Perbandingan Kekuatan Militer Rusia dengan Negara BRICS Lainnya
Kamis, 16 Februari 2023 - 14:44 WIB
loading...
A
A
A
Untuk Angkatan Darat, Rusia diperkuat oleh 12.000 tank dan 3.887 MLRS (Multiple-Launch Rocket System).
Sementara itu, total aset milik Angkatan Laut Rusia mencapai 598 unit, yang terdiri dari fregat, kapal patroli, korvet, kapal selam, dan kapal penghancur.
Militer Rusia terus menjadi sorotan, karena masih melakukan serangan kepada Ukraina hingga kini. Diketahui, Presiden Rusia Vladimir Putin, memerintahkan militernya untuk menyerang Ukraina sejak Februari 2022.
Berbagai serangan yang diluncurkan Rusia secara gamblang memperlihatkan kekuatan alutsistanya. Pada Oktober 2022, Moskow meluncurkan rudal jelajah Kh-55 dan Kh-101, yang diluncurkan dari darat dan laut. Pasukan Rusia juga berulang kali memanfaatkan sistem rudal pertahanan permukaan ke udara S-300 untuk menyasar daratan Ukraina.
Pada tahun 2021, pengeluaran militer Rusia melonjak 2,9%, menjadi sekitar USD65,9 miliar. Hal itu terjadi karena Rusia mempersiapkan dan membangun pasukan militernya di sepanjang perbatasan Ukraina.
Menurut SIPRI (Stockholm International Peace Research Institute), tahun tersebut adalah ketiga kalinya pengeluaran militer Rusia bengkak.
Sementara itu, total aset milik Angkatan Laut Rusia mencapai 598 unit, yang terdiri dari fregat, kapal patroli, korvet, kapal selam, dan kapal penghancur.
Militer Rusia terus menjadi sorotan, karena masih melakukan serangan kepada Ukraina hingga kini. Diketahui, Presiden Rusia Vladimir Putin, memerintahkan militernya untuk menyerang Ukraina sejak Februari 2022.
Berbagai serangan yang diluncurkan Rusia secara gamblang memperlihatkan kekuatan alutsistanya. Pada Oktober 2022, Moskow meluncurkan rudal jelajah Kh-55 dan Kh-101, yang diluncurkan dari darat dan laut. Pasukan Rusia juga berulang kali memanfaatkan sistem rudal pertahanan permukaan ke udara S-300 untuk menyasar daratan Ukraina.
Pada tahun 2021, pengeluaran militer Rusia melonjak 2,9%, menjadi sekitar USD65,9 miliar. Hal itu terjadi karena Rusia mempersiapkan dan membangun pasukan militernya di sepanjang perbatasan Ukraina.
Menurut SIPRI (Stockholm International Peace Research Institute), tahun tersebut adalah ketiga kalinya pengeluaran militer Rusia bengkak.
Lihat Juga :