Menhan AS-Rusia Berbicara Via Telepon Pasca Insiden Drone di Laut Hitam

Kamis, 16 Maret 2023 - 04:07 WIB
loading...
Menhan AS-Rusia Berbicara...
Menteri Pertahanan AS Llyod Austin dan Rusia Sergei Shoigu berbicara via telepon pasca insiden drone di Laut Hitam. Foto/News18
A A A
MOSKOW - Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan Menteri Pertahanan negara itu dan Amerika Serikat (AS) mengadakan pembicaraan via telepon sehari setelah jatuhnya pesawat tak berawak Amerika di Laut Hitam. Washington menyebut insiden sebagai tidak aman dan ceroboh.

Pembicaraan ini muncul setelah para pejabat di Moskow dan Washington saling menuduh dalam jatuhnya pesawat pengintai militer AS di atas Laut Hitam pada hari Selasa.

Moskow mengatakan permintaan untuk menelepon datang dari AS, tetapi tidak memberikan rincian lain dari percakapan antara Sergei Shoigu dan koleganya dari AS, Lloyd Austin seperti dikutip dari Reuters, Kamis (16/3/2023).

Baca Juga: Jet Tempur Rusia Jatuhkan Drone MQ-9 Reaper, AS Sentil Keras Putin

Menteri Pertahanan AS, Lloyd Austin, mengkonfirmasi pernyataan Kementerian Pertahanan Rusia. Namun, sama seperti Rusia, ia tidak mengungkapkan detail dari pembicaraan tersebut.

Dilansir dari CNN, Austin mengatakan dua jet Rusia membuang bahan bakar ke drone MQ-9 AS yang melakukan operasi rutin di wilayah udara internasional. Kemudian, satu jet Rusia menyerang pesawat MQ-9 AS, mengakibatkan kecelakaan. Tusia telah membantah telah melakukan kontak langsung dengan pesawat tak berawak itu.

"Pesawat Rusia terlibat dalam perilaku berbahaya dan sembrono serta tidak profesional di wilayah udara internasional di atas Laut Hitam," kata Menteri Pertahanan AS itu.

Baca Juga: Duta Besar: Drone AS Tak Punya Urusan Berada di Dekat Rusia

"Insiden itu adalah bagian dari pola perilaku agresif, berisiko, dan tidak aman dari Rusia," tambah Austin.

Kontak antara pejabat senior Rusia dan AS jarang terjadi sejak Rusia menginvasi Ukraina, dengan hubungan antara kedua belah pihak telah jatuh ke level terendah dalam beberapa dekade.
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ukraina Berusaha Rebut...
Ukraina Berusaha Rebut Kesempatan Pertama untuk Menang, tapi Kenapa Selalu Gagal?
Lebih dari 50.000 Orang...
Lebih dari 50.000 Orang Dilaporkan Hilang akibat Gempa Venezuela
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan...
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan di Teluk yang Rusak Akibat Serangan Iran ke Israel
Lebanon dan Israel Tandatangani...
Lebanon dan Israel Tandatangani Kesepakatan Kerangka Kerja untuk Akhiri Perang
AS Kembali Serang Iran,...
AS Kembali Serang Iran, IRGC Balas Gempur Pasukan Amerika
Pengadilan AS Hukum...
Pengadilan AS Hukum Warga Israel karena Curi Rahasia Dagang
10 Negara dengan Biaya...
10 Negara dengan Biaya Hidup Termahal di Dunia pada 2026, Ada Tetangga Indonesia
Sengaja Targetkan Anak-Anak...
Sengaja Targetkan Anak-Anak Palestina, Penyelidik PBB Nyatakan Israel Lakukan Genosida di Gaza
Tragis! 3 Anak Meninggal...
Tragis! 3 Anak Meninggal Dunia akibat Suhu Panas Ekstrem di Paris
Rekomendasi
Terancam Mobil China,...
Terancam Mobil China, Honda Justru Buka 4 Dealer Baru di Jateng dan Bali
BSSN, ABI dan PINTU...
BSSN, ABI dan PINTU Perkuat Sinergi Jamin Keamanan Transaksi Digital
Inilah Alasan XLSMART...
Inilah Alasan XLSMART Tanam Ratusan Menara 5G di IKN
Berita Terkini
Korut Masih Andalkan...
Korut Masih Andalkan Senjata Besar, Korsel Beralih ke 500.000 Prajurit Drone, Siapa Lebih Unggul?
Ukraina Berusaha Rebut...
Ukraina Berusaha Rebut Kesempatan Pertama untuk Menang, tapi Kenapa Selalu Gagal?
Pengadilan Inggris Butuh...
Pengadilan Inggris Butuh 300 Tahun untuk Selesaikan Tumpukan Kasus
Lebih dari 50.000 Orang...
Lebih dari 50.000 Orang Dilaporkan Hilang akibat Gempa Venezuela
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan...
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan di Teluk yang Rusak Akibat Serangan Iran ke Israel
6 Petani Diculik Tentara...
6 Petani Diculik Tentara Israel di Lebanon Selatan
Infografis
Ahmad Vahidi, Panglima...
Ahmad Vahidi, Panglima Baru IRGC di Tengah Perang Lawan AS-Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved