Pasukan Rusia Klaim Kemenangan di Sepanjang Garis Depan Ukraina

Selasa, 14 Februari 2023 - 02:30 WIB
loading...
Pasukan Rusia Klaim...
Pasukan Rusia Klaim Kemenangan di Sepanjang Garis Depan Ukraina. FOTO/Reuters
A A A
KIEV - Rusia mengklaim pasukannya telah bergerak maju beberapa kilometer di sepanjang garis depan di Ukraina , Senin (13/2/2023). Sementara Kiev menyatakan pasukannya telah memukul mundur serangan Rusia di beberapa daerah.

Menjelang peringatan pertama invasi Rusia, sebagian besar pertempuran terjadi di sekitar kota timur Bakhmut. Wilayah ini masih berada di tangan Ukraina, di tengah pertempuran selama berbulan-bulan.

Baca: Gawat, Negara NATO Sebut Rusia Bakal Menang Perang di Ukraina

Seperti dilaporkan Reuters, militer Ukraina pada awal pekan ini melaporkan penembakan berat oleh Rusia di sepanjang garis depan. Ukraina juga mengklaim 16 pemukiman telah dibombardir Rusia di dekat Bakhmut.

Sementara Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan, pasukan Rusia berhasil maju 2 km ke barat dalam empat hari. Namun, tidak disebutkan bagian mana dari garis depan yang panjang, yang mencakup beberapa wilayah Ukraina di selatan dan timur, yang telah bergerak.

"Prajurit Rusia mematahkan perlawanan musuh dan maju beberapa kilometer lebih dalam ke pertahanannya," sebut pernyataan Kementerian Pertahahan Rusia.

Di sisi lain, militer Ukraina mengatakan bahwa selama beberapa hari terakhir, pasukannya telah memukul mundur sejumlah serangan di dekat Bakhmut, yang terletak di wilayah Donetsk, serta serangan di wilayah Kharkiv, Luhansk, dan Zaporizhzhia.

Baca: Usir Tentara Rusia dari Crimea, Ukraina Bentuk Pasukan Stroomtropers

Yevgeny Prigozhin, pendiri Grup Wagner Rusia, mengatakan pada hari Minggu, bahwa pasukan tentara bayaran telah merebut desa Krasna Hora, di tepi utara Bakhmut. Wagner selama berbulan-bulan telah mempelopori serangan terhadap Bakhmut, menghasilkan keuntungan kecil tapi tetap.

Bakhmut adalah tujuan utama bagi Presiden Rusia Vladimir Putin dan penembakan Rusia selama berbulan-bulan telah meninggalkan sebagian besar reruntuhannya.

Wilayah Donetsk sebagian ditempati oleh Rusia dan Moskow ingin menempatinya sepenuhnya. Namun, tidak ada pihak yang membuat keuntungan yang menentukan selama berminggu-minggu.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
10 Mata-mata Perang...
10 Mata-mata Perang Dingin yang Tak Pernah Takut Mati
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
Tegang dengan NATO,...
Tegang dengan NATO, Pesawat Pengebom Nuklir Rusia Berkeliaran di Arktik
Hongaria Bersihkan Jaringan...
Hongaria Bersihkan Jaringan Viktor Orban, Ini 3 Alasan Rusia Akan Kehilangan Aliansi Utama
Rusia Tuding NATO Akan...
Rusia Tuding NATO Akan Gelar Operasi Barbarossa Hitler pada 2030, Apakah Akan Berhasil?
Rusia Tembak Jatuh 80...
Rusia Tembak Jatuh 80 Drone Ukraina, Kremlin Luncurkan Rudal Balistik Iskander
Teken Kerja Sama Hukum,...
Teken Kerja Sama Hukum, Indonesia dan Rusia Perkuat Mutual Legal Assistance
Israel Bom Lebanon,...
Israel Bom Lebanon, Iran Murka Bakal Kembali Tutup Selat Hormuz
Walk Out saat Negosiasi...
Walk Out saat Negosiasi dengan AS, Iran: Kami Tak Berunding di Bawah Tekanan!
Rekomendasi
Potongan Aplikasi Gojek...
Potongan Aplikasi Gojek Turun Jadi 8% Mulai 1 Juli 2026, Manajemen GOTO Angkat Suara
Sidang PK Nikita Mirzani...
Sidang PK Nikita Mirzani Ditunda hingga 1 Juli 2026, Kuasa Hukum Ungkap Alasannya
Polemik Ijazah Jokowi,...
Polemik Ijazah Jokowi, Bonatua Silalahi Gugat KPU, Bawaslu, hingga Rektor UGM
Berita Terkini
Pilot F-15 AS: Serangan...
Pilot F-15 AS: Serangan Drone Iran Membentuk Formasi Ubur-ubur
Menlu AS Jual Kesepakatan...
Menlu AS Jual Kesepakatan Damai dengan Iran ke Negara-negara Arab
Israel Anggap Turki...
Israel Anggap Turki Lebih Berbahaya Dibandingkan Iran
Trump Kecam Pemungutan...
Trump Kecam Pemungutan Suara Senat untuk Batasi Kewenangannya dalam Perang Iran
10 Mata-mata Perang...
10 Mata-mata Perang Dingin yang Tak Pernah Takut Mati
Senat AS Sahkan Resolusi...
Senat AS Sahkan Resolusi Penghentian Perang Iran, Pukulan Telak bagi Trump
Infografis
10 Pasukan Khusus Terganas...
10 Pasukan Khusus Terganas di Dunia, Indonesia Masuk?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved