Viral Aksi Heroik Tentara Ukraina Jatuhkan Granat ke Dalam Tank Rusia

Selasa, 14 Maret 2023 - 15:12 WIB
loading...
Viral Aksi Heroik Tentara...
Viral video aksi heroik tentara Ukraina jatuhkan granat ke dalam tank Rusia. Foto/Ilustrasi
A A A
KIEV - Sebuah video yang konon menunjukkan aksi heroik pasukan Ukraina meledakkan tank Rusia dengan menjatuhkan granat ke dalamnya viral di media sosial.

Video berdurasi 30 detik itu menggambarkan bahan peledak yang dijatuhkan dari udara ke kendaraan militer tepat di bawahnya. Sudut kamera lain menunjukkan tank tersebut terbakar, dengan asap mengepul di udara. Video tersebut kemudian menawarkan bidikan lebar dari ledakan kendaraan.

"Granat secara akurat jatuh ke dalam palka tank Rusia yang terbuka, dengan ledakan berikutnya dari amunisi tank," cuit akun Special Kherson Cat, yang men-tweet tentang perang di Ukraina seperti dikutip dari Newsweek, Selasa (14/3/2023).



Rekaman yang diiringi lagu "Engel" oleh band heavy rock Jerman Rammstein itu telah dilihat lebih dari 100.000 kali pada Senin sore. Di TikTok, video itu memicu sejumlah komentar, termasuk "Glory to Ukraine" dalam bahasa Inggris dan Ukraina.

Baca Juga: 4 Pekan Berlatih Operasikan Tank Leopard, Pasukan Ukraina Siap Tempur

Serangan terhadap tank tersebut terjadi ketika pasukan Ukraina melaporkan bahwa mereka menangkis 102 serangan Rusia di lima wilayah pada hari Minggu. Ukraina juga mengatakan Rusia telah melakukan tiga serangan rudal, delapan serangan udara dan 49 serangan dari berbagai sistem peluncur roket.

Video yang tidak dapat diverifikasi dan tidak bertanggal itu, yang muncul di saluran TikTok pengguna 13izy13dnepr13, tidak menyebutkan lokasi atau jenis tank apa yang telah dihancurkan. Bagaimana granat itu dijatuhkan juga tidak diungkapkan, tetapi kemungkinan berasal dari pesawat tak berawak Ukraina.

Sebelumnya pada hari Senin, satu warga sipil tewas dan empat orang terluka dalam serangan roket Rusia di Znob-Novhorodske, di wilayah Sumy, kata kepala kantor kepresidenan Ukraina Andriy "Yermak.

Pasukan Moskow juga dilaporkan menggunakan mortir untuk menargetkan kota Shalyhyne di Sumy, sebuah oblast yang berbatasan dengan Rusia di timur laut dan telah diserang setiap hari sejak April lalu.

"Pertempuran sengit berlanjut di sekitar kota Bakhmut di wilayah Donetsk," menurut Oleksandr Syrskyi, komandan Angkatan Darat Ukraina.

Baca Juga: Presiden China Xi Jinping akan Bicara dengan Zelensky

Dia mengatakan pada hari Senin bahwa pasukan Ukraina masih memukul mundur pasukan dari Grup Wagner, sebuah organisasi tentara bayaran.

"Pejuang kami menimbulkan kerugian yang signifikan pada musuh," imbuhnya.

Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky, mengatakan pasukannya akan terus berjuang untuk mempertahankan kota, di mana upaya perebutan oleh Rusia dipelopori oleh tentara bayaran Wagner.

Sementara itu, Wali Kota Melitopol, Ivan Federov, mengatakan bahwa pasukan Wagner berusaha merekrut orang-orang dari kotanya yang dikuasai Rusia. Berbicara dari wilayah yang dikuasai Ukraina, Federov mengatakan bahwa pasukan Rusia menawarkan pembayaran bulanan sebesar 200.000 rubel atau sekitar Rp40 juta untuk berperang demi Rusia.

Ini mengikuti klaim sebelumnya oleh Ukraina bahwa Rusia mencoba merekrut mereka yang tinggal di wilayah pendudukan.

Baca Juga: Ukraina Jadi Importir Senjata Terbesar Ketiga di Dunia
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Ingin Beri Turki...
Trump Ingin Beri Turki Jet Tempur Siluman F-35 AS, Kongres Siap Blokir dengan Alasan S-400 Rusia
5 Alasan Putin Menolak...
5 Alasan Putin Menolak Perjanjian Batasan Serangan Jarak Jauh dengan Ukraina
Bom Ransel Meledak di...
Bom Ransel Meledak di Apartemen Monako, Oligarki Ukraina Vadym Iermolaiev Terluka
Inggris Akan Ganti 6...
Inggris Akan Ganti 6 Kapal Perusak Tua dengan 6 Kapal Perang Hibrida Pengendali Drone
Kekurangan Uang, Ukraina...
Kekurangan Uang, Ukraina Terpaksa Bersekongkol dengan Kartel Narkoba Meksiko
Rusia Alami Krisis BBM...
Rusia Alami Krisis BBM Akibat Serangan Efektif Drone Ukraina, Ini 4 Faktanya
Teken Kerja Sama Hukum,...
Teken Kerja Sama Hukum, Indonesia dan Rusia Perkuat Mutual Legal Assistance
Gempa Dahsyat Venezuela:...
Gempa Dahsyat Venezuela: 920 Orang Tewas, Hampir 50 Ribu Masih Hilang
Penembakan di Fasilitas...
Penembakan di Fasilitas Remaja, 6 Orang Tewas
Rekomendasi
Rekam Jejak Paraguay,...
Rekam Jejak Paraguay, Spesialis Adu Penalti yang Pulangkan Jerman di Piala Dunia 2026
IHSG Pagi Ini Anjlok...
IHSG Pagi Ini Anjlok Lebih 1%, Balik ke Level 5.700-an
Perkuat Industri Maritim,...
Perkuat Industri Maritim, BKI Dorong Kolaborasi PIKKI Bersama PT PAL
Berita Terkini
Trump Ingin Beri Turki...
Trump Ingin Beri Turki Jet Tempur Siluman F-35 AS, Kongres Siap Blokir dengan Alasan S-400 Rusia
5 Momen Penyelamatan...
5 Momen Penyelamatan Korban Gempa Venezuela yang Mengharukan
Menipu hingga Rp17,8...
Menipu hingga Rp17,8 Triliun untuk Hidup Mewah, Miliarder Ini Dipenjara 30 Tahun
5 Alasan Putin Menolak...
5 Alasan Putin Menolak Perjanjian Batasan Serangan Jarak Jauh dengan Ukraina
Mengapa Pangkalan-pangkalan...
Mengapa Pangkalan-pangkalan Militer AS di Teluk Akan Berakhir? Ini Analisisnya
Bom Ransel Meledak di...
Bom Ransel Meledak di Apartemen Monako, Oligarki Ukraina Vadym Iermolaiev Terluka
Infografis
6 Kendaraan Polisi yang...
6 Kendaraan Polisi yang Biasa Diterjunkan dalam Aksi Demo
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved