun mereka adalah korban terburuk.
Komisi minoritas mengatakan saksi berbicara tentang kegagalan polisi untuk campur tangan dalam kerusuhan.
“Banyak kesaksian yang dikumpulkan oleh Komite Pencari Fakta ini menceritakan laporan tentang tidak adanya tindakan polisi bahkan ketika kekerasan terjadi di hadapan mereka, atau polisi tidak datang meskipun telah dipanggil berulang kali,” bunyi laporan itu. (Baca: Kisah Viral Pria Muslim yang Dihajar dalam Konflik Berdarah di India )
Namun juru bicara kepolisian Delhi Anil Mittal menolak tuduhan bias dan mengatakan polisi telah bertindak adil.
“Kami telah mengajukan 752 laporan informasi pertama, lebih dari 200 lembar dakwaan, menangkap lebih dari 1.400 orang sehubungan dengan kerusuhan. Kami juga telah membentuk tiga tim investigasi khusus dan masih terbuka untuk menerima pengaduan,” ujar Mittal.
Komisi itu mengatakan polisi telah mendakwa umat Islam atas kekerasan itu meskipun mereka adalah korban terburuk.
Komisi minoritas mengatakan saksi berbicara tentang kegagalan polisi untuk campur tangan dalam kerusuhan.
“Banyak kesaksian yang dikumpulkan oleh Komite Pencari Fakta ini menceritakan laporan tentang tidak adanya tindakan polisi bahkan ketika kekerasan terjadi di hadapan mereka, atau polisi tidak datang meskipun telah dipanggil berulang kali,” bunyi laporan itu. (Baca: Kisah Viral Pria Muslim yang Dihajar dalam Konflik Berdarah di India )
Namun juru bicara kepolisian Delhi Anil Mittal menolak tuduhan bias dan mengatakan polisi telah bertindak adil.
“Kami telah mengajukan 752 laporan informasi pertama, lebih dari 200 lembar dakwaan, menangkap lebih dari 1.400 orang sehubungan dengan kerusuhan. Kami juga telah membentuk tiga tim investigasi khusus dan masih terbuka untuk menerima pengaduan,” ujar Mittal.
Lihat Juga :