AUKUS Dibentuk Untuk Perang, Pemerintah Diminta Tolak Akses Kapal Selam Australia
Selasa, 14 Maret 2023 - 16:35 WIB
loading...
A
A
A
Ambisi kapal selam Australia telah diterima dengan lebih baik oleh negara-negara seperti Singapura dan Filipina selama 18 bulan terakhir, tetapi Malaysia juga telah menyatakan keprihatinannya tentang prospek senjata tambahan di sekitarnya.
Gilang Kembara, seorang peneliti di Pusat Kajian Strategis dan Internasional, percaya tanggapan Jakarta mencerminkan lebih banyak penerimaan atas transfer teknologi yang banyak dibanggakan.
“Selama ketiga negara menghormati hukum internasional, seharusnya tidak ada dampak (serius), selama semua dilakukan secara transparan,” katanya.
Namun meski upaya pemerintah Australia untuk berkonsultasi dengan Presiden Joko Widodo, serta para pemimpin regional lainnya, mungkin telah membantu meredam retorika resmi Indonesia, kekhawatiran tetap ada.
“Meskipun tidak mungkin konsultasi pemerintah Albanese dengan negara-negara regional akan mengubah pikiran mereka tentang AUKUS, hal itu akan membantu mencegah tanggapan awal yang sangat negatif dari Indonesia pada tahun 2021,” kata Susannah Patton, direktur program Asia Tenggara di Lowy Institute .
“Indonesia mengharapkan untuk dikonsultasikan mengenai pengumuman pertahanan dan keamanan utama,” pungkasnya.
Baca Juga: PM Sunak Yakin Australia akan Pilih Kapal Selam Nuklir Inggris daripada AS
Gilang Kembara, seorang peneliti di Pusat Kajian Strategis dan Internasional, percaya tanggapan Jakarta mencerminkan lebih banyak penerimaan atas transfer teknologi yang banyak dibanggakan.
“Selama ketiga negara menghormati hukum internasional, seharusnya tidak ada dampak (serius), selama semua dilakukan secara transparan,” katanya.
Namun meski upaya pemerintah Australia untuk berkonsultasi dengan Presiden Joko Widodo, serta para pemimpin regional lainnya, mungkin telah membantu meredam retorika resmi Indonesia, kekhawatiran tetap ada.
“Meskipun tidak mungkin konsultasi pemerintah Albanese dengan negara-negara regional akan mengubah pikiran mereka tentang AUKUS, hal itu akan membantu mencegah tanggapan awal yang sangat negatif dari Indonesia pada tahun 2021,” kata Susannah Patton, direktur program Asia Tenggara di Lowy Institute .
“Indonesia mengharapkan untuk dikonsultasikan mengenai pengumuman pertahanan dan keamanan utama,” pungkasnya.
Baca Juga: PM Sunak Yakin Australia akan Pilih Kapal Selam Nuklir Inggris daripada AS
(ian)
Lihat Juga :