Polandia Pilih Perusahaan AS untuk Bangun Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir Pertama

Sabtu, 25 Februari 2023 - 05:15 WIB
loading...
Polandia Pilih Perusahaan...
Pembangkit Listrik Belchatow, pembangkit listrik tenaga batu bara terbesar di Eropa yang dioperasikan PGE Group, di dekat Belchatow, Polandia. Foto/REUTERS/Kacper Pempel
A A A
WARSAWA - Polandia menandatangani kesepakatan dengan Westinghouse Electric Company untuk kerja sama pra-desain pada pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN) pertama Warsawa.

PLTN itu akan menggunakan teknologi perusahaan Amerika Serikat (AS) tersebut, menurut laporan Associated Press (AP) pekan ini.

Menurut AP, perjanjian itu ditandatangani Menteri Iklim dan Lingkungan Hidup Polandia Anna Moskwa dan Duta Besar AS untuk Polandia Mark Brzezinski saat kunjungan Presiden AS Joe Biden ke Warsawa.

Moskwa menyoroti pembangunan PLTN diharapkan akan dimulai pada tahun 2026, dengan fasilitas tersebut akan mulai memasok jaringan listrik Polandia pada tahun 2032.

Baca juga: PBB Kutuk Israel Pakai Senjata Peledak pada Warga Palestina dalam Serangan Nablus

Warsawa menerima tawaran AS untuk membangun pembangkit listrik itu pada bulan Oktober. Berdasarkan ketentuannya, investor asing harus menyediakan teknologi dan membantu pengelolaan dan pendanaan, dengan imbalan 49% saham dalam proyek tersebut.

Menteri Energi AS Jennifer Granholm mengusulkan proyek tersebut sebagai cara bagi Polandia untuk mengurangi emisi karbon dan menghapus batu bara.

Negara ini mendapatkan hampir 70% energinya dari batu bara hitam dan coklat serta telah berupaya merangkul energi terbarukan.

Warsawa menghentikan impor gas alam Rusia pada bulan April, dengan alasan konflik di Ukraina.

Satu pipa yang menyalurkan gas alam dari Norwegia diresmikan pada bulan September, hanya sehari sebelum pipa Nord Stream dari Rusia ke Jerman diledakkan.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rusia Alami Krisis BBM...
Rusia Alami Krisis BBM Akibat Serangan Efektif Drone Ukraina, Ini 4 Faktanya
Setelah Saling Serang,...
Setelah Saling Serang, AS dan Iran Sepakat Menahan Diri, Ternyata Ini Pemicunya!
10 Kali Amerika Serikat...
10 Kali Amerika Serikat dan Iran Duduk di Meja Perundingan, tapi Perang Terus Berlanjut, Ini Penyebabnya
Biden Sebut Trump Pencundang,...
Biden Sebut Trump Pencundang, Narsis, dan Sombong
Begini Cara Bos FIFA...
Begini Cara Bos FIFA Gunakan Geopolitik di Panggung Piala Dunia
Media Pro-IRGC: Iran...
Media Pro-IRGC: Iran Mutlak Harus Memiliki Bom Nuklir
Toyota dan Nissan Sebut...
Toyota dan Nissan Sebut Mobil yang Diproduksi di AS Berkualitas Lebih Rendah dari Jepang
Korban Tewas Gempa Dahsyat...
Korban Tewas Gempa Dahsyat Venezuela Mencapai 920 Orang, Pencarian Korban Masih Berlangsung
Duh, AS-Iran Saling...
Duh, AS-Iran Saling Serang Lagi Gara-Gara Salah Menafsirkan MoU Perjanjian Damai
Rekomendasi
MK Tolak Gugatan Dharma...
MK Tolak Gugatan Dharma Pongrekun Atas UU Kesehatan: Kepatuhan Warga adalah Konsekuensi Logis
DEPO Tebar Dividen Rp10,2...
DEPO Tebar Dividen Rp10,2 Miliar, Fokus Perluas Ekspansi Bisnis
Latsarmil Manajer Kopdes...
Latsarmil Manajer Kopdes Dievaluasi, Istana: Insyaaallah, Tidak Terjadi Korban Lagi
Berita Terkini
Rusia Alami Krisis BBM...
Rusia Alami Krisis BBM Akibat Serangan Efektif Drone Ukraina, Ini 4 Faktanya
Setelah Mundur, PM Inggris...
Setelah Mundur, PM Inggris Starmer Incar Sekjen NATO
Bantah Militernya Melemah,...
Bantah Militernya Melemah, Iran Klaim Selalu Membuat Terobosan yang Tak Diprediksi Musuh
Setelah Saling Serang,...
Setelah Saling Serang, AS dan Iran Sepakat Menahan Diri, Ternyata Ini Pemicunya!
Pakistan Gelar Serangan...
Pakistan Gelar Serangan Darat dan Udara ke Afghanistan, 29 Tentara Taliban Tewas
Israel Akui Genosida...
Israel Akui Genosida Armenia, Dikecam karena Juga Lakukan Genosida Gaza
Infografis
Hiu Goblin Superlangka...
Hiu Goblin Superlangka Berhasil Difilmkan untuk Pertama Kalinya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved