Mana Lebih Menakutkan, Rudal Hipersonik China atau Rusia? Ini Kata Intel AS
Sabtu, 11 Maret 2023 - 21:40 WIB
loading...
A
A
A
"Ini berlaku untuk rudal konvensional dan nuklir," tambahnya.
Dikatakan Freisthler, China telah melakukan sejumlah uji coba rudal hipersonik, termasuk yang melibatkan rudal balistik jarak menengah DF-17. Proyektil ini, katanya, memiliki muatan kendaraan luncur hipersonik dan perkiraan jangkauan setidaknya 1.600 km, memungkinkannya mencapai pasukan militer AS di Pasifik Barat.
"Rudal DF-17 mungkin telah diterjunkan pada awal tahun 2020," duga pejabat itu.
Baca Juga: Kapal Perang Rusia dengan Rudal Hipersonik Tiba di Afrika Selatan, Berlatih dengan China
Adapun Rusia, Freisthler mencatat bahwa mereka telah mengerahkan tiga sistem rudal hipersonik – rudal peluncuran udara berkemampuan nuklir Kinzhal, kendaraan luncur jarak strategis Avangard, dan rudal jelajah anti-kapal Zircon.
Rudal hipersonik bergerak dengan kecepatan tinggi dan memiliki kemampuan manuver yang tinggi, yang membuatnya sangat sulit untuk dicegat.
Dikatakan Freisthler, China telah melakukan sejumlah uji coba rudal hipersonik, termasuk yang melibatkan rudal balistik jarak menengah DF-17. Proyektil ini, katanya, memiliki muatan kendaraan luncur hipersonik dan perkiraan jangkauan setidaknya 1.600 km, memungkinkannya mencapai pasukan militer AS di Pasifik Barat.
"Rudal DF-17 mungkin telah diterjunkan pada awal tahun 2020," duga pejabat itu.
Baca Juga: Kapal Perang Rusia dengan Rudal Hipersonik Tiba di Afrika Selatan, Berlatih dengan China
Adapun Rusia, Freisthler mencatat bahwa mereka telah mengerahkan tiga sistem rudal hipersonik – rudal peluncuran udara berkemampuan nuklir Kinzhal, kendaraan luncur jarak strategis Avangard, dan rudal jelajah anti-kapal Zircon.
Rudal hipersonik bergerak dengan kecepatan tinggi dan memiliki kemampuan manuver yang tinggi, yang membuatnya sangat sulit untuk dicegat.
Lihat Juga :