Zelensky Sebut Negara Pecahan Soviet Lainnya Target Invasi Putin Berikutnya

Sabtu, 18 Februari 2023 - 10:57 WIB
loading...
Zelensky Sebut Negara...
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky sebut negara pecahan Soviet lainnya menjadi target invasi Rusia berikutnya. Foto/Kai Pfaffenbach/REUTERS
A A A
KIEV - Presiden Volodymyr Zelensky mengatakan jelas bahwa Ukraina tidak akan menjadi perhentian terakhir invasi Presiden Rusia Vladimir Putin. Menurutnya, negara pecahan Soviet lainnya menjadi target invasi berikutnya.

Zelensky kembali menegaskan bahwa sangat penting bagi Barat untuk tidak menunda pengiriman senjata guna membantu Kiev mengusir pasukan Moskow.

Berbicara di Konferensi Keamanan Munich melalui tautan video pada hari Jumat ketika Barat sedang menegosiasikan pasokan tank untuk Kiev, Zelensky mengatakan Kremlin sedang memikirkan cara untuk "mencekik" negara pecahan republik Soviet, Moldova, di sebelah barat Ukraina.

“Jelas bahwa Ukraina tidak akan menjadi perhentian terakhirnya,” kata Zelensky.

Baca juga: Moldova Tutup Wilayah Udara di Tengah Kekhawatiran Kudeta oleh Rusia

“Dia akan terus melanjutkan gerakannya, termasuk semua negara lain yang pada suatu saat menjadi bagian dari blok Soviet," ujarnya, seperti dikutip The Guardian, Sabtu (18/2/2023).

Moldova, yang terjepit di antara Ukraina dan Rumania, sering menjadi pusat perjuangan antara Moskow dan Barat.

Ketegangan di Moldova telah meningkat secara berkala, terutama karena wilayah yang memisahkan diri yang didukung Kremlin di perbatasan timurnya di mana Rusia telah menempatkan sekitar 1.500 tentara.

Pada hari Senin, Presiden Moldova Maia Sandu mengatakan Moskow sedang merencanakan untuk menggulingkan pemerintahannya dan memasang pemerintahan tidak sah. "Yang akan menempatkan negara kita pada pembuangan Rusia untuk menghentikan proses integrasi Eropa," katanya.

Dia menuduh Rusia mencoba menggunakan Moldova dalam perang melawan Ukraina.

Zelensky mengatakan pekan lalu bahwa negaranya telah mencegat rencana dinas keamanan Rusia untuk menghancurkan Moldova, klaim yang kemudian dikonfirmasi oleh pejabat intelijen Moldova.

Tidak ada reaksi langsung dari Moskow, tetapi Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov mengatakan bulan ini bahwa Barat sedang mempertimbangkan untuk mengubah Moldova menjadi "Ukraina yang lain".

Pada hari Jumat, Zelensky juga mendesak Barat untuk mempertahankan pengiriman senjata yang cepat ke negaranya.

“Penundaan selalu dan masih merupakan kesalahan,” kata Zelensky saat dia meminta sekutunya untuk “bergegas”.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
Tegang dengan NATO,...
Tegang dengan NATO, Pesawat Pengebom Nuklir Rusia Berkeliaran di Arktik
Rusia Tembak Jatuh 80...
Rusia Tembak Jatuh 80 Drone Ukraina, Kremlin Luncurkan Rudal Balistik Iskander
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
Zelensky Ancam Serang...
Zelensky Ancam Serang Belarusia, Perang Rusia-Ukraina Bisa Meluas
Menkeu AS Sebut Zelensky...
Menkeu AS Sebut Zelensky Bajingan Kecil Bertingkah seperti Mr Bean yang Sakau
Runtuhkan Dolar AS,...
Runtuhkan Dolar AS, Putin Kumpulkan 11 Pemimpin ASEAN Termasuk Indonesia
Israel Bombardir Lebanon...
Israel Bombardir Lebanon Selatan Tewaskan 16 Orang
Kasus Penganiayaan,...
Kasus Penganiayaan, Dewi Soekarno Jalani Sidang di Pengadilan Jepang
Rekomendasi
Potongan Aplikasi Gojek...
Potongan Aplikasi Gojek Turun Jadi 8% Mulai 1 Juli 2026, Manajemen GOTO Angkat Suara
Polemik Ijazah Jokowi,...
Polemik Ijazah Jokowi, Bonatua Silalahi Gugat KPU, Bawaslu, hingga Rektor UGM
Harga Emas Terjun Rp18...
Harga Emas Terjun Rp18 Ribu, Hari Ini 1 Gram Dijual Rp2.655.000 per Gram
Berita Terkini
Pilot F-15 AS: Serangan...
Pilot F-15 AS: Serangan Drone Iran Membentuk Formasi Ubur-ubur
Menlu AS Jual Kesepakatan...
Menlu AS Jual Kesepakatan Damai dengan Iran ke Negara-negara Arab
Israel Anggap Turki...
Israel Anggap Turki Lebih Berbahaya Dibandingkan Iran
Trump Kecam Pemungutan...
Trump Kecam Pemungutan Suara Senat untuk Batasi Kewenangannya dalam Perang Iran
10 Mata-mata Perang...
10 Mata-mata Perang Dingin yang Tak Pernah Takut Mati
Senat AS Sahkan Resolusi...
Senat AS Sahkan Resolusi Penghentian Perang Iran, Pukulan Telak bagi Trump
Infografis
Miliki Pangkalan Militer...
Miliki Pangkalan Militer NATO, 17 Negara Jadi Target Rudal Oreshnik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved