Simulasikan Invasi China, Dua Awak Helikopter Taiwan Terbunuh
Jum'at, 17 Juli 2020 - 10:21 WIB
loading...
A
A
A
Taipei telah hidup dengan ancaman invasi oleh China sejak kedua belah pihak berpisah pada tahun 1949 setelah perang saudara.
Dalam beberapa dekade terakhir ini Taipei menyadari bahwa pihaknya semakin kalah dalam hal jumlah pasukan dan kekuatan lain dari Tentara Pembebasan Rakyat (PLA) China yang sangat besar.
Beijing telah menumpuk tekanan militer, ekonomi dan diplomatik terhadap Taiwan sejak Presiden Tsai Ing-wen berkuasa pada 2016 karena dia menolak untuk mengakui bahwa pulau itu adalah bagian dari prinsip "satu China" yang diberlakukan Beijing.
Tsai memenangkan kembali pemilu pada Januari lalu yang diawasi China.
Tahun lalu Presiden China Xi Jinping memberikan pidato khusus tentang Taiwan, dengan mengeluarkan peringatan bahwa penyatuan pulau itu dengan China akan terjadi ke depan.
Dalam beberapa dekade terakhir ini Taipei menyadari bahwa pihaknya semakin kalah dalam hal jumlah pasukan dan kekuatan lain dari Tentara Pembebasan Rakyat (PLA) China yang sangat besar.
Beijing telah menumpuk tekanan militer, ekonomi dan diplomatik terhadap Taiwan sejak Presiden Tsai Ing-wen berkuasa pada 2016 karena dia menolak untuk mengakui bahwa pulau itu adalah bagian dari prinsip "satu China" yang diberlakukan Beijing.
Tsai memenangkan kembali pemilu pada Januari lalu yang diawasi China.
Tahun lalu Presiden China Xi Jinping memberikan pidato khusus tentang Taiwan, dengan mengeluarkan peringatan bahwa penyatuan pulau itu dengan China akan terjadi ke depan.
Lihat Juga :