Kepala Intelijen Ukraina Tak Melihat Tanda China Berniat Persenjatai Rusia

Rabu, 01 Maret 2023 - 16:00 WIB
loading...
Kepala Intelijen Ukraina...
Kepala Intelijen Ukraina Tak Melihat Tanda China Berniat Persenjatai Rusia. FOTO/Reuters
A A A
KIEV - Kepala intelijen militer Ukraina , Kyrylo Budanov, menepis klaim bahwa China sedang mempertimbangkan untuk memberikan senjata ke Rusia. Ia mengatakan kepada media Amerika Serikat (AS) bahwa dia tidak melihat "tanda-tanda bahwa hal-hal seperti itu bahkan sedang dibahas".

Sebelumnya, pejabat senior AS mengatakan baru-baru ini, bahwa mereka "yakin" China sedang mempertimbangkan pasokan peralatan mematikan ke Moskow, dengan kampanye tekanan diplomatik sedang dilakukan untuk mencegahnya melakukannya.

Baca juga: Ukraina Lancarkan Serangan Balik, Zelensky Klaim 800 Tentara Rusia Tewas

Tetapi ketika ditanya tentang kemungkinan itu dalam wawancara panjang dengan Voice of America yang diterbitkan pada hari Senin, Budanov menegaskan tidak setuju dengan pendapat tersebut.

“Sampai sekarang, saya kira China tidak akan menyetujui transfer senjata ke Rusia,” katanya. "Saya tidak melihat tanda-tanda bahwa hal-hal seperti itu bahkan sedang dibahas," lanjut Budanov, seperti dikutip dari AFP.

Awal bulan ini, Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken menyiarkan kekhawatiran Washington tentang potensi pengiriman senjata dalam pertemuan yang menegangkan dengan timpalannya dari China, dan direktur CIA mengatakan dalam sebuah wawancara pada hari Minggu bahwa dia yakin Beijing masih mempertimbangkan kemungkinan tersebut.

Selama kunjungan ke Kazakhstan, Blinken kembali mengatakan bahwa China harus mengetahui “implikasi dan konsekuensi” dari membantu Rusia di front militer. “China tidak bisa mendapatkan keduanya ketika menyangkut agresi Rusia di Ukraina,” kata Blinken kepada wartawan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rudal Ukraina Hancurkan...
Rudal Ukraina Hancurkan Pabrik Senjata Rusia
Pesawat Tabrak Gedung...
Pesawat Tabrak Gedung Tertinggi di China, 1 Jam Setelahnya Tampak Normal
Jet Tempur China dan...
Jet Tempur China dan Rusia Kompak Masuk ke Zona Pertahanan Udara Korsel
Ukraina Berusaha Rebut...
Ukraina Berusaha Rebut Kesempatan Pertama untuk Menang, tapi Kenapa Selalu Gagal?
Viral! Kebun Binatang...
Viral! Kebun Binatang China Cari Pemeran Beruang Hitam, Gajinya Rp263,6 Juta
Kerja Sama Yunani-China...
Kerja Sama Yunani-China Diperdebatkan, Legislator Tolak Status 'Mitra Lemah'
Panda Bond Akan Manfaatkan...
Panda Bond Akan Manfaatkan Skema LCT, Bisa Tambah Cadev USD50 Miliar
Kapal Penangkap Ikan...
Kapal Penangkap Ikan Tenggelam di Lepas Pantai Busan, 2 Awak Asal Indonesia Hilang
Venezuela Luluh Lantak...
Venezuela Luluh Lantak Diguncang 2 Gempa Dahsyat, Ini Pemicunya?
Rekomendasi
HGI Jakarta Domino Tournament...
HGI Jakarta Domino Tournament 2026, Ribuan Peserta Ramaikan Olahraga Pikiran
Bangun Integrasi Hukum...
Bangun Integrasi Hukum dan Seni Lewat Pustaka Nada
AEF/MANTENA Cup Jadi...
AEF/MANTENA Cup Jadi Ajang Persiapan Atlet Berkuda Indonesia Menuju Asian Games 2026
Berita Terkini
Pakar Militer Ini Ungkap...
Pakar Militer Ini Ungkap AS dan Iran Masih Berusaha Raih Klaim Kemenangan
Penasihat Mojtaba Khamenei:...
Penasihat Mojtaba Khamenei: Iran Akan Selalu Cepat dan Tegas Setiap Serangan AS
Rudal Ukraina Hancurkan...
Rudal Ukraina Hancurkan Pabrik Senjata Rusia
UEA Keluarkan Alarm...
UEA Keluarkan Alarm Rudal Iran, Beberapa Detik Kemudian Dicabut, Pemerintah Minta Maaf
Pesawat Tabrak Gedung...
Pesawat Tabrak Gedung Tertinggi di China, 1 Jam Setelahnya Tampak Normal
Jet Tempur China dan...
Jet Tempur China dan Rusia Kompak Masuk ke Zona Pertahanan Udara Korsel
Infografis
3 Alasan Ukraina Selalu...
3 Alasan Ukraina Selalu Didukung Barat dalam Melawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved