Industri Ekspor Senjata Rusia Runtuh akibat Isolasi Dunia Pimpinan AS

Senin, 13 Maret 2023 - 10:59 WIB
loading...
A A A
"Dan itu bukan hanya karena apa yang terjadi di Ukraina pada tahun 2022; itu adalah sesuatu yang Anda lihat akan datang."

Dipimpin AS, komunitas internasional telah bekerja untuk mengisolasi Rusia sejak menganeksasi Crimea dari Ukraina sejak 2014.

Upaya tersebut telah ditingkatkan sejak pasukan Rusia menginvasi Ukraina pada Februari 2022.

Langkah yang dipimpin AS ini telah menggerogoti basis pelanggan senjata Rusia.

Sementara itu, tingkat korban tentara Rusia yang sangat tinggi dan kehilangan peralatan di Ukraina membuat produsen pertahanan berada di bawah tekanan, begitu pula kinerja platform senjata utama Rusia yang kurang bagus yang tampaknya tidak mampu melawan senjata NATO paling canggih yang digunakan oleh pasukan Ukraina.

Denis Manturov, wakil perdana menteri industri dan perdagangan Rusia, mengatakan kepada Interfax bulan lalu bahwa sebagian besar senjata yang diproduksi di negara itu diarahkan ke medan perang Ukraina.

"Pemberian mereka adalah prioritas mutlak kami, tetapi dalam kondisi seperti ini kami terus bekerja dengan mitra kami dari negara-negara sahabat dan memenuhi kewajiban kami," katanya.

“Ada masalah berbeda yang harus dihadapi Rusia,” kata Wezeman.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Berterima Kasih...
Iran Berterima Kasih pada Warga Yordania karena Bantu Menargetkan Pasukan AS
Pertahanan Udara AS...
Pertahanan Udara AS Kewalahan Hadapi Rudal-rudal Iran yang Kian Canggih
Waspada! AS Rencanakan...
Waspada! AS Rencanakan Perang yang Lebih Luas dengan Iran
Zelensky Ditekan untuk...
Zelensky Ditekan untuk Pecat Jenderal Tertinggi Ukraina di Tengah Perang Melawan Rusia
Langka, Kapal Perang...
Langka, Kapal Perang China Latihan Tembak di Dalam ZEE Jepang
Militer AS Tutupi Jumlah...
Militer AS Tutupi Jumlah Korban Luka dan Tewas, Malu karena Kalah Perang Iran?
Rupiah Tertekan Sore...
Rupiah Tertekan Sore Ini, Dolar AS Menguat Tembus Rp17.930
Profil Andy Burnham,...
Profil Andy Burnham, PM Baru Inggris
Menteri Singapura Mendadak...
Menteri Singapura Mendadak Mundur usai Kontroversi Pesan Pribadi dengan Seorang Perempuan
Rekomendasi
Alasan KPK Kembalikan...
Alasan KPK Kembalikan Mobil Noel Ebenezer
Bahlil Ramal 10 Tahun...
Bahlil Ramal 10 Tahun Lagi Kendaraan Listrik Bakal Digantikan Hidrogen
Nonton Microdrama China...
Nonton Microdrama China 'Rising Before Fate' di V+Short, Simak Sinopsisnya
Berita Terkini
Iran Berterima Kasih...
Iran Berterima Kasih pada Warga Yordania karena Bantu Menargetkan Pasukan AS
Pertahanan Udara AS...
Pertahanan Udara AS Kewalahan Hadapi Rudal-rudal Iran yang Kian Canggih
Waspada! AS Rencanakan...
Waspada! AS Rencanakan Perang yang Lebih Luas dengan Iran
Saat Banyak Orang Bermigrasi...
Saat Banyak Orang Bermigrasi ke Berlin, tapi 288.000 Warga Jerman Justru Pilih Tinggalkan Negaranya
Zelensky Ditekan untuk...
Zelensky Ditekan untuk Pecat Jenderal Tertinggi Ukraina di Tengah Perang Melawan Rusia
Khalil al-Hayya Jadi...
Khalil al-Hayya Jadi Pemimpin Hamas, Perjuangan Gaza Makin Konfrontatif atau Pragmatis?
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved