Intelijen AS: Kelompok Pro-Ukraina Dalang Pemboman Nord Stream

Rabu, 08 Maret 2023 - 04:39 WIB
loading...
Intelijen AS: Kelompok...
Intelijen AS menyebut kelompok pro-Ukraina dalang pemboman pipa gas Nord Stream. Foto/CNN
A A A
WASHINGTON - Pejabat Amerika Serikat (AS) mengatakan informasi intelijen terbaru menunjukkan kelompok pro-Ukraina berada di balik serangan sabotase pada pipa Nord Stream tahun lalu. Begitu laporan media AS, New York Times (NYT), mengutip pejabat yang tidak disebutkan namanya.

Para pejabat mengatakan kepada NYT bahwa tidak ada indikasi Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky atau letnan utamanya terlibat dalam operasi tersebut atau siapa pun yang bertanggung jawab bertindak atas arahan pemerintah Ukraina.

Misteri telah berputar antara Washington, London, Kiev hingga Moskow tentang siapa yang mungkin bertanggung jawab atas ledakan di sepanjang pipa yang dirancang untuk membawa gas Rusia ke Jerman di bawah Laut Baltik itu.

Baca Juga: Seymour Hersh Ungkap Alasan AS Ledakkan Pipa Nord Stream Rusia

Proyek infrastruktur bernilai miliaran dolar itu telah lama dikecam oleh Barat sebagai ancaman keamanan nasional yang memungkinkan Moskow menjual gas dengan lebih mudah ke Eropa.

Menurut NYT, tinjauan intelijen yang baru dikumpulkan menunjukkan para pelaku kemungkinan adalah lawan dari Presiden Rusia Vladimir Putin, tetapi tidak menyebutkan anggota kelompok, atau siapa yang mengarahkan atau membayar operasi tersebut.

"Pejabat AS yang meninjau intelijen mengatakan bahwa tidak ada kesimpulan tegas" tentang serangan itu, membiarkan terbuka kemungkinan bahwa operasi itu mungkin dilakukan di luar pembukuan oleh pasukan proksi yang memiliki hubungan dengan pemerintah Ukraina atau dinas keamanannya," NYT melaporkan seperti dikutip dari Fox News, Rabu (8/3/2023).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Ungkap Proyektil...
Iran Ungkap Proyektil AS Hantam Tongkang Kargo Iran di Lepas Pantai Oman
Iran Serang Pangkalan...
Iran Serang Pangkalan Yordania Markas Jet Tempur Siluman F-35, F-15, dan F-16 AS
India Protes setelah...
India Protes setelah Kapal Minyak Pembawa 24 Warganya Dihantam Rudal AS di Dekat Oman
AS Tolak Masuk Wasit...
AS Tolak Masuk Wasit Piala Dunia Omar Artan, Alasannya Terlibat Organisasi Teroris
Pertama Kalinya, Taiwan...
Pertama Kalinya, Taiwan Tembakkan Puluhan Rudal HIMARS Amerika ke Arah China
Trump: 49 Rudal Tomahawk...
Trump: 49 Rudal Tomahawk Gempur Iran, AS Akan Bombardir Habis-habisan
Seperempat Laga Piala...
Seperempat Laga Piala Dunia 2026 Berisiko Tinggi
Diduga Drone Laut Ukraina...
Diduga Drone Laut Ukraina Meledak di Pelabuhan Rumania
Diserang AS Lagi, Iran...
Diserang AS Lagi, Iran Tutup Selat Hormuz Tembak 2 Kapal Tanker
Rekomendasi
Cegah Korupsi, Mendagri...
Cegah Korupsi, Mendagri Usul Kepala Daerah Dapat Persenan dari PAD
OTT BPK, KPK: Ada Permintaan...
OTT BPK, KPK: Ada Permintaan Fee Rp1,6 Miliar untuk Ubah Hasil Audit di Muara Enim
Paula Verhoeven Dicecar...
Paula Verhoeven Dicecar 30 Pertanyaan soal Kasus Hanania Group, Ini Pengakuannya!
Berita Terkini
Hamas Kutuk Otoritas...
Hamas Kutuk Otoritas Palestina karena Koordinasi Keamanan dengan Israel
Didanai Maroko, Nikah...
Didanai Maroko, Nikah Massal Digelar untuk 40 Warga Gaza Penyandang Disabilitas dan Cedera
Iran Ungkap Proyektil...
Iran Ungkap Proyektil AS Hantam Tongkang Kargo Iran di Lepas Pantai Oman
Iran Serang Pangkalan...
Iran Serang Pangkalan Yordania Markas Jet Tempur Siluman F-35, F-15, dan F-16 AS
India Protes setelah...
India Protes setelah Kapal Minyak Pembawa 24 Warganya Dihantam Rudal AS di Dekat Oman
AS Tolak Masuk Wasit...
AS Tolak Masuk Wasit Piala Dunia Omar Artan, Alasannya Terlibat Organisasi Teroris
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved