Kisah Viral Pria Muslim yang Dihajar dalam Konflik Berdarah di India

Sabtu, 29 Februari 2020 - 11:58 WIB
Kisah Viral Pria Muslim...
Kisah Viral Pria Muslim yang Dihajar dalam Konflik Berdarah di India
A A A
NEW DELHI - Sebuah foto yang menunjukkan seorang pria Muslim dihajar oleh kelompok garis keras Hindu selama konflik komunal berdarah di timur laut New Delhi viral di media sosial. Pria yang jadi korban kerusuhan itu bernama Mohammad Zubair.

Saking viralnya, foto Mohammad yang sedang dipukuli itu dimanfaatkan kelompok ISIS (Negara Islam Irak dan Suriah) dengan menyerukan aksi pembalasan di wilayah yang mereka sebut "Wilayat al-Hind", wilayah di India yang pernah mereka klaim sebagai "provinsi" ISIS.

Konflik yang pecah pada hari Minggu lalu dan berlanjut dua hari berikutnya telah menewaskan 42 orang. Konflik antara komunitas Muslim dan Hindu itu membuat pemerintah India menuai kecaman internasional karena dianggap gagal melindungi minoritas Muslim. (Baca: Muslim India Salat di Atap Masjid yang Terbakar )

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan, yang mencitrakan dirinya sebagai pembela umat Islam, menyebut umat Islam di India telah dibantai.

Konlik berdarah itu bermula dari protes damai kelompok Muslim yang menentang Citizen Amandement Act (Undang-Undang Perubahan Kewarganegaraan) India. Undang-undang itu mengamanatkan pemberian kewarganegaraan India kepada migran komunitas agama yang teraniaya di negara-negara tetangga India. Namun, undang-undang itu mengecualikan migran Muslim sehingga dianggap diskriminatif.

Kembali ke cerita Mohammad. Dia sejatinya sedang dalam perjalanan pulang dari sebuah masjid pada hari Senin ketika dia diadang oleh sekelompok massa yang dipersenjatai dengan lathi (tongkat bambu) dan batang besi. (Baca: Korban Tewas 42 Orang, Erdogan Sebut Umat Islam India Dibantai )

Mohammad ternyata masih selamat dari amukan massa tersebut. Dalam sebuah wawancara dengan The Indian Express, dia merasa tidak tahan melihat fotonya yang dihajar ramai-ramai. Dia selalu menggigil kesakitan di bagian kaki ketika melihat foto itu. Mohammad mengklaim bahwa segerombolan orang itu menghujat dan memukulinya sampai pingsan.

Wilayat al-Hind

Pada Mei 2019, setelah salah satu anggota ISIS tewas dalam bentrokan dengan pasukan keamanan India di Kashmir, kelompok teroris itu mengumumkan pendirian cabang baru di India yang mereka sebut "Wilayat al-Hind".

ISIS mengumumkan pendirian cabang baru ini setelah diusir dari wilayah yang mereka klaim sebagai "kekhalifahan" di Irak dan Suriah.

Sisa-sisa militan kelompok ISIS di India dan pendukungnya pada pekan ini meluncurkan publikasi khusus India bernama "Voice of Hind". Media kelompok ISIS itu memanfaatkan situasi yang tegang dan bergejolak di New Delhi, Ibu Kota India. (Baca juga: Kerusuhan Berlanjut di India, 13 Tewas dan Masjid Ikut Dibakar )

"Sementara itu ketika kegilaan terjadi...kelompok publikasi pro-ISIS meluncurkan produk yang fokus pada India.....merasakan ini sebagai kesempatan untuk menunggangi perpecahan komunal dan ketidakmampuan negara untuk menangani orang gila dan radikal," kata presiden Observer Research Foundation (ORF) India, Samir Saran di Twitter seperti dikutip The Print, Sabtu (29/2/2020).

Pada bulan Februari lalu, dalam buletin mingguannya, ISIS mengecam CAA. Kelompok itu juga mengatakan bahwa terlepas dari kesetiaan Muslim India terhadap negara mereka, mereka akan diusir. Kelompok teror itu lebih lanjut mengatakan bahwa demokrasi pada dasarnya berusaha untuk meredam Islam.
(mas)
Berita Terkait
ISIS Pajang Gambar Patung...
ISIS Pajang Gambar Patung Dewa Siwa Dipenggal, Publik India Marah
Saat Islamisasi di Samudera...
Saat Islamisasi di Samudera Pasai, Gujarat Masih Hindu
Umat Hindu-Muslim Bentrok...
Umat Hindu-Muslim Bentrok di India, 5 Orang Tewas Termasuk Polisi
Kisah Umat Hindu India...
Kisah Umat Hindu India Ingin Meletakkan Berhala Dewa Hindu di 22 Kamar Taj Mahal
Pengadilan India Kabulkan...
Pengadilan India Kabulkan Teliti Dewi Hindu Dalam Masjid
The Kerala Story, Film...
The Kerala Story, Film India yang Dinilai Memberi Amunisi Pembenci Islam
Berita Terkini
5 Fakta Iran Mampu Memecah...
5 Fakta Iran Mampu Memecah Aliansi Abadi AS dan Israel, Lebanon Jadi Alat Utamanya
2 jam yang lalu
3 Alasan PM Inggris...
3 Alasan PM Inggris Starmer Akan Mundur, Popularitasnya Terus Menurun
3 jam yang lalu
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Negara-negara Arab Bisa Bernapas Lega
4 jam yang lalu
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
6 jam yang lalu
JD Vance: Iran dan AS...
JD Vance: Iran dan AS Bekerja Sama Mewujudkan Perdamaian dan Kemakmuran di Timur Tengah
8 jam yang lalu
Iran Gunakan Senjata...
Iran Gunakan Senjata Ampuh dalam Negosiasi di Swiss, Apa Itu?
8 jam yang lalu
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved