Banyak Warga AS Keracunan Desinfektan, Trump Ogah Disalahkan

Selasa, 28 April 2020 - 16:44 WIB
loading...
Banyak Warga AS Keracunan...
Presiden AS Donald Trump menolak disalahkan atas lonjakan warga Amerika meminum cairan desinfektan. Foto/The New York Times
A A A
WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, menolak untuk bertanggung jawab atas lonjakan warga Amerika yang menelan desinfektan. Trump mengatakan ia tidak bisa membayangkan mengapa ada peningkatan setelah ia mengusulkan suntik desinfektan untuk pengobatan virus Corona.

Trump sempat menghindari pertanyaan tentang pernyataan ide gilanya tentang menyuntik pasien virus Corona dengan desinfektan. Belakangan ia menyatakan bahwa pernyataannya adalah bentuk sarkastik. (Baca: Heboh Ide Suntik Disinfektan Pasien COVID-19, Ini Klarifikasi Trump )

Namun awal pekan ini ia secara singkat membahas masalah tersebut ketika ditanya oleh Gubernur Maryland. Larry Hogan menyatakan bahwa negara bagiannya dibanjiri panggilan ke hotline darurat dari orang-orang yang bertanya tentang disinfektan.

"Aku tidak bisa membayangkan mengapa," katanya. Ditanya tentang apakah dia bertanggung jawab, Trump menjawab: "Tidak, saya tidak (bertanggung jawab)," seperti dilansir dari Daily Mail, Selasa (28/4/2020).

Pekan lalu selama jumpa pers membahas bagaimana desinfektan dapat membunuh virus Corona, Trump merenungkan cara apakah ada suatu cara yang dilakukan seperti itu, dengan menyuntikannya ke pasien Corona. (Baca: Ide Gila Trump: Pasien COVID-19 Disuntik Disinfektan dan Ditembak UV )
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Kenakan Tarif...
Trump Kenakan Tarif Besar-besaran pada Indonesia dan 59 Negara Lainnya, Ini Daftarnya
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
3 Tentara AS Tewas Diserang...
3 Tentara AS Tewas Diserang Rudal Iran, Trump Salahkan Yordania
4 Fakta Gunung Pickaxe,...
4 Fakta Gunung Pickaxe, Fasilitas Rahasia Nuklir Iran yang Jadi Target Serangan AS
Anggaran Perang AS Membengkak,...
Anggaran Perang AS Membengkak, Pakar Militer Ini Sebut Pentagon Kurang Transparan
Indonesia Digetok Tarif...
Indonesia Digetok Tarif Baru Trump 10%, Purbaya: Baik Buat Kita
Angkat Bicara Soal Deportasi...
Angkat Bicara Soal Deportasi Abdul Karim, Kemlu: Tak Pengaruhi Dukungan untuk Palestina
6 Calon Sekjen PBB Debat,...
6 Calon Sekjen PBB Debat, Paparkan Atasi Konflik Global di Masa Depan
Rekomendasi
Kritisi Rapat Pleno...
Kritisi Rapat Pleno IX AMPI, Wasekjen Leriadi: Produknya Cacat Hukum
Proses Pemeliharaan...
Proses Pemeliharaan dan Pengisian Galon Bermerek Dipastikan Penuhi Standar Industri
Hasil Piala AFF 2026:...
Hasil Piala AFF 2026: Gol Spektakuler Warnai Kemenangan Singapura atas Kamboja
Berita Terkini
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved