3 Hal Kontroversial yang Dilakukan ISIS, Nomor Terakhir Anggap Pemerkosaan Hal Biasa

Selasa, 28 Februari 2023 - 14:17 WIB
loading...
A A A
Selain ISIS, Taliban juga disebut melakukan penindasan terhadap Hazara.

Menurut laporan yang diungkap HRW (Human Right Watch), penindasan ISIS kepada Hazara dilakukan di berbagai tempat, mulai dari sekolah, masjid, dan tempat kerja.

Sejak Taliban menguasai Afghanistan pada Agustus 2021, afiliasi ISIS mengeklaim bertanggung jawab atas 13 serangan yang dilakukan kepada Hazara.

Peristiwa tersebut menewaskan 700 orang. ISIS juga melakukan hal kontroversial lain dengan mengakui sebagai dalang atas serangan terkoordinasi di 80 kota di seluruh dunia. Jumlah korban jiwa yang tercatat mencapai lebih dari 350 orang.

2. Rencana Pembunuhan Warga AS

Simpatisan ISIS di Eropa dan Amerika Serikat (AS) mendapat perintah untuk membunuh masyarakat Barat pada tahun 2016 silam.

Seruan itu dikatakan oleh pimpinan ISIS, Abu Bakr Al-Baghdadi. Melalui pesan audio selama 31 menit, Al-Baghdadi mengatakan pembunuhan itu dapat dilakukan di bulan Ramadan.

Rencana kontroversial lain yang belakangan diketahui adalah, ISIS berniat untuk melakukan pembunuhan terhadap mantan Presiden AS, George W Bush.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
4 Fakta Pembunuhan WNI...
4 Fakta Pembunuhan WNI di Hokkaido, Tersangka Sudah Berniat Habisi Korban
Kepala FSB Rusia: Barat...
Kepala FSB Rusia: Barat akan Kerahkan ISIS Suriah dalam Perang Melawan Iran
Prancis Buka Penyelidikan...
Prancis Buka Penyelidikan Pembunuhan Khashoggi usai Ada Pengaduan terhadap Mohammed bin Salman
Israel Gugat New York...
Israel Gugat New York Times karena Ungkap Tentara Zionis Perkosa Tahanan Palestina Secara Brutal
7 Alasan Penjagaan Putin...
7 Alasan Penjagaan Putin Diperketat, dari Konflik Elite Moskow hingga Kudeta MIliter
Dunia Marah pada Festival...
Dunia Marah pada 'Festival Pemerkosaan' Ini: Sekelompok Pria Telanjangi Perempuan di Siang Bolong
Kasus Pembunuhan Balita...
Kasus Pembunuhan Balita di Bekasi, Polisi Tetapkan Paman Jadi Tersangka
Swiss Gelar Referendum...
Swiss Gelar Referendum untuk Batasi Populasi hingga 10 Juta Jiwa
Pesawat Militer India...
Pesawat Militer India Jatuh Tewaskan 5 Prajurit AU, Kopilot Selamat
Rekomendasi
PKB Jabar Fest, Gus...
PKB Jabar Fest, Gus Muhaimin: Kita Tak Butuh Pemimpin Pencitraan
Bintang Ghana Thomas...
Bintang Ghana Thomas Partey Dilarang Masuk Kanada Buntut Kasus Pelecehan Seksual
Hasil Piala Dunia 2026:...
Hasil Piala Dunia 2026: Belanda vs Jepang 2-2, Kamada Buyarkan Kemenangan De Oranje
Berita Terkini
AS dan Iran Capai Kesepakatan,...
AS dan Iran Capai Kesepakatan, Perang Berakhir
Warga China dan Rusia...
Warga China dan Rusia Berlomba Melahirkan Bayi di AS demi Status Kewarganegaraan
Perjanjian Damai Iran...
Perjanjian Damai Iran Jadi Kekalahan Paling Memalukan bagi AS, Ini 3 Alasannya
Setelah 4 Bulan Berperang,...
Setelah 4 Bulan Berperang, Ini 7 Hal yang Membuat Iran Lebih Kuat
Berlatih di Tijuana,...
Berlatih di Tijuana, Timnas Iran Dikawal 300 Pasukan Elite Meksiko
Jika Dicairkan, Aset...
Jika Dicairkan, Aset Beku Iran Jadi Oksigen Segar untuk Kebangkitan Ekonomi Iran
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved