Iran Akan Ubah Qaher-313 yang Mirip Jet Siluman F-35 AS Jadi Pesawat Tanpa Pilot
Selasa, 21 Februari 2023 - 08:50 WIB
loading...
A
A
A
Pejabat Iran juga menyatakan bahwa pada tahun Iran berikutnya, yang dimulai pada 21 Maret, negara itu akan memperkenalkan beberapa iterasi Qaher. Dia menyoroti dalam pidatonya bahwa Kementerian Pertahanan telah memodifikasi pesawat siluman.
Pengumuman itu ambisius karena negara itu masih mengoperasikan armada F-14 Tomcat, F-5 Tiger, dan F-4 Phantom Amerika yang berusia setidaknya empat dekade, selain MiG-29 yang dibeli dari Moskow pada 1990-an.
Armada jet tempur Iran telah menua dengan cepat, yang mampu dipertahankannya tanpa bantuan AS.
Namun, terlepas dari kemajuan yang dibuat dalam pembuatan dan pemeliharaan pesawat militer dalam negeri, keraguan telah dilemparkan pada kemampuan Teheran untuk memproduksi pesawat siluman generasi kelima di dalam negeri.
Tentang Jet Tempur Qaher-313
Diklaim sebagai jet tempur siluman generasi kelima, jet tempur Qaher-313 Iran diluncurkan hampir satu dekade lalu di sebuah acara yang meriah pada Februari 2013. Negara itu pertama kali mempresentasikan prototipe jet tersebut empat tahun kemudian, pada 2017.
Pada saat itu, pejabat Iran mengeklaim bahwa pesawat tersebut dapat membawa bom seberat 2.000 kilogram atau setidaknya enam rudal udara-ke-udara.
Pengumuman itu ambisius karena negara itu masih mengoperasikan armada F-14 Tomcat, F-5 Tiger, dan F-4 Phantom Amerika yang berusia setidaknya empat dekade, selain MiG-29 yang dibeli dari Moskow pada 1990-an.
Armada jet tempur Iran telah menua dengan cepat, yang mampu dipertahankannya tanpa bantuan AS.
Namun, terlepas dari kemajuan yang dibuat dalam pembuatan dan pemeliharaan pesawat militer dalam negeri, keraguan telah dilemparkan pada kemampuan Teheran untuk memproduksi pesawat siluman generasi kelima di dalam negeri.
Tentang Jet Tempur Qaher-313
Diklaim sebagai jet tempur siluman generasi kelima, jet tempur Qaher-313 Iran diluncurkan hampir satu dekade lalu di sebuah acara yang meriah pada Februari 2013. Negara itu pertama kali mempresentasikan prototipe jet tersebut empat tahun kemudian, pada 2017.
Pada saat itu, pejabat Iran mengeklaim bahwa pesawat tersebut dapat membawa bom seberat 2.000 kilogram atau setidaknya enam rudal udara-ke-udara.
Lihat Juga :