Pentagon Coba Sesuaikan Rudal AS dengan Jet Tempur Ukraina Era Soviet

Kamis, 09 Maret 2023 - 08:17 WIB
loading...
Pentagon Coba Sesuaikan...
Jet tempur MiG-29 masih digunakan juga oleh militer Polandia. Foto/REUTERS/Peter Andrews
A A A
WASHINGTON - Pentagon sedang mencari kemungkinan memasang rudal buatan Amerika Serikat (AS) pada jet tempur MiG era Soviet, yang digunakan Ukraina dalam konfliknya dengan Rusia.

Dua pejabat Departemen Pertahanan dan orang lain yang mengetahui masalah tersebut mengatakan hal itu kepada Politico.

“Senjata-senjata itu adalah rudal udara-ke-udara jarak menengah (AMRAAM) canggih AIM-120, yang dirancang untuk ditembakkan oleh pesawat Barat, termasuk F-16, dan memiliki jangkauan lebih dari 100 km (62 mil),” ungkap laporan Politico pada Selasa (7/3/2023).

Namun, sumber mencatat tantangan yang ditimbulkan oleh proses integrasi, karena perbedaan signifikan antara teknologi AS dan Soviet.

Baca juga: Tentara SAS Inggris Menyamar Dealer Senjata, Jelajah Dunia Cari Artileri untuk Ukraina

“Masalah utama adalah rudal dan pesawat tidak dapat berbicara satu sama lain,” ungkap mereka.

Sumber itu menjelaskan, untuk melepaskan tembakan, radar pesawat harus menemukan target dan kemudian mengarahkan proyektil ke dekatnya.

“Masalah yang sedang dikerjakan Pentagon adalah: Bagaimana Anda memasang benda ini? Bisakah Anda membuat semua perangkat elektronik di pesawat berbicara dengan benda yang tidak dimaksudkan untuk diluncurkan ini?” ujar salah seorang pejabat.

Baca juga: Kuda Pacu Milik Pemimpin Chechnya Dicuri di Uni Eropa, Kadyrov Marah dan Sedih

Sumber tersebut menunjukkan ada kekhawatiran Kiev kehabisan pertahanan udara karena pasukan Rusia melanjutkan serangan rudal terhadap militer Ukraina dan infrastruktur energi.

Tak hanya itu, Rusia juga mengirimkan balon umpan dengan reflektor radar untuk menghabiskan stok rudal Ukraina.

“Jika Pentagon berhasil menggabungkan AMRAAM dan MiG, ini akan menandai pertama kalinya AS memberikan pesawat Ukraina kemampuan menembakkan rudal udara-ke-udara,” tulis Politico.

AS dan sekutunya sejauh ini enggan memenuhi tuntutan terus-menerus dari Ukraina untuk pesawat tempur Barat.

“Saya mengesampingkannya untuk saat ini,” papar Presiden AS Joe Biden pada akhir Februari ketika ditanya tentang kemungkinan mempersenjatai Ukraina dengan jet tempur Amerika.

“Pemimpin Ukraina Volodymyr Zelensky tidak membutuhkan F-16 sekarang. Tidak ada dasar yang menjadi alasan, menurut militer kami, sekarang, untuk menyediakan F-16,” ungkap Biden.

Rusia telah memperingatkan pengiriman senjata jarak jauh yang lebih canggih ke Ukraina oleh AS dan sekutunya dapat melewati “garis merah”, yang akan menyebabkan eskalasi besar.

Menurut Moskow, pasokan senjata, pembagian intelijen, dan pelatihan yang diberikan kepada pasukan Kiev secara de facto telah membuat negara-negara Barat menjadi pihak dalam konflik tersebut.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Badan Intelijen AS Peringatkan...
Badan Intelijen AS Peringatkan Israel Bisa Sabotase Kesepakatan Perdamaian AS-Iran
Trump Klaim Tidak Ada...
Trump Klaim Tidak Ada Batasan pada Kekuasaannya
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Swiss Ungkap Perundingan...
Swiss Ungkap Perundingan AS-Iran Tidak Jadi Digelar, Wapres Vance Batalkan Perjalanan
Kecaman Wapres AS ke...
Kecaman Wapres AS ke Israel Makin Pedas: Senjatamu Dibayar dengan Uang Pajak Amerika!
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
Serangan Rusia Tewaskan...
Serangan Rusia Tewaskan 9 Orang di Ukraina, Katedral Bersejarah Kyiv Terbakar
Perwira Militer Israel...
Perwira Militer Israel yang Tewas Dibom di Lebanon Ternyata Pembunuh Bocah Gaza Hind Rajab
Rekomendasi
Baterai Menyatu Rangka,...
Baterai Menyatu Rangka, Jok Jadi Kasur, Layar Dasbor 2.5K, Leapmotor B10 SUV China Rasa Eropa
Vinicius Moncer, Brasil...
Vinicius Moncer, Brasil Gunduli Haiti 3-0
Konser BTS Jakarta 2026...
Konser BTS Jakarta 2026 Jadi 3 Hari, Pramono Sebut Berdampak Besar bagi Ekonomi
Berita Terkini
Starmer Didesak Mundur...
Starmer Didesak Mundur dari Jabatan Perdana Menteri Inggris
PM Australia Ungkap...
PM Australia Ungkap Pengiriman BBM Baru, Ancaman di Selat Hormuz Masih Moderat
Pasukan Israel Gagal...
Pasukan Israel Gagal Ambil Tank Komandan yang Gugur di Lebanon Selatan
Batalyon Israel Pembunuh...
Batalyon Israel Pembunuh Hind Rajab Dapat Pukulan Keras di Lebanon Selatan
Badan Intelijen AS Peringatkan...
Badan Intelijen AS Peringatkan Israel Bisa Sabotase Kesepakatan Perdamaian AS-Iran
Trump Klaim Tidak Ada...
Trump Klaim Tidak Ada Batasan pada Kekuasaannya
Infografis
6 Strategi Iran Memperpanjang...
6 Strategi Iran Memperpanjang Durasi Perang dengan AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved