Moldova Tutup Wilayah Udara di Tengah Kekhawatiran Kudeta oleh Rusia
Rabu, 15 Februari 2023 - 00:36 WIB
loading...
Moldova menutup wilayah udaranya di tengah kekhawatiran akan kudeta yang diatur oleh Rusia. Foto/Andrei Mardari via REUTERS
A
A
A
CHISINAU - Moldova , pada Selasa (14/2/2023), telah menutup sementara wilayah udaranya di tengah kekhawatiran terjadi kudeta terhadap pemerintah setempat yang diatur oleh Rusia .
Penutupan wilayah udara itu diungkap maskapai nasional negara itu, hanya beberapa jam setelah Rusia menolak klaim bahwa pihaknya berencana untuk menggulingkan pemerintah Moldova.
Maskapai Air Moldova mengumumkan penutupan wilayah udara di Facebook sekitar pukul 14.00 siang waktu setempat, sebelum mengeluarkan pembaruan pada pukul 15.17 yang mengatakan bahwa wilayah udara telah dibuka kembali.
"Penumpang yang terhormat, saat ini wilayah udara Republik Moldova ditutup. Kami menunggu dimulainya kembali penerbangan," bunyi pengumuman Air Moldova di Facebook.
"Pembaruan—Wilayah udara telah dibuka!" bunyi pengumuman maskapai itu tak lama kemudian.
Baca juga: Gara-gara Tembakan Rudal Rusia, PM Moldova Mengundurkan Diri
Sumber di Bandara Internasional Chisinau mengatakan kepada Reuters bahwa ruang udara negara itu ditutup sementara karena masalah keamanan.
Penutupan wilayah udara itu diungkap maskapai nasional negara itu, hanya beberapa jam setelah Rusia menolak klaim bahwa pihaknya berencana untuk menggulingkan pemerintah Moldova.
Maskapai Air Moldova mengumumkan penutupan wilayah udara di Facebook sekitar pukul 14.00 siang waktu setempat, sebelum mengeluarkan pembaruan pada pukul 15.17 yang mengatakan bahwa wilayah udara telah dibuka kembali.
"Penumpang yang terhormat, saat ini wilayah udara Republik Moldova ditutup. Kami menunggu dimulainya kembali penerbangan," bunyi pengumuman Air Moldova di Facebook.
"Pembaruan—Wilayah udara telah dibuka!" bunyi pengumuman maskapai itu tak lama kemudian.
Baca juga: Gara-gara Tembakan Rudal Rusia, PM Moldova Mengundurkan Diri
Sumber di Bandara Internasional Chisinau mengatakan kepada Reuters bahwa ruang udara negara itu ditutup sementara karena masalah keamanan.
Lihat Juga :