Profil Salome Zourabichvili, Presiden Georgia yang Dukung Demo Rakyat Tolak RUU Agen Asing
Kamis, 09 Maret 2023 - 20:14 WIB
loading...
Presiden Georgia Salome Zurabichvili mendukung demo rakyatnya yang menolak RUU agen asing. Foto/REUTERS
A
A
A
JAKARTA - Presiden Georgia Salome Zurabichvili jadi sorotan media setempat setelah mendukung demo rakyatnya dalam menentang rancangan undang-undang (RUU) terkait agen asing.
Zourabichvili berbicara kepada para pengunjuk rasa di Tbilisi dari New York pada Selasa, 7 Maret 2023.
"Saya berbicara kepada Anda, mereka yang berkumpul malam ini di Rustaveli, tempat saya juga sering berdiri. Tapi sekarang saya berdiri di New York. Itu adalah simbol dari apa yang selalu diperjuangkan Georgia, dan mengapa kami terus berjuang hari ini. Saya bersama Anda, karena Anda mewakili Georgia yang merdeka sekarang,” katanya, seperti dikutip kantor berita TASS.
Demonstrasi masyarakat di Tbilisi ini memprotes RUU kontroversial bergaya Rusia. RUU ini akan mengklasifikasikan kelompok dan media oposisi sebagai "agen asing" bila menerima dana dari luar negeri.
Baca juga: Georgia Rusuh, Demonstran Tolak RUU Agen Asing Bergaya Rusia
Inisiatif untuk mengabadikan konsep agen asing dalam aturan ini telah menimbulkan kritik serius baik oleh oposisi Georgia maupun politisi Barat.
Zourabichvili berbicara kepada para pengunjuk rasa di Tbilisi dari New York pada Selasa, 7 Maret 2023.
"Saya berbicara kepada Anda, mereka yang berkumpul malam ini di Rustaveli, tempat saya juga sering berdiri. Tapi sekarang saya berdiri di New York. Itu adalah simbol dari apa yang selalu diperjuangkan Georgia, dan mengapa kami terus berjuang hari ini. Saya bersama Anda, karena Anda mewakili Georgia yang merdeka sekarang,” katanya, seperti dikutip kantor berita TASS.
Demonstrasi masyarakat di Tbilisi ini memprotes RUU kontroversial bergaya Rusia. RUU ini akan mengklasifikasikan kelompok dan media oposisi sebagai "agen asing" bila menerima dana dari luar negeri.
Baca juga: Georgia Rusuh, Demonstran Tolak RUU Agen Asing Bergaya Rusia
Inisiatif untuk mengabadikan konsep agen asing dalam aturan ini telah menimbulkan kritik serius baik oleh oposisi Georgia maupun politisi Barat.
Lihat Juga :