Macron Tolak Gulingkan Rezim Putin di Rusia, Ini Alasannya

Sabtu, 18 Februari 2023 - 12:59 WIB
loading...
Macron Tolak Gulingkan...
Presiden Prancis Emmanuel Macron menolak gagasan penggulingan rezim Presiden Vladimir Putin di Rusia untuk mengakhiri perang di Ukraina. Foto/REUTERS/Wolfgang Rattay
A A A
MUNICH - Presiden Prancis Emmanuel Macron menolak gagasan penggulingan rezim Presiden Vladimir Putin di Rusia sebagai solusi mengakhiri perang di Ukraina. Alasannya, hasil dari pergantian rezim di banyak negara terbukti gagal total.

Dia mengatakan akar penyebab konflik saat ini di Ukraina adalah bahwa baik Eropa maupun Rusia sama-sama tidak mencerna dengan baik akhir Perang Dingin setelah runtuhnya Uni Soviet pada tahun 1991.

Dia menekankan pentingnya mengevaluasi kembali hubungan Eropa dengan Moskow.

Namun dia mencatat bahwa waktu untuk berdialog dengan Rusia belum tiba dan Eropa perlu terus memberikan dukungan, termasuk bantuan militer, kepada Ukraina dan mencegah Moskow mencapai kemenangan militer di medan perang.

Baca juga: Macron Minta NATO Berikan Jaminan Keamanan pada Rusia, Ukraina Marah

Berbicara di Konferensi Keamanan Munich pada hari Jumat, Macron memberikan pendapatnya tentang "pola pikir Rusia", yang menyatakan bahwa setelah runtuhnya Uni Soviet, Moskow tidak memahami akhir dari sebuah "kerajaan" dan terus memendam kebencian dan obsesi terhadap "kerajaan geopolitik".

Pada saat yang sama, Macron mengakui bahwa Barat juga gagal mencerna pendekatannya terhadap Moskow, tetapi mencatat bahwa penilaian dan advokasinya tentang masalah ini mungkin sudah terlambat.

Pemimpin Prancis itu melanjutkan dengan menyatakan bahwa dia tidak percaya sedetik pun dalam perubahan rezim di Rusia, dengan alasan bahwa metode seperti itu tidak mungkin mengarah pada sesuatu yang positif atau menyelesaikan konflik yang sedang berlangsung di Ukraina.

“Ketika saya mendengar banyak orang menganjurkan perubahan rezim, saya hanya akan bertanya kepada mereka: untuk perubahan yang mana? Siapa yang berikutnya? Siapa pemimpin Anda? Bagaimana menerapkannya? Kami mengalami beberapa kali dalam dekade terakhir banyak perubahan rezim di banyak negara. Ini gagal total,” kata Macron, seperti dikutip Russia Today, Sabtu (18/2/2023).

Dia menekankan, bagaimanapun, bahwa penting bagi Eropa untuk membantu Ukraina menyelamatkan wilayah, rakyat, dan kedaulatannya, dan membantu Kiev menciptakan sesuatu di lapangan yang akan memaksa Rusia untuk datang ke meja perundingan tentang kondisi Ukraina.

Macron adalah salah satu dari sedikit pemimpin Barat yang mempertahankan kontak dengan Presiden Rusia Vladimir Putin, meskipun banyak dari panggilan teleponnya dilaporkan atas permintaan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky, yang telah menolak berbicara dengan kepemimpinan Rusia.

Meski Macron telah berulang kali menyerukan gencatan senjata yang tidak “mempermalukan Rusia", Prancis tetap terus memberi militer Kiev senjata yang semakin berat, mengumumkan bulan lalu pengiriman kendaraan tempur infanteri ke pasukan Ukraina dan mengisyaratkan
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Beda dengan Pejabat...
Beda dengan Pejabat Eropa, Jenderal Senior NATO Ini Sebut Rusia Tak Mencari Konflik
Berseteru dengan PM...
Berseteru dengan PM Starmer, Menhan Inggris John Healey Mundur
Ini 15 Negara yang Mampu...
Ini 15 Negara yang Mampu Memproduksi Jet Tempur Sendiri, Indonesia Kapan?
Eks Kepala AL Jerman:...
Eks Kepala AL Jerman: Uni Eropa Bisa 'Berjalan Tanpa Sadar' Menuju Perang Melawan Rusia
Ciptakan Krisis Energi...
Ciptakan Krisis Energi di Rusia, Drone Ukraina Serang Krimea dan Kilang Minyak Utama
Partai Pro-Barat Menang...
Partai Pro-Barat Menang Pemilu Armenia, Pukulan Telak bagi Rusia
Hindari Selat Hormuz!...
Hindari Selat Hormuz! India Diam-Diam Gandeng Rusia Buka Jalur Es Ekstrem
Belfast Membara! Kerusuhan...
Belfast Membara! Kerusuhan Pecah, Sejumlah Bangunan dan Kendaraan Dibakar
Putri Thailand Bajrakitiyabha...
Putri Thailand Bajrakitiyabha Meninggal Dunia usai Koma 3 Tahun
Rekomendasi
Instagram Down Massal,...
Instagram Down Massal, Benarkah Sengaja Diblokir karena Demo Mahasiswa?
Penguatan IHSG dan Rupiah...
Penguatan IHSG dan Rupiah Berlanjut, Pasar Respons Positif Kepastian Posisi Menkeu
PHEV Indonesia 2026:...
PHEV Indonesia 2026: Tahun Ketika BYD Memangkas Harga, Pasar Berlipat Ganda
Berita Terkini
Trump Marah, Tuding...
Trump Marah, Tuding Iran Bocorkan Detail Kesepakatan Damai
Apa yang Ada dan Tidak...
Apa yang Ada dan Tidak Ada dalam Draf Kesepakatan Damai AS-Iran?
Iran Tegaskan Pengelolaan...
Iran Tegaskan Pengelolaan Selat Hormuz akan Disepakati Melalui Dialog Regional
Netanyahu dan Trump...
Netanyahu dan Trump Bahas Nota Kesepahaman Mendatang dengan Iran
Iran Tegaskan Belum...
Iran Tegaskan Belum Ada Kesepakatan Akhir dengan AS
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
Infografis
Daftar Skuad Timnas...
Daftar Skuad Timnas Mesir di Piala Dunia 2026, Mohamed Salah Ujung Tombak
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved