Intelijen AS Sebut Rusia Kobarkan Kerusuhan di Moldova

Minggu, 12 Maret 2023 - 15:50 WIB
loading...
Intelijen AS Sebut Rusia...
Intelijen AS Sebut Rusia Kobarkan Kerusuhan di Moldova. FOTO/Reuters
A A A
WASHINGTON - Para pejabat intelijen Amerika Serikat (AS) telah menetapkan bahwa orang-orang yang memiliki hubungan dengan intelijen Rusia berencana melakukan protes dengan harapan menggulingkan pemerintah Moldova, menurut Gedung Putih.

Seperti dilaporkan AP, juru bicara Dewan Keamanan Nasional Gedung Putih, John Kirby mengatakan, data intelijen menunjukkan bahwa para aktor, beberapa terkait dengan intelijen Rusia, berusaha untuk menggelar dan menggunakan protes di Moldova sebagai dasar untuk mengobarkan pemberontakan terhadap pemerintah baru Moldova yang pro-Barat.

Baca juga: Moldova Tutup Wilayah Udara di Tengah Kekhawatiran Kudeta oleh Rusia

Kirby mengatakan, intelijen menunjukkan bahwa aktor Rusia lainnya akan memberikan pelatihan dan membantu pecahnya demonstrasi di Moldova, yang diberikan status kandidat Uni Eropa pada bulan Juni.

Publikasi dugaan operasi jahat oleh Moskow di Moldova hanyalah contoh terbaru dari pemerintahan Biden yang melonggarkan pembatasan dan membuat temuan intelijen publik selama perang sengit di Ukraina.

Pemerintah Biden menyatakan ingin menyoroti rencana untuk misinformasi Rusia dan aktivitas lainnya, sehingga sekutu tetap mengetahui niat Moskow dan Rusia berpikir dua kali sebelum melakukan operasi.

“Karena Moldova terus berintegrasi dengan Eropa, kami yakin Rusia sedang mengejar opsi untuk melemahkan pemerintah Moldova, mungkin dengan tujuan akhir melihat pemerintahan yang lebih bersahabat dengan Rusia di ibu kota,” kata Kirby.

Baca juga: Takut Jadi Korban Rudal Rusia, Maskapai Eropa Hentikan Penerbangan ke Moldova

Kirby juga menunjuk pada upaya baru-baru ini oleh Rusia yang katanya dimaksudkan untuk menyebarkan disinformasi tentang stabilitas keseluruhan Moldova. Dia menunjuk secara khusus pada klaim Kementerian Pertahanan Rusia bulan lalu, bahwa Ukraina telah merencanakan untuk menyerang Transnistria, wilayah separatis yang didukung Moskow di Moldova.

Dia menyebut tindakan itu "tidak berdasar, salah," dan mengatakan klaim semacam itu "menciptakan alarm yang tidak berdasar". Gedung Putih merilis intelijen tak lama sebelum Biden dijadwalkan bertemu dengan Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen.

Dalam beberapa pekan terakhir, beberapa protes anti-pemerintah telah diadakan di ibu kota, Chisinau, yang diorganisir oleh sebuah kelompok yang menamakan dirinya Gerakan untuk Rakyat dan didukung oleh anggota Partai Shor yang bersahabat dengan Rusia di Moldova.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
Demi Wujudkan Perdamaian...
Demi Wujudkan Perdamaian dengan Iran, AS Terus Tekan Israel
Wabah Flu Serang Pangkalan...
Wabah Flu Serang Pangkalan AS, 159 Tentara Jatuh Sakit
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG Indonesia
Marahnya Warga Israel...
Marahnya Warga Israel atas Kesepakatan AS-Iran: Kami Dikhianati Trump, Ini Kesalahan Besar
Zelensky Ancam Serang...
Zelensky Ancam Serang Belarusia, Perang Rusia-Ukraina Bisa Meluas
Mengapa Proyek Tank...
Mengapa Proyek Tank MGCS Eropa Berisiko Gagal?
Kematian Akibat Wabah...
Kematian Akibat Wabah Ebola di RD Kongo Tembus 200 Orang
Ini Alasan Trump Ingin...
Ini Alasan Trump Ingin Buru-Buru Teken Perjanjian Damai dengan Iran
Rekomendasi
Festival Anak Pancasila...
Festival Anak Pancasila 2026 Perkuat Karakter Kebangsaan Generasi Muda
Puji Kepemimpinan Wali...
Puji Kepemimpinan Wali Kota Agustina, Hendardji Soepandji: Budaya Semarang Kian Kuat dan Harmonis
Vasanta Kembangkan Hunian...
Vasanta Kembangkan Hunian Suburban Berkonsep Alam
Berita Terkini
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
JD Vance: Iran dan AS...
JD Vance: Iran dan AS Bekerja Sama Mewujudkan Perdamaian dan Kemakmuran di Timur Tengah
Iran Gunakan Senjata...
Iran Gunakan Senjata Ampuh dalam Negosiasi di Swiss, Apa Itu?
Selain Ingin Perang...
Selain Ingin Perang di Lebanon Berakhir, Iran Klaim Tak Ingin Kembangkan Senjata Nuklir
Demi Wujudkan Perdamaian...
Demi Wujudkan Perdamaian dengan Iran, AS Terus Tekan Israel
Meski Menang dalam Negosiasi...
Meski Menang dalam Negosiasi dan Perang, Iran: Kita Selalu Hati-hati
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved