Arab Saudi Berharap Lanjutkan Dialog Konstruktif dengan Iran
Rabu, 15 Maret 2023 - 19:20 WIB
loading...
Arab Saudi Berharap Lanjutkan Dialog Konstruktif dengan Iran.
A
A
A
RIYADH - Arab Saudi mengatakan bahwa pihaknya berharap untuk melanjutkan "dialog konstruktif" dengan Iran , sehubungan dengan kesepakatan untuk melanjutkan hubungan diplomatik setelah pejabat kedua negara bertemu di China.
Seperti dilaporkan Saudi Press Agency (SPA), Selasa (14/3/2023), dalam pertemuan yang dipimpin oleh Raja Saudi Salman bin Abdulaziz di ibu kota Riyadh, Kabinet Saudi menyatakan "harapan untuk melanjutkan dialog konstruktif sesuai dengan pilar dan fondasi yang termasuk dalam perjanjian, dan dengan cara yang menguntungkan kedua negara dan kawasan.
Baca juga: Langkah China Damaikan Arab Saudi dan Iran Ubah Timur Tengah, AS Terpukul
“Kesepakatan itu juga mencakup kepatuhan terhadap "prinsip dan tujuan Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa, Organisasi Kerja Sama Islam, serta konvensi dan norma internasional," tambah laporan itu.
“Selain itu, kesepakatan itu mencakup melanjutkan hubungan diplomatik antara kedua negara dan menegaskan prinsip-prinsip penghormatan terhadap kedaulatan negara dan tidak mencampuri urusan dalam negeri negara,” lanjut laporan tersebut.
Seperti dilaporkan Saudi Press Agency (SPA), Selasa (14/3/2023), dalam pertemuan yang dipimpin oleh Raja Saudi Salman bin Abdulaziz di ibu kota Riyadh, Kabinet Saudi menyatakan "harapan untuk melanjutkan dialog konstruktif sesuai dengan pilar dan fondasi yang termasuk dalam perjanjian, dan dengan cara yang menguntungkan kedua negara dan kawasan.
Baca juga: Langkah China Damaikan Arab Saudi dan Iran Ubah Timur Tengah, AS Terpukul
“Kesepakatan itu juga mencakup kepatuhan terhadap "prinsip dan tujuan Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa, Organisasi Kerja Sama Islam, serta konvensi dan norma internasional," tambah laporan itu.
“Selain itu, kesepakatan itu mencakup melanjutkan hubungan diplomatik antara kedua negara dan menegaskan prinsip-prinsip penghormatan terhadap kedaulatan negara dan tidak mencampuri urusan dalam negeri negara,” lanjut laporan tersebut.
Lihat Juga :