Terungkap, Kapal Induk Inggris Kejar Kapal Selam China

Minggu, 12 Februari 2023 - 00:40 WIB
loading...
Terungkap, Kapal Induk...
Kapal induk Inggris HMS Queen Elizabeth ternyata pernah mengejar kapal selam mata-mata China. Foto/PA
A A A
LONDON - Kapal induk HMS Queen Elizabeth Angkatan Laut Kerajaan Inggris ternyata pernah melacak dan mengejar kapal selam mata-mata China dalam insiden menegangkan di perairan Laut China Selatan.

Itu terjadi pada musim panas 2021, namun baru terungkap dalam film dokumenter BBC yang akan ditayangkan pada Minggu (12/2/2023).

Cuplikan dua menit dari dokumenter itu menunjukkan bagaimana perwira Angkatan Laut di atas kapal induk HMS Queen Elizabeth menemukan kapal selam mata-mata China menggunakan sonobuoys yang canggih.

Sonobuoys adalah perangkat sonar kecil yang dijatuhkan ke air untuk mengambil suara mesin dan baling-baling dari kapal selam asing.

Baca juga: Momen Dramatis 3 Jet Bomber Rusia Berdengung di Dekat Kapal Induk Inggris

Perwira tersebut terlihat dengan cepat mengerahkan helikopter yang menjatuhkan muatan sonobuoys lain ke dalam air untuk melakukan pelacakan secara akurat terhadap kapal selam tersebut.

Kapal selam China pada akhirnya terlacak menjauh dari kapal induk Inggris.

"Jadi apa yang kami pikir adalah kapal selam, sekarang sudah pasti kapal selam. Itu bukan ikan paus," kata perwira tersebut dalam dokumenter BBC.

“Jika ini berada dalam skenario yang berbeda, situasi konflik akan membuktikan bahwa kami telah mendeteksi sesuatu, dalam waktu yang cukup, melindungi tubuh utama kapal induk," ujarnya.

Menurut cuplikan dokumenter itu, kapal selam mata-mata China buatan Rusia ketahuan bersembunyi di bawah ombak, berusaha membayangi kapal induk HMS Queen Elizabeth.

"Kami mengalahkan mereka 1-0 [untuk] Queen Elizabeth," imbuh perwira tersebut.

Kapal selam kelas Kilo pertama kali di-ping oleh fregat HMS Richmond—bagian dari Kelompok Tempur Kapal Induk HMS Queen Elizabeth—saat kapal induk berbobot 65.000 ton itu berlayar melewati Laut China Selatan.

Pertemuan menegangkan itu diabadikan oleh BBC dalam film dokumenternya "The Warship: Tour of Duty".

Di bawah kegelapan, helikopter Merlin spesialis pemburu kapal selam dikerahkan untuk menemukan kapal selam China yang bersembunyi di bawah ombak.

"Jika ada kapal selam di bawah sana, kami akan menemukannya," kata salah satu awak helikopter Merlin, di mana penerbang Angkatan Laut kemudian mengumumkan: "Kami telah mengidentifikasi satu kapal di 20 mil laut ke selatan."

Terlihat oleh tim Inggris, kapal selam China mundur dari kelompok Tempur Kapal Induk HMS Queen Elizabeth.

"Jika ini berada dalam skenario yang berbeda, situasi konflik, itu akan membuktikan bahwa kami telah mendeteksi sesuatu, dalam waktu yang cukup [dan] melindungi badan utama kapal induk."

"Maka Anda bisa memulai rantai senjata terhadap kapal selam yang terdeteksi untuk menetralisir ancaman. Jadi kami mengalahkan mereka sampai: 1-0 [untuk] HMS Queen Elizabeth."

Laksamana Lord Alan West, mantan kepala Angkatan Laut Kerajaan, mengatakan pertemuan itu "sangat mengesankan" dan menunjukkan reputasi menakutkan Inggris sebagai salah satu Angkatan Laut pemburu kapal selam.

"Kelompok Tempur kapal induk—jika memiliki aset pendukung penuh—sangat kuat," kata pensiunan perwira itu kepada MailOnline.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
China akan Bawa AI ke...
China akan Bawa AI ke Setiap Ruang Kelas, dari SD hingga Universitas
Raja Charles Kehilangan...
Raja Charles Kehilangan Gelar Bersejarah Pembela Iman
Menipu hingga Rp17,8...
Menipu hingga Rp17,8 Triliun untuk Hidup Mewah, Miliarder Ini Dipenjara 30 Tahun
Inggris Akan Ganti 6...
Inggris Akan Ganti 6 Kapal Perusak Tua dengan 6 Kapal Perang Hibrida Pengendali Drone
Setelah Mundur, PM Inggris...
Setelah Mundur, PM Inggris Starmer Incar Sekjen NATO
Media Pemerintah China:...
Media Pemerintah China: Jepang Benar-benar Simulasikan Serangan terhadap Kapal Induk Liaoning
Panda Bond Akan Manfaatkan...
Panda Bond Akan Manfaatkan Skema LCT, Bisa Tambah Cadev USD50 Miliar
Gempa Venezuela: Korban...
Gempa Venezuela: Korban Tewas Bertambah Jadi 1.719 Orang, Ribuan Masih Hilang
Terbang ke Israel, Pesawat...
Terbang ke Israel, Pesawat Komersial Polandia Kirim Sinyal Pembajakan
Rekomendasi
Inflasi Juni 2026 Capai...
Inflasi Juni 2026 Capai 3,34%, Harga BBM dan Tiket Pesawat Jadi Pendorong
Pupuk Kaltim Perkuat...
Pupuk Kaltim Perkuat Komitmen Bangun Ekonomi Inklusif
IHSG Dibuka Melemah...
IHSG Dibuka Melemah Tipis ke Level 5.640 Pagi Ini
Berita Terkini
Jelang Pemilu, Netanyahu...
Jelang Pemilu, Netanyahu Ngotot Usir Warga Palestina dari Gaza
China akan Bawa AI ke...
China akan Bawa AI ke Setiap Ruang Kelas, dari SD hingga Universitas
Mahkamah Agung Batalkan...
Mahkamah Agung Batalkan Perintah Kewarganegaraan Berdasarkan Kelahiran Trump
Militer Israel Kembangkan...
Militer Israel Kembangkan Senjata Laser Antariksa untuk Serang Satelit
Dewan Perdamaian Ungkap...
Dewan Perdamaian Ungkap Kendaraan Taktis Pertama Tiba di Pangkalan Multinasional Dekat Gaza
Jumlah Korban Tewas...
Jumlah Korban Tewas Akibat Gempa Bumi Venezuela Meningkat Jadi 1.943 Jiwa
Infografis
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved