China Peringatkan Filipina: Jangan Bawa Serigala ke dalam Rumah!

Senin, 13 Maret 2023 - 19:14 WIB
loading...
China Peringatkan Filipina:...
Presiden AS Joe Biden bertemu Presiden Filipina Ferdinand Romualdez Marcos Jr di New York, AS, 22 September 2022. Foto/REUTERS/Leah Millis
A A A
BEIJING - Kementerian Luar Negeri (Kemlu) China pada Minggu (12/3/2023) memperingatkan Filipina agar tidak memperkuat kerja sama militer dengan Amerika Serikat (AS).

Kemlu China mengatakan hal itu akan digunakan untuk melayani agenda geopolitik Washington yang merugikan keamanan Manila sendiri.

Peringatan terbaru dari Kedutaan Besar (Kedubes) China di Manila itu mengutip keputusan Presiden Filipina Ferdinand Marcos Jr bulan lalu untuk memberi pasukan AS akses ke empat pangkalan militer tambahan di negara Asia Tenggara itu.

“Kerja sama semacam itu akan menarik Filipina melawan China dan mengikat negara itu pada perselisihan geopolitik, yang secara serius membahayakan kepentingan nasional Filipina serta perdamaian dan stabilitas regional,” ungkap Kedubes China memperingatkan Filipina.

Baca juga: Presiden China Xi Jinping Berencana ke Rusia Paling Cepat Pekan Depan

Sejak Marcos menjabat musim panas lalu, hubungan dengan Beijing semakin tegang di tengah sengketa wilayah di Laut China Selatan, di mana China mengklaim kedaulatannya.

Wakil Presiden AS Kamala Harris mengunjungi negara kepulauan itu November lalu. Dia mengatakan, “Dunia bergulat dengan serangan terhadap tatanan internasional berbasis aturan.”

Kedutaan Besar China mendesak pemerintahan Marcos untuk menghindari tersedot ke dalam upaya AS untuk mempertahankan hegemoni global.

Baca juga: Hubungan Amerika Serikat dan Ukraina Dikabarkan Retak

“Kita harus meninggalkan jalan sesat yang menyebarkan perselisihan dan menimbulkan masalah, belum lagi jalan jahat yang menarik serigala ke dalam rumah dan membuka pintu bagi pencuri,” ungkap pernyataan Kedubes China.

China telah berulang kali menuduh AS dan sekutu NATO-nya berperilaku seolah-olah Perang Dingin masih berlangsung.

Kedubes China menuding Washington telah "menimbulkan masalah" di Laut China Selatan, merusak upaya China dan tetangganya untuk menjaga perdamaian dan stabilitas di perairan yang disengketakan.

“Sekarang China dan Filipina, di antara negara-negara lain di kawasan ini, berada pada titik kritis pemulihan pasca-Covid, kita harus tetap berada di jalur yang benar untuk menjaga hubungan baik dan saling menguntungkan,” papar pernyataan Kedubes China itu.

Beberapa pangkalan Filipina di mana tentara AS akan ditempatkan terletak di dekat perairan yang disengketakan.

Perjanjian kerja sama pertahanan juga memungkinkan pasukan AS menyimpan peralatan di pangkalan tersebut, yang dapat berguna jika perang pecah di Selat Taiwan.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Swiss Ungkap Perundingan...
Swiss Ungkap Perundingan AS-Iran Tidak Jadi Digelar, Wapres Vance Batalkan Perjalanan
Kecaman Wapres AS ke...
Kecaman Wapres AS ke Israel Makin Pedas: Senjatamu Dibayar dengan Uang Pajak Amerika!
Menteri Perang AS Kecam...
Menteri Perang AS Kecam Negara-negara NATO: Menumpang Gratis, tapi Tolak Bantu Melawan Iran!
AS atau Iran yang Menang...
AS atau Iran yang Menang Perang? Ini Jawaban Mengejutkan 10 Pakar Militer
Petani dan Pelaku UMKM...
Petani dan Pelaku UMKM Sumut, Riau, hingga Aceh Kirim Hasil Kerajinan Lidi ke China
Dampak Kunjungan Trump,...
Dampak Kunjungan Trump, China Perketat Pembatasan Aktivis dan Pengawasan Domestik
Makin Brutal, Pemukim...
Makin Brutal, Pemukim Ilegal Israel Bakar 2 Masjid di Tepi Barat
Rekomendasi
MSIN Paparkan Strategi...
MSIN Paparkan Strategi Streaming Global di APOS 2026, V+Short Tembus 5 Juta Unduhan
Biogas, Energi Terbarukan...
Biogas, Energi Terbarukan sebagai Upaya Mencapai Target Net Zero Emission
Sahroni soal Roy Suryo...
Sahroni soal Roy Suryo Ditangkap: Tangkepin yang Hina Presiden dan Penyebar Hoaks
Berita Terkini
Hizbullah Tegaskan Terapkan...
Hizbullah Tegaskan Terapkan Gencatan Senjata dengan Israel Segera
4 Tentara Israel Tewas,...
4 Tentara Israel Tewas, Menteri-menteri Ekstremis Ancam Bakar Seluruh Lebanon, Buka Gerbang Neraka
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Netanyahu Keras Kepala,...
Netanyahu Keras Kepala, Israel Tak akan Mundur dari Lebanon Selatan
Hizbullah Peringatkan...
Hizbullah Peringatkan Israel Punya Waktu 60 hari untuk Mundur dari Lebanon
Infografis
Pentagon: China Bisa...
Pentagon: China Bisa Hancurkan Semua Kapal Induk AS dalam 20 Menit
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved