Kantor China di Hong Kong: UU Sanksi AS Logika Gangster!

Kamis, 16 Juli 2020 - 10:24 WIB
loading...
Kantor China di Hong...
Pemandangan malam hari di Kota Hong Kong, China. Foto/REUTERS
A A A
HONG KONG - Kantor perwakilan utama China di Hong Kong mengecam undang-undang yang diteken Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump untuk mengesahkan sanksi terhadap para pejabat Beijing terkait masalah di Hong Kong. Kantor itu menyebut tindakan Trump sebagai "logika gangster" dan "penindasan".

Trump telah menandatangani Undang-Undang AS tentang Otonomi Hong Kong yang bertujuan untuk mengesahkan sanksi terhadap para pejabat China. Undang-undang itu juga mengamanatkan pencabutan status istimewa yang diberikan Washington untuk kota pusat keuangan Asia tersebut.

Undang-undang Amerika itu dengan suara bulat disahkan di DPR dan Senat Amerika bulan ini setelah Beijing memberlakukan Undang-Undang Keamanan Nasional Hong Kong yang meredam kebebasan berbicara, dan secara efektif mengakhiri status otonomi di bekas koloni Inggris tersebut.

Dalam pernyataan tegas yang dirilis Rabu (15/7/2020) malam, Kantor Penghubung Hong Kong mengatakan sanksi Amerika tidak akan berdampak besar pada wilayah administrasi khusus dan lebih merusak kepentingan Amerika Serikat sendiri.

"Campur tangan yang tidak masuk akal dan ancaman tak tahu malu oleh Amerika Serikat adalah logika gangster dan perilaku intimidasi yang khas," bunyi pernyataan kantor tersebut. (Baca: Trump Tandatangani UU Sanksi China Atas Intervensi di Hong Kong )

"Tidak ada kekuatan eksternal yang dapat menghalangi tekad dan kepercayaan China untuk mempertahankan kedaulatan dan keamanan nasional demi kemakmuran dan stabilitas jangka panjang Hong Kong," lanjut kantor tersebut seperti dikutip Reuters, Kamis (16/7/2020). Tindakan Trump, menurut kantor itu, adalah bentuk campur tangan kotor terhadap urusan internal China.

Undang-undang keamanan yang diberlakukan di Hong Kong oleh Beijing akan menghukum apa yang secara luas didefinisikan oleh Beijing sebagai subversi, pemisahan diri, terorisme, dan kolusi dengan pasukan asing.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Mediasi Perundingan...
AS Mediasi Perundingan Lebanon-Israel, Bahas Kemungkinan Penarikan Zionis dari Lebanon Selatan
China Tuduh Militer...
China Tuduh Militer Jepang Mengganggu Latihan Tempur Kapal Induk Liaoning
Wanita Ini Dihujat karena...
Wanita Ini Dihujat karena Sebut Islam Organisasi Teroris, Sekarang Malah Dapat Donasi Rp2,5 Miliar
Viral, Robot China Ini...
Viral, Robot China Ini Mengemis di Jalan untuk Bayar Listrik
Trump Ancam Tak Tolong...
Trump Ancam Tak Tolong Negara-negara NATO karena Tolak Bantu AS Melawan Iran
Tuduh AS Biang Kisruh,...
Tuduh AS Biang Kisruh, Kim Jong-un: Korut Akan Jalankan Posisinya sebagai Negara Nuklir
Timnas Iran Tinggalkan...
Timnas Iran Tinggalkan Surat Tulisan Tangan di Ruang Ganti Piala Dunia 2026
Delegasi Iran Berangkat...
Delegasi Iran Berangkat ke Swiss Negosiasi dengan AS, Perang Bakal Berakhir?
Mengejutkan! 92% Warga...
Mengejutkan! 92% Warga Israel Yakin Negaranya Kalah Perang Lawan Iran
Rekomendasi
Pergeseran domino dari...
Pergeseran domino dari Game HP Jadi Turnamen Pro Berhadiah Ratusan Juta
Ketua BEM FH UBK yang...
Ketua BEM FH UBK yang Bertemu Gibran Ngaku Terima Uang Rp20 Juta, Wamensesneg: Nanti Saya Monitor Dulu
Legislator PDIP Harap...
Legislator PDIP Harap Dirut Baru Benahi Tata Kelola Bank Sumsel Babel
Berita Terkini
AS Mediasi Perundingan...
AS Mediasi Perundingan Lebanon-Israel, Bahas Kemungkinan Penarikan Zionis dari Lebanon Selatan
Tegang dengan NATO,...
Tegang dengan NATO, Pesawat Pengebom Nuklir Rusia Berkeliaran di Arktik
Iran Klaim 3 Poin Kemenangan...
Iran Klaim 3 Poin Kemenangan dalam Negosiasi dengan AS, Termasuk Aset Senilai Rp214 Triliun
Dosen Ini Donorkan Organnya...
Dosen Ini Donorkan Organnya untuk Selamatkan 5 Orang, Staf RS Berbaris Beri Penghormatan Terakhir
Siapa Andy Burnham?...
Siapa Andy Burnham? Kandidat Kuat PM Inggris yang Suka Bermain Bola
China Tuduh Militer...
China Tuduh Militer Jepang Mengganggu Latihan Tempur Kapal Induk Liaoning
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved