Pompeo: Dunia Akan Membuat China 'Membayar' Atas Pandemi Covid-19

Kamis, 16 Juli 2020 - 06:23 WIB
loading...
Pompeo: Dunia Akan Membuat...
Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo. Foto/CNBC
A A A
WASHINGTON - Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS), Mike Pompeo mengatakan, ia yakin dunia akan membuat China "membayar harga" untuk pandemi virus Corona .

"Saya pikir dunia akan benar-benar membuat mereka membayar harganya," kata diplomat top AS itu dalam acara virtual dengan The Hill.

"Setiap tempat yang saya tuju, setiap menteri luar negeri yang saya ajak bicara, mereka mengakui apa yang telah dilakukan China terhadap dunia. Saya sangat yakin bahwa dunia akan memandang China secara berbeda dan melibatkan mereka secara fundamental berbeda dari yang mereka lakukan sebelum bencana besar ini," imbuh Pompeo seperti dikutip dari CNBC, Kamis (16/7/2020).

Pemerintahan Presiden Donald Trump selama berbulan-bulan telah mengisyaratkan bahwa AS akan mengambil langkah untuk menghukum China karena gagal mencegah virus mematikan, yang pertama kali muncul di kota Wuhan, menyebar di seluruh dunia.

"Ketika Anda memiliki insiden di negara Anda yang berpotensi menyebabkan pandemi, Anda memiliki kewajiban untuk melaporkannya dan untuk memungkinkan orang lain masuk dan membantu Anda bersikap transparan tentang hal itu. Partai Komunis China memilih secara berbeda mereka mengkooptasi Organisasi Kesehatan Dunia untuk mencapai hal itu, "kata Pompeo.

"Hasilnya hari ini adalah bahwa kita memiliki ratusan ribu orang yang telah meninggal dan triliunan dolar dalam kerusakan global sebagai akibat langsung dari keputusan Partai Komunis China," imbuhnya.

Pada hari Selasa, Presiden Donald Trump menandatangani undang-undang untuk menjatuhkan sanksi terhadap China sebagai tanggapan atas campur tangannya atas otonomi Hong Kong. Namun, dua sumber mengatakan kepada CNBC bahwa Trump berencana untuk menunda sanksi untuk sementara waktu karena kekhawatiran tentang hubungan yang memburuk dengan China. (Baca: Trump Tandatangani UU Sanksi China Atas Intervensi di Hong Kong )

Pompeo pada hari Rabu juga menuduh China bekerja sama dengan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) untuk mengecilkan krisis virus Corona yang sedang tumbuh. Awal bulan ini, pemerintahan Trump mengajukan pemberitahuan untuk menarik diri dari WHO paling lambat 6 Juli 2021, seorang pejabat senior administrasi mengkonfirmasi ke CNBC.

WHO sendiri telah membela diri dalam penanganan pandemi ini.

Lebih dari setengah juta orang di seluruh dunia telah meninggal karena virus Corona, dengan AS melaporkan lebih banyak kematian dan infeksi dari Covid-19 daripada negara lain, menurut penghitungan oleh Universitas Johns Hopkins.
(ber)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Badan Intelijen AS Peringatkan...
Badan Intelijen AS Peringatkan Israel Bisa Sabotase Kesepakatan Perdamaian AS-Iran
Trump Klaim Tidak Ada...
Trump Klaim Tidak Ada Batasan pada Kekuasaannya
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Swiss Ungkap Perundingan...
Swiss Ungkap Perundingan AS-Iran Tidak Jadi Digelar, Wapres Vance Batalkan Perjalanan
Petani dan Pelaku UMKM...
Petani dan Pelaku UMKM Sumut, Riau, hingga Aceh Kirim Hasil Kerajinan Lidi ke China
Suami Divonis 4 Tahun...
Suami Divonis 4 Tahun Penjara karena Paksa Istri Berhubungan Seks dengan 120 Pria
Perwira Militer Israel...
Perwira Militer Israel yang Tewas Dibom di Lebanon Ternyata Pembunuh Bocah Gaza Hind Rajab
Rekomendasi
Grab For Business Luncurkan...
Grab For Business Luncurkan Corporate Dine Out, Jamuan Makan Kantor Bebas Reimburse
Beasiswa Program Doktor...
Beasiswa Program Doktor untuk Dosen 2026 Dibuka, Tanggung Biaya Kuliah hingga Riset
Hasil Turki vs Paraguay...
Hasil Turki vs Paraguay 0-1: Gol 65 Detik Galarza Kubur Mimpi Ay-Yildizlilar ke 32 Besar
Berita Terkini
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Starmer Didesak Mundur...
Starmer Didesak Mundur dari Jabatan Perdana Menteri Inggris
PM Australia Ungkap...
PM Australia Ungkap Pengiriman BBM Baru, Ancaman di Selat Hormuz Masih Moderat
Pasukan Israel Gagal...
Pasukan Israel Gagal Ambil Tank Komandan yang Gugur di Lebanon Selatan
Batalyon Israel Pembunuh...
Batalyon Israel Pembunuh Hind Rajab Dapat Pukulan Keras di Lebanon Selatan
Badan Intelijen AS Peringatkan...
Badan Intelijen AS Peringatkan Israel Bisa Sabotase Kesepakatan Perdamaian AS-Iran
Infografis
Perbandingan Pangkalan...
Perbandingan Pangkalan Militer AS vs China di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved