Tak Ada yang Gratis! Ukraina Diperingatkan Harus Bayar untuk Senjata Barat

Kamis, 02 Maret 2023 - 01:01 WIB
loading...
Tak Ada yang Gratis!...
Asisten Menteri Pertahanan Amerika Serikat (AS) untuk Urusan Keamanan Internasional, Celeste Wallander. Foto/dod
A A A
WASHINGTON - Ukraina pada akhirnya harus membayar beberapa senjata yang diterimanya dari pendukung Baratnya.

Peringatan itu diungkapkan Asisten Menteri Pertahanan Amerika Serikat (AS) untuk Urusan Keamanan Internasional, Celeste Wallander, kepada Kongres pada Selasa (28/2/2023).

Berbicara di sidang Komite Alokasi DPR, Michael Garcia (Partai Republik California) mengatakan akan penting bagi AS untuk memulai penjualan militer asing ke Ukraina, daripada memberikan senjata gratis kepada Kiev, mengklaim bahwa itu “akan pergi jauh dengan para pembayar pajak Amerika.”

Wallander menjawab meskipun orang Ukraina sebenarnya telah membeli beberapa senjata sendiri, mereka "belum melakukan pengadaan dalam jumlah besar dari perusahaan Amerika".

“Mereka tidak memiliki skala kemampuan dalam anggaran mereka saat ini… tetapi merupakan poin yang sangat bagus bahwa kita juga perlu mentransisikan mereka untuk memulai perencanaan pengeluaran pertahanan mereka sendiri serta segala hal lain yang akan kita lakukan untuk mendukung mereka,” papar dia.

Baca juga: Angkatan Udara AS Pecat 6 Staf Pangkalan Nuklir Utama, Ini Sebabnya

Sejak dimulainya konflik Ukraina lebih dari satu tahun yang lalu, AS telah memberikan lebih dari USD31,7 miliar bantuan keamanan untuk mendukung Kiev, termasuk tank M1 Abrams, ratusan senjata artileri, dan ribuan sistem anti-pesawat.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Meski Sekutu Sejati,...
Meski Sekutu Sejati, Mengapa Pentagon Tingkatkan Ancaman Mata-mata Israel ke Tingkat Tertinggi?
140 Drone Ukraina Hajar...
140 Drone Ukraina Hajar St Petersburg, Rusia: Serangan Ini Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
Negara Anggota NATO...
Negara Anggota NATO Ini Mengalami Kemandulan Kemampuan Militer Terburuk
Putin: Serangan Rudal...
Putin: Serangan Rudal Hipersonik Oreshnik Rusia terhadap Ukraina Hanya Tes, Belum Skala Penuh
Iran Merudal Kuwait...
Iran Merudal Kuwait dan Bahrain, Balas Pengeboman AS di Pulau Qeshm
Iran Tolak Gagasan Donald...
Iran Tolak Gagasan Donald Trump Bertemu Mojtaba Khamenei
Iran Berniat Kembangan...
Iran Berniat Kembangan Rudal Balistik Antarbenua biar Tambah Menakutkan
Putin: Rusia Siap Berkompromi...
Putin: Rusia Siap Berkompromi untuk Capai Perdamaian dengan Ukraina
Korut Lipat Gandakan...
Korut Lipat Gandakan Produksi Senjata Nuklir, Kim Jong Un: Ancaman Keamanan Memburuk!
Rekomendasi
Revisi UU Pemilu Belum...
Revisi UU Pemilu Belum Dibahas, Golkar Usul Prabowo Kumpulkan Ketum Parpol
Pemberangkatan Jemaah...
Pemberangkatan Jemaah Haji Gelombang Kedua dari Makkah Menuju Madinah Dimulai 7 Juni
Pemerintah Serahkan...
Pemerintah Serahkan SK Hutan Adat Jambi hingga Bali Seluas 1.175 Hektare
Berita Terkini
Selain Azerbaijan, Israel...
Selain Azerbaijan, Israel Kirim Pasukan ke UEA, Irak dan Somaliland selama Perang Iran
Meski Sekutu Sejati,...
Meski Sekutu Sejati, Mengapa Pentagon Tingkatkan Ancaman Mata-mata Israel ke Tingkat Tertinggi?
3 Fakta Bantahan Azerbaijan...
3 Fakta Bantahan Azerbaijan Terkait Wilayahnya Digunakan Israel dalam Perang Iran
3 Fakta Penembakan Bayi...
3 Fakta Penembakan Bayi Palestina Berusia 7 Bulan oleh Tentara Israel
Selalu Jadi Target Iran,...
Selalu Jadi Target Iran, Kuwait Beli Senjata Anti-Drone Senilai Rp36 Triliun dari AS
140 Drone Ukraina Hajar...
140 Drone Ukraina Hajar St Petersburg, Rusia: Serangan Ini Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
Infografis
Jerman Kehabisan Senjata...
Jerman Kehabisan Senjata untuk Dipasok ke Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved