Marcos Jr: Filipina Tidak Akan Kehilangan Wilayahnya Satu Inci Pun

Sabtu, 18 Februari 2023 - 20:35 WIB
loading...
Marcos Jr: Filipina...
Marcos Jr: Filipina Tidak Akan Kehilangan Wilayahnya Satu Inci Pun. FOTO/Reuters
A A A
MANILA - Presiden Filipina, Ferdinand Marcos Jr mengatakan pada Sabtu (18/2/2023), bahwa negaranya "tidak akan kehilangan satu inci pun" wilayahnya. Komentar Marcos Jr itu datang di tengah berlanjutnya ketegangan maritim dengan Beijing di Laut China Selatan .

"Negara ini telah melihat ketegangan geopolitik yang meningkat yang tidak sesuai dengan cita-cita perdamaian kita dan mengancam keamanan dan stabilitas negara, kawasan dan dunia," kata Marcos dalam pidato di acara kepulangan alumni militer, seperti dikutip dari Reuters.

Baca: Kelompok Bersenjata Tembak Gubernur Muslim Filipina, Bunuh 4 Bodyguard

"Negara ini tidak akan kehilangan satu inci pun dari wilayahnya. Kami akan terus menegakkan integritas dan kedaulatan wilayah kami sesuai dengan konstitusi kami dan dengan hukum internasional. Kami akan bekerja dengan tetangga kami untuk mengamankan keselamatan dan keamanan rakyat kami," lanjutnya.

Kedutaan Besar Beijing di Manila tidak segera menanggapi permintaan komentar. Sementara Kementerian Luar Negeri China mengatakan, Penjaga Pantainya melakukan tindakan sesuai hukum.

Sebelumnya pada Selasa, Marcos Jr memanggil utusan China untuk mengungkapkan "keprihatinan seriusnya" atas "peningkatan frekuensi dan intensitas tindakan" Beijing terhadap Penjaga Pantai Filipina dan nelayan Filipina di Laut China Selatan.

Baca: Amerika-Filipina Akan Gelar Latihan Militer Gabungan Terbesar

Kementerian Luar Negeri Filipina juga mengajukan protes diplomatik setelah Penjaga Pantai Manila melaporkan mitranya dari China telah mengarahkan "laser tingkat militer" ke salah satu kapalnya yang mendukung misi pasokan pasukan, membutakan sementara awaknya di anjungan.

Tindakan China baru-baru ini, hanya sebulan setelah kunjungan kenegaraan Marcos ke Beijing, telah memicu sengketa wilayah Laut China Selatan yang telah berlangsung lama.

China mengklaim sebagian besar jalur air strategis, di mana sekitar USD3 triliun dalam perdagangan yang dibawa kapal setiap tahunnya, yang dibatalkan oleh pengadilan internasional di Den Haag pada tahun 2016.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
China akan Bawa AI ke...
China akan Bawa AI ke Setiap Ruang Kelas, dari SD hingga Universitas
Menipu hingga Rp17,8...
Menipu hingga Rp17,8 Triliun untuk Hidup Mewah, Miliarder Ini Dipenjara 30 Tahun
Media Pemerintah China:...
Media Pemerintah China: Jepang Benar-benar Simulasikan Serangan terhadap Kapal Induk Liaoning
Pembangkang China Ini...
Pembangkang China Ini Kabur ke Korea Selatan dengan Perahu Karet, Sekarang Muncul di Kanada
6 Pesawat Pengebom Nuklir...
6 Pesawat Pengebom Nuklir China dan Rusia Manuver Gabungan Dekati Jepang
Xi Jinping dan Akhir...
Xi Jinping dan Akhir dari Narasi Kebangkitan Damai China
Panda Bond Akan Manfaatkan...
Panda Bond Akan Manfaatkan Skema LCT, Bisa Tambah Cadev USD50 Miliar
Gempa Dahsyat Venezuela:...
Gempa Dahsyat Venezuela: 920 Orang Tewas, Hampir 50 Ribu Masih Hilang
Iran Ingatkan Selat...
Iran Ingatkan Selat Hormuz hanya Dibuka Bebas 60 Hari, selanjutnya...
Rekomendasi
Prabowo: Polri Harus...
Prabowo: Polri Harus Hadir Melindungi, Melayani, dan Mengabdi kepada Rakyat
Dirjenbun Kementan Pastikan...
Dirjenbun Kementan Pastikan Perlindungan dan Pemberdayaan Petani
Sujud Syukur Tidak Boleh...
Sujud Syukur Tidak Boleh Sembarangan, Ini Syarat dan Tata Caranya Menurut Ulama
Berita Terkini
Jelang Pemilu, Netanyahu...
Jelang Pemilu, Netanyahu Ngotot Usir Warga Palestina dari Gaza
China akan Bawa AI ke...
China akan Bawa AI ke Setiap Ruang Kelas, dari SD hingga Universitas
Mahkamah Agung Batalkan...
Mahkamah Agung Batalkan Perintah Kewarganegaraan Berdasarkan Kelahiran Trump
Militer Israel Kembangkan...
Militer Israel Kembangkan Senjata Laser Antariksa untuk Serang Satelit
Dewan Perdamaian Ungkap...
Dewan Perdamaian Ungkap Kendaraan Taktis Pertama Tiba di Pangkalan Multinasional Dekat Gaza
Jumlah Korban Tewas...
Jumlah Korban Tewas Akibat Gempa Bumi Venezuela Meningkat Jadi 1.943 Jiwa
Infografis
3 Pangdam Jebolan Akmil...
3 Pangdam Jebolan Akmil 1992 Teman Satu Angkatan KSAD Jenderal TNI Maruli
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved