Lukashenko: Belarusia dan China Tak Pernah Berniat Bekerja Lawan Negara Ketiga

Kamis, 02 Maret 2023 - 00:30 WIB
loading...
Lukashenko: Belarusia...
Presiden Belarusia Alexander Lukashenko bertemu Presiden China Xi Jinping di Beijing. Foto/theglobeandmail
A A A
BEIJING - Presiden Belarusia Alexander Lukashenko menggarisbawahi pentingnya hubungan dengan China untuk masa depan negaranya.

Lukashenko mengatakan, dalam mengejar hubungan yang lebih dekat, tidak ada negara yang berusaha melemahkan negara lain.

Komentar itu disampaikan pada Rabu (1/3/2023) selama perjalanan tiga hari ke China.

“Kami berharap Anda sukses, yang pragmatis bagi kami, karena jika China kuat, Belarusia akan kuat dan akan berkembang,” papar pemimpin Belarusia kepada Perdana Menteri China Li Keqiang dalam pertemuan di Beijing.

“Kami melihat situasi di panggung internasional. Dan kami memuji Anda atas kemajuan bijaksana yang Anda buat. Anda pergi dengan cara Anda, jangan meremehkan siapa pun, dan jangan terpicu oleh duri yang diarahkan orang-orang di China,” ujar Lukashenko.

Baca juga: Mantan Presiden Rusia Peringatkan Kiamat Nuklir Dipicu Barat

Dia menambahkan, “Ini benar-benar sejalan dengan semangat dan karakter orang China.”

“Minsk dan Beijing tidak memiliki arahan terlarang untuk kerja sama dan tidak pernah bermaksud untuk ... bekerja melawan negara ketiga, siapa pun mereka," tegas Lukashenko.

Dia sesumbar, perdagangan bilateral Belarusia-China ditetapkan mencapai USD6 miliar per tahun.

Dia mengatakan tujuan kunjungan tiga harinya adalah "menjabarkan cakrawala baru" dalam hubungan kedua negara.

Li mencatat hubungan antara kedua negara dibangun di atas dasar "saling menghormati, percaya, dan kerja sama yang saling menguntungkan" dan memiliki potensi untuk peningkatan lebih lanjut.

Belarusia, sekutu tradisional Rusia, memiliki keprihatinan yang sama dengan Moskow tentang perluasan NATO di Eropa.

Di tengah krisis keamanan di Ukraina, keduanya sepakat membentuk pasukan militer gabungan, langkah yang disebut-sebut sebagai cara melawan penumpukan militer blok pimpinan AS di Polandia dan negara-negara Baltik.

China adalah mitra strategis Rusia. Meski Beijing mengkritik Moskow karena mengirim pasukan ke Ukraina, China menyalahkan AS dan NATO karena memprovokasi krisis di peringkat pertama.

Beijing telah menentang desakan Washington dengan menolak menjatuhkan sanksi ekonomi pada Rusia.

AS mengklaim pada Februari bahwa Beijing sedang mempertimbangkan mengirim bantuan militer ke Rusia dan mengancam akan melakukan pembalasan atas tindakan tersebut. China telah membantah tuduhan Amerika.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menteri Perang AS Kecam...
Menteri Perang AS Kecam Negara-negara NATO: Menumpang Gratis, tapi Tolak Bantu Melawan Iran!
AS atau Iran yang Menang...
AS atau Iran yang Menang Perang? Ini Jawaban Mengejutkan 10 Pakar Militer
Senator Amerika Geram...
Senator Amerika Geram dengan Kesepakatan AS dan Iran: 'Juju Saja, Kita Menyerah'
Militer AS Telah Cabut...
Militer AS Telah Cabut Blokade Iran atas Perintah Trump
Mojtaba Khamenei: Iran...
Mojtaba Khamenei: Iran dan AS Capai Kesepakatan karena Trump Putus Asa
AS dan Iran Berdamai,...
AS dan Iran Berdamai, Wapres Amerika Berbalik Kecam Israel
Menkeu Purbaya: Panda...
Menkeu Purbaya: Panda Bond Indonesia Dapat Dukungan Penuh Bank Sentral China
MoU Ditandatangani,...
MoU Ditandatangani, Iran Nyatakan Kemenangan Atas AS
Ini Alasan Trump Ingin...
Ini Alasan Trump Ingin Buru-Buru Teken Perjanjian Damai dengan Iran
Rekomendasi
7.000 Massa Gelar Unjuk...
7.000 Massa Gelar Unjuk Rasa Dukung Pemerintahan Prabowo di Silang Monas
Blunder Kiper, Meksiko...
Blunder Kiper, Meksiko Tundukkan Korea Selatan di Piala Dunia 2026
Komentator Resmi Piala...
Komentator Resmi Piala Dunia 2026 Diinvestigasi usai Laga Timnas Iran vs Selandia Baru
Berita Terkini
Menteri Perang AS Kecam...
Menteri Perang AS Kecam Negara-negara NATO: Menumpang Gratis, tapi Tolak Bantu Melawan Iran!
AS atau Iran yang Menang...
AS atau Iran yang Menang Perang? Ini Jawaban Mengejutkan 10 Pakar Militer
Senator Amerika Geram...
Senator Amerika Geram dengan Kesepakatan AS dan Iran: 'Juju Saja, Kita Menyerah'
Militer AS Telah Cabut...
Militer AS Telah Cabut Blokade Iran atas Perintah Trump
Serangan Drone Terbesar...
Serangan Drone Terbesar Ukraina Membakar Kilang Minyak Moskow, Rusia Janji Balas Dendam
Mojtaba Khamenei: Iran...
Mojtaba Khamenei: Iran dan AS Capai Kesepakatan karena Trump Putus Asa
Infografis
Perbandingan Gaji Tentara...
Perbandingan Gaji Tentara AS dengan Rusia, China, dan Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved