Spanyol Desak AS Angkut Tanah Tempat 4 Bom Hidrogen Dijatuhkan Pesawat B-52
Selasa, 07 Maret 2023 - 10:24 WIB
loading...
A
A
A
Tuntutan itu adalah babak terbaru dalam kisah yang ditelusuri kembali ke Januari 1966 ketika sebuah pesawat pengebom B-52 AS yang sarat dengan senjata nuklir bertabrakan dengan sebuah pesawat tanker selama operasi pengisian bahan bakar udara di lepas pantai Almeria, Spanyol. Tujuh dari 11 awak pesawat tewas.
Empat bom hidrogen jatuh dari B-52; satu kemudian ditemukan utuh di Mediterania sementara tiga lainnya jatuh di darat dekat desa pesisir Palomares.
Meskipun bom tidak meledak, dua detonator berisi plutonium meledak, menyebarkan 7 pon plutonium-239 radioaktif ke seluruh lanskap.
AS mengirim sekitar 1.600 prajurit ke lokasi kecelakaan untuk memulihkan senjata dan membersihkan kontaminasi. Sekitar 1.400 ton tanah yang terkontaminasi dikirim ke sebuah fasilitas di Carolina Selatan.
Kedua negara sangat ingin mengecilkan tabrakan, yang terjadi selama puncak Perang Dingin dan saat Spanyol berada dalam cengkeraman kediktatoran Francisco Franco.
Baca juga: China: Amerika Serikat Ancaman Nuklir Utama di Dunia!
Di tengah kekhawatiran bahwa risiko kontaminasi radioaktif akan membahayakan industri pariwisata negara yang sedang berkembang, menteri pariwisata Spanyol saat itu dan duta besar AS berenang di laut lepas pantai Palomares yang dipublikasikan secara luas dalam minggu-minggu setelah insiden tersebut.
Empat bom hidrogen jatuh dari B-52; satu kemudian ditemukan utuh di Mediterania sementara tiga lainnya jatuh di darat dekat desa pesisir Palomares.
Meskipun bom tidak meledak, dua detonator berisi plutonium meledak, menyebarkan 7 pon plutonium-239 radioaktif ke seluruh lanskap.
AS mengirim sekitar 1.600 prajurit ke lokasi kecelakaan untuk memulihkan senjata dan membersihkan kontaminasi. Sekitar 1.400 ton tanah yang terkontaminasi dikirim ke sebuah fasilitas di Carolina Selatan.
Kedua negara sangat ingin mengecilkan tabrakan, yang terjadi selama puncak Perang Dingin dan saat Spanyol berada dalam cengkeraman kediktatoran Francisco Franco.
Baca juga: China: Amerika Serikat Ancaman Nuklir Utama di Dunia!
Di tengah kekhawatiran bahwa risiko kontaminasi radioaktif akan membahayakan industri pariwisata negara yang sedang berkembang, menteri pariwisata Spanyol saat itu dan duta besar AS berenang di laut lepas pantai Palomares yang dipublikasikan secara luas dalam minggu-minggu setelah insiden tersebut.
Lihat Juga :