Eropa Akan Mendukung Ukraina Selama Ancaman Rusia Tetap Ada

Jum'at, 24 Februari 2023 - 07:20 WIB
loading...
Eropa Akan Mendukung...
Eropa Akan Mendukung Ukraina Selama Ancaman Rusia Tetap Ada. FOTO/Reuters
A A A
NEW YORK - Uni Eropa sekali lagi mengesampingkan prospek pembicaraan damai dengan Rusia yang tidak didasarkan pada penghormatan terhadap kedaulatan dan integritas wilayah Ukraina .

“Ini bagi kami adalah kerangka (di dalam) yang harus dilakukan setiap diskusi,” kata Josep Borrell, perwakilan tinggi UE untuk urusan luar negeri dan kebijakan keamanan, seperti dikutip dari Arab News, Kamis (23/2/2023).

Baca: 1 Tahun Invasi, PBB Serukan Rusia Segera Angkat Kaki dari Ukraina

"Kapan dan bagaimana? Aku tidak tahu. Tapi saya ingin memperjelas di sini, bahwa bukan kami yang menolak membuka jalan untuk negosiasi. Kami terbuka dan kami akan selalu terbuka,” lanjutnya.

Borrell berbicara di sela-sela sesi darurat Majelis Umum PBB yang menandai peringatan pertama dimulainya perang di Ukraina, di mana mayoritas dari 193 negara anggota memilih untuk mengadopsi resolusi Uni Eropa berjudul “Prinsip-prinsip Piagam PBB yang mendasari sebuah perdamaian yang komprehensif, adil dan abadi di Ukraina.”

Tidak seperti resolusi Dewan Keamanan, resolusi ini tidak memiliki kekuatan hukum internasional yang mengikat di belakangnya, namun dapat berkontribusi lebih jauh terhadap semakin terisolasinya Rusia di panggung dunia.

Baca: Negara NATO Tolak Sumbangkan Sistem Rudal S-300 kepada Ukraina

Rancangan resolusi, yang disponsori oleh sekitar 60 negara, menyerukan diakhirinya permusuhan dan agar Rusia "segera, sepenuhnya, dan tanpa syarat" menarik pasukan militernya dari Ukraina. Ini menegaskan kembali “komitmen PBB terhadap kedaulatan, kemerdekaan, persatuan dan integritas wilayah Ukraina.”

Kiev mampu mengumpulkan dukungan yang luas untuk resolusi di antara negara-negara anggota PBB, seperti yang telah dilakukan pada tahun lalu untuk beberapa resolusi lain yang mencela tindakan Rusia.

Namun, Borrell tidak berangan-angan tentang kemungkinan teguran terbaru PBB ke Moskow akan menghasilkan resolusi cepat untuk konflik tersebut. “Sayangnya, saya khawatir perang akan berlanjut. Tapi saya tidak tahu apa yang akan terjadi atau kapan,” ujarnya.

Baca: Ukraina Luncurkan Uang Kertas untuk Memperingati Invasi Rusia

“Yang saya tahu (adalah) setiap hari (ada) intensifikasi serangan Rusia, intensifikasi pasukan massa Rusia. Sebelum invasi, mereka mengumpulkan 150.000 tentara; sekarang mereka memiliki 300.000 tentara di garis depan — jadi dua kali jumlah yang mereka miliki saat melancarkan invasi. Mereka mengebom 50.000 tembakan setiap hari,” urainya.

Di tengah meningkatnya korban manusia akibat perang, beberapa analis telah meminta UE untuk mendorong Ukraina agar mencapai kesepakatan di mana mereka menyerahkan kendali sebagian wilayah Donbas yang diduduki ke Rusia dengan imbalan Moskow menerima masuknya Ukraina ke UE.

dengan semua jaminan keamanan yang menyertainya. Mereka berpendapat bahwa rakyat Ukraina sebelumnya bangkit dan menggulingkan dua diktator domestik karena mereka ingin bergabung dengan UE dan ini tetap menjadi tujuan mereka.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perseteruan Memanas,...
Perseteruan Memanas, Jet Tempur Swedia Cegat Pesawat Militer Rusia
Jenderal Jerman Duga...
Jenderal Jerman Duga Rusia Bakal Kerahkan Senjata Nuklir ke Luar Angkasa, Bisa Picu Kiamat Satelit
Swedia: Konflik Rusia-NATO...
Swedia: Konflik Rusia-NATO Bisa Pecah dalam Waktu Dekat
10 Negara dengan Rudal...
10 Negara dengan Rudal Balistik Terkuat di Dunia, Juaranya Bukan AS
2 Pemain Sepak Bola...
2 Pemain Sepak Bola Brasil Masuk Daftar Pembunuhan oleh Situs Ukraina
Beda dengan Pejabat...
Beda dengan Pejabat Eropa, Jenderal Senior NATO Ini Sebut Rusia Tak Mencari Konflik
Akhirnya Eropa Izinkan...
Akhirnya Eropa Izinkan Fitur FSD Tesla Digunakan
Laporan Media: UEA Cairkan...
Laporan Media: UEA Cairkan Miliaran Dolar untuk Iran agar Tak Jadi Sasaran Serangan
Pesawat Militer India...
Pesawat Militer India Jatuh Tewaskan 5 Prajurit AU, Kopilot Selamat
Rekomendasi
Bangun MIN 5 Pidie Jaya...
Bangun MIN 5 Pidie Jaya yang Hanyut Akibat Banjir, Kemenag Alokasikan Rp12 Miliar
Hadapi Pemilu 2029,...
Hadapi Pemilu 2029, PSI Perkuat Konsolidasi Akar Rumput di Kalimantan
Dorong Pengembangan...
Dorong Pengembangan Sport Tourism, PPK Kemayoran Gelar Turnamen Padel
Berita Terkini
4 Fakta Tempat Tinggal...
4 Fakta Tempat Tinggal Elon Musk, Rumah Sewa dan Ukurannya Mungil
Apa Itu Front Kedelapan...
Apa Itu Front Kedelapan Israel? Propaganda Digital terhadap Politikus Pro-Palestina
Pejuang Hizbullah Sergap...
Pejuang Hizbullah Sergap Pasukan Israel di Lebanon
Ini 5 Bukti Perjanjian...
Ini 5 Bukti Perjanjian Damai AS dan Iran Tunjukkan Kegagalan Tujuan Perang Israel
Tiru Israel, Taiwan...
Tiru Israel, Taiwan Gunakan AI untuk Rekrut Informan dan Whistleblower China
Beijing: Asing Mata-matai...
Beijing: Asing Mata-matai China, Gunakan Kura-kura dan Ikan yang Dipasang Sensor
Infografis
Jet Tempur Su-27 Ukraina...
Jet Tempur Su-27 Ukraina Jatuh saat Duel Lawan Drone Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved